By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Stikosa-AWS Gelar MUNIO! Angkat Topik Bunuh Diri di Kalangan Mahasiswa
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > Stikosa-AWS Gelar MUNIO! Angkat Topik Bunuh Diri di Kalangan Mahasiswa
Milenial

Stikosa-AWS Gelar MUNIO! Angkat Topik Bunuh Diri di Kalangan Mahasiswa

06/10/2024 Milenial
SHARE

Surabaya, radar96.com – Beberapa kasus bunuh diri di kalangan mahasiswa yang terjadi belakangan ini menjadi sorotan publik. Bahkan Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Massa Almamater Wartawan Surabaya (Stikosa-AWS) menjadikannya sebagai topik dalam acara forum komunikasi, diskusi dan belajar terbuka bertajuk “MUNIO!”. Acara yang digelar di halaman kampus Stikosa-AWS, Jl. Nginden Intan Timur I/ 18 Surabaya, Sabtu malam (05/10) itu mendapat sambutan yang sangat baik dari para pengunjung.

Selain mahasiswa dan dosen Stikosa-AWS, hadir sejumlah mahasiswa dan dosen beberapa universitas dan sejumlah praktisi ilmu komunikasi. Acara diskusi dipandu Dr Sukowidodo yang secara piawai mengarahkan para tokoh untuk bicara sesuai keahliannya. Antara lain Ketua Stikosa-AWS, Dr Jokhanan Kristiyono, Ketua Yayasan Pendidikan Jawa Timur (YPWJT) Imawan Mashuri, Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim, CEO Suara Surabaya FM Verry Firmansyah, Ketua RTIK Jatim Muhajir Sulthonul Azis, Psikolog dari Unesa Dr Diana, dosen Universitas Ciputra, Dr Joshua, seniman teater Meimura, dan sebagainya.


Ketua Stikosa-AWS, Dr Jokhanan Kristiyono, mengatakan, ide terbentuknya acara itu berawal dari diskusi yang cukup intensif dengan tim dosen dan pihak Ikatan Keluarga Alumni IKA Stikosa-AWS. Kesimpulannya, perlu dibangun dialog yang lebih membumi tentang fenomena yang terjadi.

“Perlu ada ruang publik tempat kita bersuara bareng menyampaikan opini. Ada yang bicara, ada yang mendengar. Tidak terbatas pada ruang-ruang kelas yang terkotak-kotak untuk belajar teori,” ujarnya.

Menurut Ketua Penyelenggara, Athok Murtadhlo, Munio! adalah ungkapan Bahasa Jawa yang berarti bicaralah. Forum diskusi dikemas dengan suasana santai, lesehan dan penuh kekeluargaan. Selain merupakan acara pembuka dari rangkaian acara Dies Natalis Stikosa-AWS ke-60, acara tersebut juga menjadi acara rutin bulanan di kampus Stikosa-AWS dengan tema aktual dan narasumber yang beragam. Untuk episode awal ini mengangkat tema “Jangan menyakiti diri, berkomunikasilah dulu, menjaga mental tetap health atau sehat,” ujar dosen Stikosa-AWS tersebut.

Menyorot kasus bunuh diri di kalangan mahasiswa, Dr Joshua dari Universitas Ciputra berpendapat, perlu ada ruang curhat maupun konseling di kampus maupun di sirkel-sirkel pertemanan untuk mereka bercerita apa adanya tanpa harus merasa dihakimi. Ia kebetulan mengenal dua mahasiswa yang melakukan bunuh diri itu yang ternyata dari keluarga sangat berkecukupan.

Hal senada juga diceritakan Dr Sukowidodo, tentang kasus bunuh diri seorang mahasiswi universitas ternama di Surabaya pada tahun 2023 lalu. Alasan bunuh diri si mahasiswi sangat cemen dan hampir sulit dipercaya.

Dalam pesan tertulisnya, ia menyatakan takut akan masa depan. Padahal si mahasiswi mempunyai IP tinggi dan anak orang kaya. Setelah diselidiki, si mahasiswi tinggal di apartemen. Ia tidak mempunyai teman. Kegiatan sehari hari hanya belajar dan bermain ponsel.
“Oleh karena itu perlu sekali ada ruang publik untuk memberi wadah mahasiswa berbicara atau public spiel sebagai ajang ngobrol atau bicara secara bebas. Munio, rek. Ojok mbideg ae,” ujar Direktur Pengembangan dan Kerjasama Stikosa-AWS tersebut dengan canda khas Suroboyo-nya.
Psikolog Dr Diana dari Universitas Negeri Surabaya menyatakan konsep Munio! jika dikaitkan dengan kesehatan mental sangat keren. Menurutnya konsep ini merupakan katarsis atau tempat curhat. Dari hasil penelitian, rata-rata orang yang mengalami gangguan mental mempunyai sifat pendiam, tertutup dan sosial spiel-nya rendah.
Hal senada disampaikan Dedy Kharismayana, komisioner katamereka.co.id. Kata Dedy, kasus-kasus mahasiswa bunuh diri banyak terjadi universitas terkenal, namun justru dibahas oleh Stikosa-AWS. Ini keren, ujarnya.
Dari banyak kesan positif tersebut, tampaknya Munio! edisi selanjutnya akan banyak ditunggu penikmatnya.*(Sas).

Iklan.

You Might Also Like

Kepada GenZI Masjid Al-Akbar Surabaya, Ustadz Syam: Ikhlas Karena Cinta Itu Dimulai dari Menjaga Hati

334 Lulusan MI At-Taqwa Bondowoso Raih Prestasi TKA di Atas Nasional dan Jatim

Wisuda Tahfidz Juz 30 Warnai Pelepasan siswa kelas 6 SD Al Islam Surabaya

Saat Lantik OSIM di MDW Putri Pesantren Sukorejo, Wabup Situbondo Ulfiyah Ajak Santri Percaya Diri dan Terus Berkembang

Pesantren Bayt Al-Hikmah dan Al Yasmin Siapkan Kolaborasi Program Penguatan Kompetensi Digital Santri

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Pegiat kemanusiaan dari London dan Malaysia jadi pembicara SIIR SANTREN 2 ISNU di Ponorogo
Next Article Luar Biasa! Tiga Lagi, Prodi Unusa Terakreditasi Unggul

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Sambut Dies Natalis ke-13 Unusa Luncurkan Sekolah Manajemen dan Kesehatan Berkelanjutan
Nahdliyyin
Pesantren Krapak Mayong Muliakan Anak Yatim di Hari Asyuro
Nahdliyyin
MENGURUS NU: ANTARA KHIDMAH DAN LIVELIHOOD
Uncategorized
Festival Muharram 2026 di Bondowoso Putar Ekonomi Rp3 Miliar ke UMKM dan Industri Halal
Ekraf

You Might also Like

Milenial

Al-Yasmin dan AKSI Training & Consulting Gagas “Sekolah Keluarga Hebat”

07/05/2026
Milenial

Pesantren Progresif Bumi Sholawat dan Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya Perkuat Sinergi Media Pesantren

05/05/2026
Milenial

Dukung BKPRMI Jatim, Pesantren Digipreneur Al Yasmin Bekali Remaja Masjid dengan Kemampuan Dakwah Digital

27/04/2026
Milenial

Kumpul di Al-Yasmin, 60 Remaja Masjid se-Jatim Dilatih Kuasai Digital

26/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?