By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Inggris Tanyakan Pandangan NU Jatim soal Israel-Palestina
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Inggris Tanyakan Pandangan NU Jatim soal Israel-Palestina
Nahdliyyin

Inggris Tanyakan Pandangan NU Jatim soal Israel-Palestina

29/10/2024 Nahdliyyin
SHARE

Surabaya, radar96.com – Staf dari Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris di Indonesia menanyakan pandangan Pengurus Wilayah (PW) Nahlatul Ulama (NU) Jawa Timur tentang persoalan Israel dan Palestina, saat berkunjung ke Kantor PWNU Jatim di Surabaya, Selasa siang.

Staf Kedubes Inggris yang berkunjung ke Kantor PWNU Jatim adalah Matthew Perrement (Wakil Kepala Kebijakan Luar Negeri dan Keamanan Kedubes Inggris) dan Erlin Puspitasari (Manajer Regional Jawa Timur di Kedubes Inggris) beserta dua staf Kedubes lainnya.

Mereka diterima jajaran Syuriah dan Tanfidziah PWNU Jatim, yakni KH Abd Matin Djawahir (Wakil Rais Syuriah), KH Husnan Dimyati (Wakil Rais), KH Sholeh Hayat (Wakil Katib), Prof DR H Kacung Marijan PhD (Wakil Ketua Tanfidziah), Prof DR H Maskuri Msi (Wakil Ketua), dan H Yusuf Adnan S.kom MM MB (wakil Bendahara).

Dalam kesempatan itu, Kiai Matin Djawahir menjelaskan karakter khas NU. “NU itu fokus pada Keislaman, Kebangsaan, dan Kemanusiaan dengan empat karakter yakni tawassuth atau di tengah (tidak ekstrem), tawazun atau seimbang (aqli-naqli), i’tidal (tegak lurus pada kebenaran), dan tasamuh atau toleran (menghargai/hormat pada pluralisme),” katanya.

Oleh karena itu, Wakil Ketua Tanfidziah PWNU Jatim Prof DR H Kacung Marijan PhD menegaskan bahwa pandangan NU terhadap Israel dan Palestina adalah sesuai dengan karakter NU yakni NU mendukung Palestina dan solusi dua negara yakni Palestina dan Israel.

“Solusi yang mempercepat perdamaian itu akan menghentikan perang, mencegah korban lebih banyak, dan menghentikan kerugian ekonomi, karena perang itu sangat mempengaruhi ekonomi dunia, termasuk Indonesia, karena itu NU berharap Inggris bersikap tegas,” katanya.

Menanggapi pandangan NU itu, Wakil Kepala Kebijakan Luar Negeri dan Keamanan Kedubes Inggris, Matthew Perrement, menyatakan setuju bahwa perang dimanapun itu sangat merugikan semua pihak, karena itu Inggris akan berusaha menghentikan perang.

“Di negara kami sendiri (Inggris) juga banyak orang yang berdemonstrasi mendukung Palestina dan setuju dengan solusi Indonesia untuk dua negara yakni Israel dan Palestina, karena itu kami sudah mulai mengurangi pasokan senjata ke Israel,” kata Matthew Perrement.

Selain perang Israel-Palestina, topik pembicaraan dalam kunjungan itu juga membahas tentang potensi kerja sama Indonesia-Inggris, terutama dalam pendidikan dan perkembangan teknologi digital terkait AI (Artificial Intelligence). AI itu ibarat pisau bermata dua yang bisa bermanfaat, tapi juga bisa menjadi ancaman.

“Soal AI sudah pernah dibahas bersama antara kami dengan Indonesia. Kami (Inggris) fokus pada mis-informasi sebagai ancaman AI, apalagi di Indonesia ada pemilu/pilkada. Untuk pendidikan sudah ada rintisan kerja sama kami dengan Bu Khofifah (Pemprov Jatim), yang bisa dikembangkan dengan lembaga pendidikan/pesantren NU yang mandiri,” kata Perrement. (*/PWNU)

Iklan.

You Might Also Like

Unusa Tembus Tiga Besar Nasional untuk SDG Kesehatan

Presiden Minta Dukungan NU Atasi Kebocoran 346 Miliar Dolar AS ke Luar Negeri

Kritik Kapitalisme Global, ISNU Ingatkan Pentingnya Kemandirian Ekonomi Internasional

PBNU Segera Tetapkan Tuan Rumah Muktamar ke-35 dalam Munas-Konbes

Semarakkan Munas-Konbes NU, ISNU Jawa Timur Gelar Halaqoh Nasional di UIT

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Remaja Masjid Al-Ikhlas Gresik Studi Tiru “GenZI” Masjid Al-Akbar
Next Article Rais Aam PBNU ungkap tiga pusaka “kesaktian” NU

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

SPIM Coffee hingga Pisang Cavendish, Andalan Usaha Pesantren SPEAM Bersama OPOP
Ekraf
Unusa Tembus Tiga Besar Nasional untuk SDG Kesehatan
Nahdliyyin
Exponak 2026, Domba Sumo Jadi Ikon Baru Peternak Muda Bondowoso
Ekraf
Polisi: ASN Terduga Pemukul Perawat RSUD Bondowoso Jadi Tersangka
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

NBI Usulkan Duet Kiai Alim dan Intelektual Muda Pimpin PBNU 2026-2031 

18/06/2026
Nahdliyyin

PWNU Jatim Siap Sukseskan Munas-Konbes NU di Ploso, Kediri

16/06/2026
Nahdliyyin

Menjelang Muktamar, Forum Aktivis NU Jatim Serukan Ulama Kembali Menjadi Penunjuk Arah Organisasi

15/06/2026
Nahdliyyin

Relawan 33 LPBI PCNU se-Jatim dilatih SIG Pemetaan Bencana

14/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?