Paiton, Probolinggo, radar96.com – Untuk memeriahkan Hari Lahir (Harlah) Ke-102 NU dan Rapat Kerja (Raker) yang diadakan PWNU Jatim, Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo sebagai lokasi acara mengadakan “Expo UMKM dan Pendidikan Tinggi 2025” di pesantren setempat pada 20-26 Januari 2025.
“PWNU Jatim mengadakan Harlah NU dan Raker di Paiton pada 24-25 Januari, karena itu kami memeriahkannya dengan mengadakan pameran pendidikan tinggi milik NU dan pameran UMKM di lingkungan NU,” kata pengasuh Pesantren Nurul Jadid, KHA Hamid Wahid, di lokasi acara, Sabtu.
Gus Hamid mengharapkan pameran pendidikan tinggi bisa menciptakan “benchmarking” bagi pendidikan di lingkungan NU. “Kedepan, bisa menjadi momentum yang rutin, apakah tahunan atau tiga tahunan, agar mendorong kemajuan pendidikan tinggi di NU,” katanya.
Salah seorang Wakil Ketua PWNU Jatim itu juga mengharapkan pameran UMKM akan mendorong UMKM di lingkungan NU untuk terus maju, tumbuh dan berkembang dengan baik. “Barangkali, kedepan bisa diadakan pameran dalam satu kesatuan yang mempertemukan pelaku UMKM dengan buyer,” katanya.
Acara yang juga menjadi bagian dari peringatan Harlah ke-76 Pondok Pesantren Nurul Jadid itu melibatkan berbagai elemen strategis NU, antara lain Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, PWNU Jawa Timur, LKKNU Jatim, Hebitren Jatim, Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN), dan Perguruan Tinggi NU se-Jawa Timur.
Untuk Pameran Produk UMKM Nahdliyin akan melibatkan lebih dari 200 pelaku UMKM dari berbagai daerah di Jawa Timur yang memamerkan produk makanan olahan, kerajinan tangan, busana Muslim, hingga teknologi berbasis pesantren. Ada pula “Rumah Arsip NU” yang berpusat di Gresik.
Selain pameran juga ada Workshop dan Seminar Pendidikan, Forum Bisnis dan Investasi UMKM, Penampilan Seni dan Budaya Pesantren, Talkshow Inspiratif dengan pengusaha sukses Nahdliyin. “Jadi, NU tidak hanya bergerak di bidang keagamaan, tetapi juga berperan aktif dalam penguatan ekonomi dan pendidikan bangsa,” ujarnya.
Menurut Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si, Ketua Panitia Pelaksana, pelaksanaan Harlah NU ke-102 di Ponpes Nurul Jadid bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga merupakan bentuk tabarrukan kepada almarhum KH. Zaini Mun’im, pendiri Ponpes Nurul Jadid yang dikenal sebagai tokoh NU berpengaruh.
“Perayaan Harlah NU ke-102 ini sekaligus menjadi wujud penghormatan kami kepada jasa almarhum KH. Zaini Mun’im yang telah memberikan kontribusi besar bagi NU dan umat Islam,” ungkap Prof. Maskuri saat bersilaturahmi ke Ponpes Nurul Jadid pada Kamis (9/1/2025). (*/ppnj)




