By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Prof Saiful Jazil: Isra’ Mi’raj itu perjalanan penuh tamsil/hikmah
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Prof Saiful Jazil: Isra’ Mi’raj itu perjalanan penuh tamsil/hikmah
Sospol

Prof Saiful Jazil: Isra’ Mi’raj itu perjalanan penuh tamsil/hikmah

28/01/2025 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com/MAS – Guru Besar Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Sunan Ampel Surabaya
Prof. Dr. H. Saiful Jazil, M.Ag, menegaskan bahwa Isra’ Mi’raj itu merupakan perjalanan Nabi Muhammad SAW bersama Malaikat Jibril dari Masjid Aqsa ke Sidrotul Muntoha yang penuh dengan tamsil atau ilmu hikmah.

“Saat sampai di langit pertama, Nabi Muhammad bertemu Nabi Adam, lalu di langit kedua bertemu Nabi Isa dan Yahya, sedangkan di langit ketiga bertemu Nabi Yusuf. Nabi Muhammad juga sempat melihat surga dan neraka,” katanya dalam Kajian Rutin edisi Spesial Isra’ Mi’raj 1446 H di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS), Senin (27/1/2025) malam.

Dosen UINSA dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) itu menjelaskan Isra’ Mi’raj merupakan perjalanan yang dilatarbelakangi cobaan luar biasa yang dialami Nabi Muhammad, diantaranya ancaman pembunuhan dari Abu Jahal dan Abu Lahab, lalu wafatnya Abu Thalib yang menjadi tameng, serta wafatnya Siti Khadijah yang merupakan istri yang juga menjadi penopang perjuangan.

“Makanya, saat itu dikenal dengan Amul Huzni (Tahun Kesedihan), sehingga Malaikat Jibril didampingi dua malaikat lainnya pun mendatangi Rasulullah dengan membawa ember berisi air penuh hikmah dan iman, lalu dada Nabi dibedah hingga perut bawah untuk dibersihkan dengan air zamzam dari ember itu, lalu dada beliau dipenuhi dengan ilmu hikmah dan iman, hingga akhirnya diajak Malaikat Jibril ke Arsy dengan Buraq,” ujarnya.

Saat memasuki setiap langit, Nabi Muhammad bertemu Nabi Adam di langit pertama, bertemu Nabi Isa dan Yahya di langit kedua, bertemu Nabi Yusuf di langit. Nabi Muhammad terus melakukan perjalanan ke langit berikutnya hingga sempat melihat surga dan neraka, bahkan Nabi sempat bertemu terompah milik Bilal bin Rabah di surga.

“Dalam Hadits Bukhari-Muslim dan lainnya, jarak antar langit itu membutuhkan waktu 500 tahun perjalanan, bahkan Ibnu Katsir dalam tafsirnya menyebut 1.000 tahun perjalanan. Yang jelas, perjalanan dari bumi ke Arsy itu membutuhkan 50.000 tahun perjalanan untuk bertemu Allah, namun Rasulullah hanya membutuhkan waktu semalam saja, sehingga banyak orang meragukan, tapi Buraq memang kayak langsung weessss…,” katanya.

Selain hal teknis, hal penting dalam setiap perjalanan adalah adanya tamsil atau hikmah yang ditemui Nabi dan selalu didialogkan dengan Malaikat Jibril. “Misalnya, ada orang yang menggunting bibir/lidah, lalu tumbuh lagi dan digunting terus. Malaikat Jibril menyatakan hal itu merupakan perilaku umat yang suka mencaci-maki, mengolok-olok, adu domba, sehingga Nabi bilang keselamatan manusia itu tergantung lisan,” katanya.

Tamsil lain yang ditemui Nabi, ada sekelompok makanan, ada yang makan daging busuk dan ada yang segar, tapi orang yang ada di situ justru memakan daging busuk. Malaikat Jibril menyatakan itulah umat yang suka ghibah (gosip). Soal orang yang makan daging busuk ini juga ada dalam Alquran. “Ada juga tamsil orang yang perutnya membesar dan keluar ular, itu pemakan barang haram dan riba,” kata Malaikat Jibril.

Tamsil lain, ada orang yang panen, tapi belum habis dipanen justru tanamannya tumbuh lagi, akhirnya panen terus. “Itu umat yang suka shodaqoh yang pahala memang akan terus mengalir,” kata Malaikat Jibril kepada Nabi.

Selain perjalanan dari langit ke langit itu, Rasulullah juga diizinkan masuk surga. Di surga, Nabi mendengar suara terompah Bilal bin Rabah. “Saat kembali ke bumi, Nabi menanyakan amalan istinewa sahabatnya itu, yang dijawab Bilal bahwa dirinya hanya berwudhu pada setiap setiap mau adzan dan sholat sunnah syukuril wudhu. Ternyata, wudhu membuat orang yang tidur dalam kondisi berwudhu selalu didoakan malaikat untuk diampuni, selain itu juga selalu dijaga dalam kebaikan,” ujarnya. (*/mas)

Iklan.

You Might Also Like

Arjunu–RJI International Forum 2026 Perkuat Kolaborasi Dorong Jurnal Indonesia Menuju Scopus

BAZNAS Jatim Hadirkan Layanan Ambulans Gratis di Kediri dan Sekitarnya

Dari Nasi hingga Apel Hijau, Menu MBG SPPG Grujugan Kidul 01 Bondowoso

Semarak Pawai Budaya, Anak-Anak TK Alifya Bondowoso Belajar Arti Persatuan dalam Keberagaman

Al Irsyad Bondowoso Buka Program Milad dengan Pendaftaran Gratis dan Dukungan Biaya Rp1 Juta

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Ansor Boyolangu-Tulungagung tutup kegiatan rutin “Rijalul Ansor”
Next Article Sambut Harlah 102 NU, MWC Jatirejo-Mojokerto Kunjungi Museum NU

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Adab, Kritik, dan Menjaga Marwah NU
Kolom
Gerakan Eksternal Menjelang Muktamar NU ke-35: Antara Khidmah, Kontestasi, dan Independensi Jam’iyyah
Kolom
Arjunu–RJI International Forum 2026 Perkuat Kolaborasi Dorong Jurnal Indonesia Menuju Scopus
Sospol
BAZNAS Jatim Hadirkan Layanan Ambulans Gratis di Kediri dan Sekitarnya
Sospol

You Might also Like

Sospol

Agnostik Prancis Ikrarkan Masuk Islam di Masjid Al-Akbar Surabaya

21/08/2026
Sospol

Prof. Halim Soebahar Raih “The Religious Leadership, Education, and Social Harmony Award”

21/08/2026
Sospol

Santri Jember Zaky Faizal Huda Buktikan Santri Bisa Juara MQK Jatim

18/08/2026
Sospol

Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI, BAZNAS Salurkan 81 Paket Bantuan Bedah Rumah

17/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?