By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: LTN PWNU Jatim Gandeng “Influencer” Dakwahkan NU
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > LTN PWNU Jatim Gandeng “Influencer” Dakwahkan NU
Nahdliyyin

LTN PWNU Jatim Gandeng “Influencer” Dakwahkan NU

06/03/2025
SHARE

Surabaya, radar96.com – Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur siap menggandeng “influencer” (pemengaruh) untuk mendakwahkan Nahdlatul Ulama (NU) sebagai ormas Islam yang ramah bagi siapapun.

“Sekarang, kami masih menata kolaborasi antar-lembaga di PWNU untuk melakukan lompatan dakwah digital, tapi ke depan kami akan menggandeng inluencer, karena Generasi Z memang perlu didampingi, bukan dihakimi,” kata Ketua LTN PWNU Jatim H Helmy M Noor dalam program ‘Ngaji Nusantara’ PWNU Jatim di Surabaya, Rabu.

Dalam program “ngaji” bertema “Dakwah Digital: Solusi Sindrom Candu Smartphone di Kalangan Gen Z” yang dibuka Sekretaris PWNU Jatim DR Ir Muhammad Faqih itu, Helmy mengisi sesi kajian tematik bersama Prof Dr Masdar Hilmy (Ketua LP Ma’arif NU Jatim), lalu dilanjut sesi tausiyah oleh KH. Abd. Matin Djawahir (Wakil Rais Syuriyah PWNU Jatim).

“Ngaji Nusantara pada setiap Ramadhan ini merupakan lompatan dakwah digital yang perlu dikembangkan terus, apalagi PWNU Jatim telah menjadi inisiator dan penggerak dakwah digital di NU dengan mengadakan Istighotsah Kubro Digital saat COVID-19 melalui zoom di PWNU Jatim, lalu Lirboyo 15, dan Gedung Negara Grahadi. Pesertanya ada 3 jutaan, tentu ini lompatan dakwah digital yang luar biasa,” katanya.

Menurut “santri” mantan Ketua Umum PBNU KHA Hasyim Muzadi itu, NU memang sudah saatnya menggerakkan dakwah secara digital, karena dakwah memang perlu “kemasan” kekinian sesuai zaman/era, meski konten tidak perlu diubah, tapi kemasan harus berubah dalam bentuk video pendek, animasi, quote, dan sebagainya agar tidak terkesan kuno dan berat.

“Kalau ada ‘rebranding’ dalam kemasan dakwah menjadi lebih kekinian melalui digitalisasi, maka siswa yang terbiasa dengan akun tertentu akan ‘rindu’ dengan guru lewat dunia digital, sehingga siswa tidak ketagihan dengan ustadz-ustadz artis hanya karena mampu bicara dalam 5 menit saja. Nah, dakwah kedepan juga perlu kemasan 5 menit,” katanya.

Saat membuka “Ngaji Nusantara” itu, Sekretaris PWNU Jatim DR Ir Muhammad Faqih menilai pengajian tematik saat Ramadhan merupakan tradisi yang baik dan dapat menjadi ‘oase’ di tengah konten digital yang tidak baik, apalagi dilakukan dengan cara dakwah sesuai zaman.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris PWNU Jatim M Faqih mencontohkan Kiai Matin (pemberi tausiyah) sebagai Kiai Digital, karena cara dakwahnya. “Saya punya akun ‘dawuh kiai matin’ dan juga ada tiga studio podcast di rumah, termasuk di kamar tidur,” ujar Kiai Matin saat tausiyah.

Dalam konteks pendidikan, Ketua LP Ma’arif PWNU Jatim Prof Dr Masdar Hilmy menilai digitalisasi saat ini sudah menjadi “candu” yang sulit dipisahkan dari keseharian, karena itu solusi terbaik adalah mengarahkan ketergantungan (candu) menjadi hal positif dan hal ini menjadi tugas utama para orang tua saat ini.

“Ya, tinggal mengarahkan ketergantungan menjadi produktif. Hal itu perlu peran utama, karena itu orang tua perlu awasi gawai agar positif. Kalau perlu pengawasan dengan reward dan punishment. Bisa juga ada satu hari dalam seminggu yang dijadikan ‘Hari Tanpa Gawai’ selama 5-8 jam saja dan jalan-jalan saja,” katanya.

Untuk hari kedua “Ngaji Nusantara” (6/3/2025) bertema “Ramadan Penuh Cinta, Saatnya Peduli Sesama”
dengan tausiyah oleh Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si (Wakil Rois Syuriyah PWNU Jatim) dengan narasumber “istimewa” yakni DR Asep Heri (Kepala BPN Jatim/PW LWP Jatim) dan DR H Choirur Roziqin MPd (PW Lazisnu Jatim). (*)

Iklan.

You Might Also Like

Ketua PWNU Jatim Siap Dipilih dan Tidak Dipilih dalam Muktamar Ke-35 NU

Sekjen Kemendiktisaintek: PTNU harus Atasi “Mismatch” Pendidikan

KHM Chizni Umar Burhan “Penjaga Rumah Arsip NU” Wafat

PWNU Jatim gagas “Gerakan NUConomic” berbasis tiga pilar pemberdayaan ekonomi warga NU ala “Nahdlatut Tujjar”

Jelang Muktamar, PWNU Jatim Usulkan “Aswaja Center” jadi Lembaga/Badan Khusus NU

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Masjid Al-Akbar Surabaya Sambut Ramadhan 1446 H dengan “Sparkling Ramadhan 999”
Next Article Ngaji Nusantara di PWNU Jatim, BPN Jatim dan LWP PWNU Jatim Siapkan Tim Percepatan Sertifikasi Wakaf

Advertisement



Berita Terbaru

Ustadz Abdul Somad, Habib Anies Shihab dan Ustadz Luqmanul Hakim semarakkan “Guyub Bareng” di Masjid Al-Akbar
Sospol
Ribuan Kader & Alumni PMII se Jatim Peringati Harlah ke 66 dengan Sunmori
Sospol
Ketua PWNU Jatim Siap Dipilih dan Tidak Dipilih dalam Muktamar Ke-35 NU
Nahdliyyin
Sekjen Kemendiktisaintek: PTNU harus Atasi “Mismatch” Pendidikan
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

PCNU Surabaya Ajak Pemerintah Eksekutif dan Legislatif Bersinergi Atasi Permasalahan Ummat

12/04/2026
Nahdliyyin

Rais Aam PBNU: Muktamar ke-35 NU pada tanggal 1-5 Agustus

12/04/2026
Nahdliyyin

Muskerwil di Tuban, PWNU Jatim Ingatkan Pentingnya Tradisi Silaturahmi dan Qanun Asasi

11/04/2026
Nahdliyyin

Jelang Muktamar NU, PWNU Jatim Siapkan Muskerwil di Pesantren Sunan Bejagung, Tuban

08/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?