Jakarta, radar96.com – Usaha mencetak guru dan calon guru profesional terus dilakukan Kementerian Agama (Kemenag) melalui pelbagai cara. Salah satunya dengan memberikan beasiswa bagi guru dan calon guru untuk mengambil Prodi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) dengan skema beasiswa.
Hal itu dikatakan Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal Kemenag, Ruchman Basori di tengah melakukan pemantauan tes wawancara BIB tahun 2025 di Jakarta, (17/07/25).

Guru dan calon guru tidak cukup hanya diberikan pelatihan untuk meningkatkan capacity building, tetapi harus ditingkatkan kualitasnya melalui studi lanjut S1, bahkan S2, memenuhi mandat UU Guru dan Dosen Nomor 14/2005. “Pemberikan beasiswa untuk guru dan calon guru sangat penting, termasuk beasiswa S1 PJJ untuk merespon kompleksitas persoalan kehidupan yang serba digital,” kata Ruchman.
“Guru dan calon guru harus terus-menerus ditingkatkan kualitasnya. Pemberian beasiswa Prodi PJJ Guru PAI, Guru Bahasa Arab, dan PGMI pada UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, menjadi pilot project Kementerian Agama,” lanjut salah seorang aktivis 1998 ini.
Sebagaimana diketahui, Kemenag menjadikan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menjadi satu-satunya universitas berbasis siber, untuk merespon perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat. Sebagai tahap awal, diberi nama Prodi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ).
Prodi yang dibuka adalah PJJ Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), yang difokuskan studi pada UIN SSC.
Jumlah pendaftar beasiswa PJJ tahun 2025 berjumlah 2.451 orang. Lolos seleksi administrasi 1.538 orang berhak mengikuti seleksi akademik dan bakat skolastik. 792 dinyatakan lolos bakat skolastik. saat ini sedang mengikuti tes wawancara yang digelar tanggal 17-19 Juli 2025.
Beasiswa Indonesia Bangkit kategori beasiswa PJJ, telah dimulai sejak tahun 2022 hingga sekarang. Jumlah mahasiswa yang memperoleh beasiswa PJJ PAI hingga saat ini telah mencapai 3.313 orang. Pada tahun 2025 dikembangkan lagi, yang semula hanya PJJ PAI, ditambah PJJ Pendidikan Guru MI dan Bahasa Arab.
Kemenag berkolaborasi dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) telah memberikan beasiswa kepada keluarga besar Kemenag sejak tahun 2022 kurang lebih berjumlah 7.000-an orang, yang tersebar pada layanan beasiswa studi S1, S2 dan S3 dalam dan luar negeri.



