Sidoarjo, radar96.com – SMP Al Ahmad Krian, Sidoarjo meluncurkan sebuah program inovatif bernama Densus 77, detasemen siswa untuk sekolah aman. Program ini dirancang untuk memperkuat disiplin siswa, mencegah kekerasan di sekolah, dan memberantas perundungan, demi menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman.
Uniknya, Densus 77 ini diisi oleh perwakilan siswa dari masing-masing kelas yang secara sukarela siap mengemban tugas mulia. Mereka akan menjadi garda terdepan dalam menjaga ketertiban dan memastikan tidak ada praktik kekerasan atau perundungan di lingkungan sekolah.



Nama Densus 77 itu sendiri memiliki makna historis bagi SMP Al Ahmad, yakni diambil dari tahun pendirian sekolah tersebut, yaitu 1977. Ini menunjukkan komitmen sekolah untuk terus berinovasi sambil tetap menghargai sejarah dan nilai-nilai yang telah terbangun.
Dalam menjalankan tugas, Densus 77 tidak sendirian. Mereka mendapatkan pendampingan penuh dari LBH Umaha (Lembaga Bantuan Hukum Universitas Ma’arif Hasyim Latif). Sebuah lembaga bantuan hukum yang akan memberikan bimbingan dan dukungan, terutama dalam aspek penanganan kasus-kasus yang mungkin memerlukan pendekatan hukum atau mediasi.
“Kami percaya bahwa pencegahan terbaik dimulai dari kesadaran dan partisipasi aktif dari siswa itu sendiri,” kata KH M Sudi, MM, Kepala Sekolah SMP Al Ahmad Krian pada Senin (21/7) malam. “Dengan adanya Densus 77, siswa bukan hanya sebagai objek, tapi sekaligus juga subjek dalam menciptakan budaya sekolah yang positif,” lanjutnya.
Para anggota Densus 77, lanjut Kiai Sudi, dibekali pelatihan khusus mengenai tata tertib sekolah, teknik mediasi konflik, dan cara identifikasi serta penanganan kasus perundungan. Mereka akan menjadi garda terdepan dalam menjaga ketertiban, mengingatkan teman-teman tentang pentingnya kedisiplinan, dan menjadi telinga bagi siswa yang membutuhkan bantuan terkait isu kekerasan atau perundungan.
Program tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab, kepemimpinan, dan empati di kalangan siswa. Dengan adanya Densus 77, SMP Al Ahmad Krian berkomitmen untuk menyediakan lingkungan sekolah yang kondusif, setiap siswa merasa aman, dihargai, dan dapat fokus pada pengembangan potensi diri tanpa rasa takut.
“Kami berharap Densus 77 ini bisa menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari perundungan,” kata Erika, salah seorang staf kesiswaan. “Dengan melibatkan siswa secara langsung, kami yakin mereka akan memiliki rasa tanggung jawab terhadap kebersihan dan keamanan sekolah,” lanjutnya.
Program Densus 77 merupakan langkah maju SMP Al Ahmad Krian dalam menanggapi isu-isu kekerasan dan perundungan yang masih sering terjadi di lingkungan pendidikan. Dengan kolaborasi antara siswa, sekolah, dan LBH Umaha, diharapkan SMP Al Ahmad Krian dapat menjadi pelopor dalam menciptakan generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap sesama.



