Tulungagung, radar96.com – Memperingati hari guru nasional, Pondok Pesantren Al Azhaar Kedungwaru Tulungagung menghadirkan Syaikh Abu Bakar bin Zein Bafdhol Al-Hadrami yang dikemas dalam sarasehan guru. Diselenggarakan di Gedung Dakwah Abi KH M Ihya Ulumiddin Kedungwaru, Tulungagung, Jawa Timur.
Menurut Pengasuh Pesantren Al Azhaar, KH Imam Mawardi Ridlwan pada Sabtu (16/11/25) tujuan mengundang tokoh internasional agar mendapatkan sanad keilmuan, karena ilmu merupakan bagian dari agama. Syaikh Abu Bakar adalah ulama bermadzab Syafi’I, dilahirkan di Kota Tarim, tahun 1371 hijriyah. Diasuh oleh ayahnya sendiri agar tumbuh menjadi orang berilmu. Ia juga belajar ilmu qiraah pada Habib Abdullah bin Hasan Al-Idrus. Hijrah ke negeri Haramain dan berguru pada Al-Habib Yahya bin Ahmad Al-Idrus, dan beberapa ulama lain.

Masih menurut Abah Imam, tujuan utama sarasehan guru adalah memberi bekal pada guru terkait tarbiyah nabawiyah (pendidikan ala Nabi). “Kita hadlirkan ulama agar para guru punya arah mendidik sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW,” jelas Abah Imam.
Sarasehan guru diikuti semua guru di lingkungan Pesantren Al Azhaar Kedungwaru dan para orang tua murid. Dalam menutup penjelasan Abah Imam memaparkan sembilan karya ulama yang dihadirkan. “Guru itu pelita yang memberi arah,” tutup Abah Imam.



