Bangkalan, Madura, radar96.com – Sebanyak 370 warga yang menjalankan ibadah puasa menerima hidangan nasi dan ayam di wilayah Al-Daraj, salah satu kawasan yang terdampak paling parah akibat konflik berkepanjangan, dalam dua sesi pembagian makanan berbuka puasa di Gaza Utara, Palestina, Senin (23/2/2026) lalu.
Program bertajuk Iftar Meal Distribution Project tersebut merupakan bantuan kemanusiaan dari Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) Cabang Bangkalan, yang dilaksanakan bekerja sama dengan Yayasan Penyelenggara Solidaritas Palestina (YPSP) dan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP), dengan total nilai bantuan mencapai Rp100 juta.




Perwakilan YPSP di Gaza, Ahed A., menyampaikan bahwa distribusi dilakukan dalam dua titik berbeda di Gaza Utara untuk menjangkau lebih banyak warga terdampak.
“Sekitar 370 orang yang berpuasa menerima manfaat dari program ini. Bantuan ini membantu meringankan beban keluarga serta menghadirkan kebahagiaan saat waktu berbuka, terutama dalam kondisi kemanusiaan yang sangat sulit,” ujar Ahed dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/2/2026).
Menurut dia, di tengah keterbatasan bahan pangan dan tekanan situasi keamanan, bantuan makanan siap santap menjadi bentuk dukungan yang langsung dirasakan masyarakat.
Ketua IKA UNAIR Cabang Bangkalan, dr. Raudatul Hikmah, MM., Sp.OG., Subsp. F.E.R., mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen kemanusiaan alumni untuk hadir di tengah penderitaan warga Palestina.
“Wilayah Gaza Utara merupakan area yang paling terdampak. Pada bulan Ramadhan ini, bantuan kami fokuskan dalam bentuk makanan untuk buka puasa atau iftar,” ujarnya.
Ia menambahkan, tujuan utama bantuan adalah meringankan beban masyarakat yang terdampak konflik, krisis ekonomi, dan blokade. Selain itu, aksi tersebut menjadi simbol solidaritas dan persaudaraan lintas batas.
“Kami ingin menunjukkan bahwa rakyat Palestina tidak sendiri. Ini bukan hanya bantuan fisik, tetapi juga dukungan moral dan kemanusiaan universal,” kata Raudatul.
IKA UNAIR Cabang Bangkalan saat ini masih membuka penggalangan donasi lanjutan. Dana yang terkumpul direncanakan untuk kembali disalurkan dalam bentuk program iftar pada 10 hari terakhir Ramadhan.
“Insya Allah, kami targetkan bisa terlaksana pada 10 hari terakhir Ramadhan. Semoga menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi para donatur,” ujarnya.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, pada Minggu (1/3/2026), IKA UNAIR Cabang Bangkalan juga akan menggelar buka puasa bersama di Bangkalan dengan mengundang alumni Universitas Airlangga setempat. Acara tersebut turut menghadirkan penceramah, sekaligus imam shalat asal Palestina, Syaikh Faleh Abdoh Faleh Alkhawaldeh, sekaligus menjadi momentum penggalangan donasi lanjutan untuk Palestina.
Aksi ini menjadi program kerja awal IKA UNAIR Cabang Bangkalan dengan semangat aksi global kemanusiaan dari organisasi lokal, yang diharapkan mampu menjembatani solidaritas masyarakat daerah terhadap krisis kemanusiaan di tingkat global. (*/Ikauabkln)



