By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Alissa Wahid Raih Penghargaan NPPVA dari Jepang
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Gus File > Alissa Wahid Raih Penghargaan NPPVA dari Jepang
Gus File

Alissa Wahid Raih Penghargaan NPPVA dari Jepang

31/10/2022 Gus File
Koordinator Jaringan Gusdurian Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid (*/dokpri)
SHARE

Jakarta (Radar96.com/NUO) – Koordinator Jaringan Gusdurian Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid meraih penghargaan internasional dari Jepang, The Niwano Peace Prize Visionary Award (NPPVA), karena dinilai berhasil memperjuangkan perdamaian di akar rumput.

Alissa menyatakan, apabila tanpa dukungan dari para penggerak Gusdurian beserta jejaringnya maka kerja-kerja kemanusiaan yang dilakukan itu tidak akan bisa berdampak luas. Secara khusus, Alissa menyampaikan terima kasih kepada para penggerak Gusdurian yang saat ini jumlahnya sangat besar.

Terdapat 155 komunitas di dalam dan luar negeri. “Penghargaan ini merupakan hasil dari kerja keras semua pihak yang terlibat dalam kerja-kerja Gusdurian,” ujar Alissa, melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (29/10/2022).

“Ini adalah hadiah Jaringan Gusdurian setelah menyelenggarakan Temu Nasional di Surabaya beberapa waktu lalu,” kata Alissa Wahid (Indonesia) yang menjadi tokoh penerima NPPVA pertama, bersama Ruki Fernando (Sri Lanka), dan Jennifer Liang (India).

Perempuan yang kini menjabat Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu merupakan putri sulung Presiden keempat RI KH Abdurrahman Wahid. Ia mendirikan Jaringan Gusdurian untuk melanjutkan perjuangan ayahnya dalam menyebarkan Islam moderat dan Islam yang toleran di Indonesia.

Alissa Wahid dianggap Niwano telah berhasil mewujudkan kemanusiaan Islam dalam aktivisme sosial, sekaligus mengembangkannya menjadi gerakan nasional dengan membela hak-hak minoritas yang menjadi sasaran persekusi dan penindasan oleh kelompok ekstremis.

Niwano juga menyoroti aktivitas Alissa dalam mendampingi petani yang tanah dan lingkungan hidupnya dirampas dan dirusak oleh korporasi. Sejak beberapa tahun terakhir, Alissa Wahid menjadi salah satu tokoh yang begitu vokal menyuarakan penolakan terhadap perusakan lingkungan.

Alissa Wahid juga mendampingi warga Kendeng, mengadvokasi kriminalisasi aktivis lingkungan di Kendal, membela Salim Kancil, serta membersamai warga Kulonprogo dan Wadas yang mengalami konflik agraria dan perampasan ruang hidup.

NPPVA ini pertama kali diberikan oleh Niwano Peace Foundation setelah sejak 1983 memberikan anugrah Niwano Peace Prize. NPF adalah organisasi Jepang yang berfokus pada perdamaian dunia, saat ini diketuai oleh Hiroshi Niwano dengan Nichiko Niwano sebagai Presiden Kehormatan.

NPPVA bertujuan untuk memberikan penghargaan dan penghormatan kepada individu dan organisasi yang telah menunjukkan kiprah prestasi luar biasa dalam memperjuangkan masyarakat yang damai dan harmonis.

Selain itu, individu dan organisasi yang akan meraih penghargaan tersebut dinilai memiliki potensi pengembangan khidmah lebih besar di masa depan. NPPVA beriktikad memupuk potensi upaya perdamaian yang otentik dan berakar dalam masyarakat, serta mengatasi masalah-masalah spesifik yang erat dalam kehidupan masyarakat. (*/NUO)

Sumber: https://www.nu.or.id/nasional/perjuangkan-perdamaian-di-akar-rumput-alissa-wahid-raih-penghargaan-dari-jepang-xnWn9

Iklan.

You Might Also Like

23 Tahun, Istri Gus Dur Berkeliling Membersamai Dhuafa dan Kaum Marginal

Gus Dur

Etika Politik Gus Dur

“Amanat Ciganjur” Ingatkan Pemilu 2024 Tak Sekadar Berebut Kuasa

Gus Dur dan Jejak Perayaan Imlek di Indonesia

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gunungan Alat Dapur dalam Gema Shalawat Pra Konferensi NU Taman
Next Article Ketua Umum PBNU minta Gubernur Bali ceritakan Keharmonisan Pulau Dewata di Forum R20

Advertisement



Berita Terbaru

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar NU ke-35
Kolom
Sowan Rektor, Pesantren Digipreneur Al Yasmin Perkuat Kolaborasi dengan UPN “Veteran” Jawa Timur
Sospol
Siap Diajak Diskusi, ISNU Jatim: Penutupan Prodi Kependidikan Tidak Boleh Tergesa-gesa
Nahdliyyin
Hari Puisi Nasional, Unusa Luncurkan Buku Puisi Karya Dosen dan Hadirkan Sejumlah Tokoh Sastra
Sospol

You Might also Like

Gus File

GUS DUR DAN MAULID YESUS KRISTUS

25/12/2022
Gus File

Denny Cak Nan dan 5 Gus Manggung Bareng dalam Konser Akhir Tahun di Unesa

16/11/2022
Gus File

Gusdurian Desak Demokratisasi Ekonomi dan Perhatian kepada UMKM

18/10/2022
Gus File

Sembilan Nilai Utama Gus Dur disampaikan Khofifah kepada GusDurian se-Indonesia

15/10/2022
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?