By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Tim Penguatan dan Pengembangan OPOP Kabupaten Bangkalan Dikukuhkan
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Tim Penguatan dan Pengembangan OPOP Kabupaten Bangkalan Dikukuhkan
Nahdliyyin

Tim Penguatan dan Pengembangan OPOP Kabupaten Bangkalan Dikukuhkan

20/07/2023 Nahdliyyin
SHARE

Surabaya, Radar96.com – Tim penguatan dan pengembangan program One Pesantren One Product (OPOP) Kabupaten Bangkalan Tahun 2023-2024 dikukuhkan di Pendopo Agung Kabupaten Bangkalan, pada Kamis (20/07/23).

Acara yang diinisiasi oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Diskop-UKM) Kabupaten Bangkalan ini, dikukuhkan oleh Plt Bupati Bangkalan, Mohni. Selain itu, turut hadir pula dalam acara Kepala Diskop-UKM Kabupaten Bangkalan Iskandar Ahadiyat, Kepala Bidang (Kabid) Pembiayaan Diskop-UKM Jatim Arif Lukman Hakim, Sekretaris Jenderal (Sekjen) OPOP Jatim Mohammad Ghofirin, Ketua MUI Bangkalan, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangkalan.

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Bangkalan Mohni mengatakan, pengukuhan Tim OPOP ini sesuai dengan surat keputusan Bupati Bangkalan Nomor 100.3.3.2/111/KPTS/433.013/2023 Tentang Tim OPOP Kabupaten Bangkalan Tahun 2023-2024.

“Dari sekian pondok pesantren di Jawa Timur, diharapkan agar ada satu produk di setiap pesantrennya supaya bisa dikenali, diminati, dan juga bisa dibeli oleh masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Mohni menerangkan, di Kabupaten Bangkalan ini kurang lebih ada 172 pondok pesantren. Yang sudah menjadi peserta OPOP ada 38, sedangkan 134 pondok pesantren lainnya masih belum terdaftar menjadi anggota OPOP dan belum pernah tersentuh pembinaan.

“Hal ini tentunya menjadi tantangan bagi kepengurusan Tim OPOP yang dikukuhkan, agar pondok pesantren yang belum tergabung ke dalam OPOP di berdayakan dan memperoleh pembinaan,” terangnya.

Mohni menyampaikan, pengukuhan Tim OPOP ini juga sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 tahun 2019 yang menyebutkan, bahwa pesantren memiliki tiga fungsi utama. Yakni pertama, sebagai lembaga pendidikan, kedua lembaga dakwah, dan ketiga sebagai lembaga pemberdayaan masyarakat.

“Nah, fungsi-fungsi ini yang harus kita jalani dan harus diemban oleh setiap pondok pesantren. Kalau fungsi pertama dan kedua saya tidak meragukan lagi karena fungsinya sebagai lembaga pendidikan dan lembaga dakwah sudah pasti terlaksana. Namun, fungsi yang sebagai lembaga pemberdayaan masyarakat ini yang harus kita dukung bersama-sama,” imbaunya.

Dengan dikukuhkannya Tim OPOP Kabupaten Bangkalan, Mohni berharap, semoga Kabupaten Bangkalan ke depan memiliki pondok pesantren yang berdaya.

Sementara itu, Sekjen OPOP Jatim Mohammad Ghofirin menyampaikan, kepada Tim OPOP Kabupaten Bangkalan yang baru saja dikukuhkan, agar berusaha sekuat tenaga dalam mendorong pondok pesantren di wilayah Bangkalan, supaya maju dan berkembang dalam kemandirian ekonomi.

“Pesantren mandiri itu sudah dari dulu, tetapi mandiri secara ekonomi dan bisa memberikan dampak kepada masyarakat sekitar pesantren, itu yang harus kita perhatikan secara serius. Apalagi saat ini fungsi pesantren disamping sebagai lembaga pendidikan agama dan lembaga dakwah, juga sebagai lembaga pemberdayaan masyarakat. Mana mungkin pesantren bisa memberdayakan masyarakat kalau pesantrennya sendiri belum berdaya,” tutur Sekjen OPOP yang biasa dipanggil Gus Ghofirin itu.

Oleh sebab itu, melalui program OPOP nantinya Gus Ghofirin berharap, agar Tim OPOP Kabupaten Bangkalan sepenuh hati mendampingi pondok pesantren di Bangkalan menjadi lebih berdaya secara ekonomi.

“Kalau pesantrennya berdaya saya yakin masyarakat akan lebih sejahtera, karena apabila pesantren itu berdaya maka kegiatan ekonominya akan berjalan dengan baik. Dan pada titik tertentu akan melibatkan masyarakat di sekitar pondok pesantren. Sehingga dengan demikian cita-cita besar kita mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran di berbagai belahan wilayah Jawa Timur termasuk Bangkalan itu akan tercapai sesuai harapan,” pungkasnya.

Diketahui, anggota Tim OPOP Kabupaten Bangkalan yang dikukuhkan tersebut terdiri dari, Bupati Bangkalan, Wakil Bupati Bangkalan, Sekda Kabupaten Bangkalan, perangkat daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, perwakilan pondok pesantren dan badan usaha.

Adapun tugas yang diemban Tim OPOP Kabupaten Bangkalan adalah, melakukan koordinasi dengan lembaga terkait, mengadakan kerja sama dengan organisasi atau lembaga terkait, menyiapkan dan melaksanakan kegiatan penguatan dan pengembangan program OPOP, membentuk secretariat OPOP sesuai kebutuhan, melakukan seleksi dan menetapkan peserta OPOP, serta melaksanakan hasil pelaksanaan tugasnya pada Bupati melalui Tim OPOP. Salah satu badan usaha yang mendukung terwujudnya tugas tersebut adalah Bank Jatim Syariah. (vin/ )

Iklan.

You Might Also Like

Siap Diajak Diskusi, ISNU Jatim: Penutupan Prodi Kependidikan Tidak Boleh Tergesa-gesa

Pasangan KH Mahmud Markatam dan H Fathul Ibad Kembali Pimpin MWCNU Sukodono, Siap Optimalkan Lembaga dan Khidmat Nahdliyin

Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya jadi tempat uji kompetensi bagi tour leader internasional

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng PWNU Jatim untuk Perlindungan Pekerja Informal

KH Mutawakkil Mengundurkan Diri Dari MUI Jatim

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Forum “Tembang” Suarakan Demokrasi Damai di Ruang Digital Jelang Pilpres 2024
Next Article Jatim Miliki Kepgub Tarif Ojek Online dan Taksi Online Jatim per 10 Juli 2023

Advertisement



Berita Terbaru

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar NU ke-35
Kolom
Sowan Rektor, Pesantren Digipreneur Al Yasmin Perkuat Kolaborasi dengan UPN “Veteran” Jawa Timur
Sospol
Siap Diajak Diskusi, ISNU Jatim: Penutupan Prodi Kependidikan Tidak Boleh Tergesa-gesa
Nahdliyyin
Hari Puisi Nasional, Unusa Luncurkan Buku Puisi Karya Dosen dan Hadirkan Sejumlah Tokoh Sastra
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

Gus Kikin Hadiri Tahlil Hari Ketujuh KH Moch Chisni Umar Burhan di Gresik

23/04/2026
Nahdliyyin

Hari Bumi, Pokja Perhutanan Sosial PWNU Jatim Ajak Warga NU Rawat Jagat, Lestarikan Hutan

23/04/2026
Nahdliyyin

LAZISNU se-Jatim Kelola Rp208 Miliar Dana ZIS selama Ramadhan 1447 H

21/04/2026
Nahdliyyin

Ketua PWNU Jatim Siap Dipilih dan Tidak Dipilih dalam Muktamar Ke-35 NU

19/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?