By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Dua Putra Pejuang Hizbullah Bertemu di Tebuireng
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Dua Putra Pejuang Hizbullah Bertemu di Tebuireng
Nahdliyyin

Dua Putra Pejuang Hizbullah Bertemu di Tebuireng

30/01/2024 Nahdliyyin
SHARE

Jombang, radar96.com – Momentum Harlah ke-101 NU diperingati dengan berbagai cara. Salah satu di antaranya dengan menyambung kembali silaturahmi sesama putra pejuang NU. Hal itulah yang dilakukan oleh keluarga KHM Hasyim Latief Sepanjang, Sidoarjo. Semasa hidup KHM Hasyim Latief pernah menjadi tentara Hizbullah, Ketua PCNU Sidoarjo, Ketua LP Ma’arif Jawa Timur, Ketua PWNU Jawa Timur, Ketua PBNU, dan terakhir sebagai Mustasyar PBNU. H Ahmad Makky, putra pertama KHM Hasyim Latief, bersama Harjono, salah seorang menantu KHM Hasyim Latief, melakukan safari silaturahmi ke Mojosari dan Jombang pada Senin (29/01/24).

Kunjungan pertama ke keluarga KH Munasir Aly di Mojosari, Mojokerto. Semasa perjuangan mempertahankan kemerdekaan, Kiai Munasir adalah Komandan Batalion 39/ Hizbullah, sedangkan Kiai Hasyim Larief salah seorang komandan kompinya. Setelah kemerdekaan, keduanya aktif berdinas di TNI-AD, lalu setelah pensiun keduanya ganti berjuang di NU hingga akhir hayat.
Setelah berziarah ke makam Kiai Munasir, rombongan melanjutkan ke makam KH Yusuf Hasyim di Tebuireng. Sama dengan KHM Hasyim Latief, KH Yusuf Hasyim juga salah seorang komandan kompi di Batalion Munasir. Jejaknya juga sama dengan sang komandan: setelah merdeka berdinas di militer, lalu aktif di NU sampai wafat.

Setelah tiba di Tebuireng, rombongan disambut oleh KH Rizal Yusuf, putrra pertama KH Yusuf Hasyim. Gus Rizal didampingi KH Ghofar Yusuf Masyhar (Sekretaris Pondok Pesantren Tebuireng), dan KH Mughni Muhammad (Mudir Bidang Pengembangan Pondok Cabang).

Pertemuan para putra tokoh pejuang itu berlangsung akrab penuh kekeluargaan, meski sama-sama baru saling mengenal. “Sebenarnya sejak lama kami punya rencana seperti ini, ingin menyambung kembali tali silaturahmi dengan putra-putra temannya Abah, tapi baru sekarang terlaksana,” kata Gus Makki. Hal yang sama disampaikan oleh Gus Rizal. Pihaknya juga mempunyai keinginan sejak lama, justru kedahuluan oleh keluarga KH Hasyim Latief.

“Pada prinsipnya, kami keluarga KH Yusuf Hasyim dan keluarga besar Pondok Tebuireng menyambut baik kunjungan ini. Insyaallah, nanti kami juga akan melakukan kunjungan balik, agar hubungan kami semakin akrab,” jelas Gus Rizal.

makam KH Munasir, istri, HM Rozy Munir, dan Hari Munasir.

Setelah beramah-tamah di Kantor Yayasan Tebuireng, para tamu difasiltasi untuk berziarah ke makam Hadratus Syaikh Hasyim Asy’ari dan KH Yusuf Hasyim yang berada di komplek Pondok Tebuireng. Setelah itu diajak berkeliling pondok, mulai dari melihat Rumah Sakit KH Hasyim Asy’ari, kampus Unhasy, pondok putri, klinik, hingga mengunjungi dapur tempat masak untuk para santri, dan unit tempat praktik ketrampilan usaha (TKPU).

Sebagian dari anggota rombongan sempat terperanjat dengan kelengkapan sarana dan prasarana yang dimiliki Pondok Tebuireng. Mulai dari pengadaan seragam, makan sehari-hari, pengadaan fasilitas, hingga kebutuhan para santri, sudah dikelola oleh pesantren. Termasuk juga pengolahan sampah pesantren sudah ditangani oleh pesantren dengan baik. Tidak heran bila lingkungan di Pondok Pesantren Tebuireng selalu terlihat bersih dan sehat.

Usai kunjungan, rombongan mendapatkan hadiah kopiah hitam berlogo Tebuireng dari Gus Rizal. Sebelum berpisah, Gus Rizal kembali menyatakan kesiapan untuk melakukan kunjungan balik ke keluarga KHM Hasyim Latief di Sepanjang, Sidoarjo.

Iklan.

You Might Also Like

Ketua PWNU Jatim Siap Dipilih dan Tidak Dipilih dalam Muktamar Ke-35 NU

Sekjen Kemendiktisaintek: PTNU harus Atasi “Mismatch” Pendidikan

KHM Chizni Umar Burhan “Penjaga Rumah Arsip NU” Wafat

PWNU Jatim gagas “Gerakan NUConomic” berbasis tiga pilar pemberdayaan ekonomi warga NU ala “Nahdlatut Tujjar”

Jelang Muktamar, PWNU Jatim Usulkan “Aswaja Center” jadi Lembaga/Badan Khusus NU

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article KH Miftachul Akhyar Tekankan Pentingnya Tabayun
Next Article Jatim Tambah 160 Pejabat Administrator Eselon III

Advertisement



Berita Terbaru

Kartini Juga Manusia: Ketika Perempuan Kuat Tetap Boleh Lelah
Kolom
Pererat Silaturahmi, PDUF MUI Jawa Timur Gelar Halal Bihalal dan Konsolidasi Program
Sospol
Siswa MTs Masjid Al-Akbar Raih Juara 1 Bahasa Arab pada Olimpiade KKG-MGMP Jatim
Milenial
Ziarah Makam Mbah Yai Fathurrohman Poleng: Jejak Perjuangan yang Tak Boleh Berhenti
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

PCNU Surabaya Ajak Pemerintah Eksekutif dan Legislatif Bersinergi Atasi Permasalahan Ummat

12/04/2026
Nahdliyyin

Rais Aam PBNU: Muktamar ke-35 NU pada tanggal 1-5 Agustus

12/04/2026
Nahdliyyin

Muskerwil di Tuban, PWNU Jatim Ingatkan Pentingnya Tradisi Silaturahmi dan Qanun Asasi

11/04/2026
Nahdliyyin

Jelang Muktamar NU, PWNU Jatim Siapkan Muskerwil di Pesantren Sunan Bejagung, Tuban

08/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?