Pamekasan, radar96.com – Gubernur Jawa Timur Hj Khofifah Indar Parawansa mengharapkan PTKI dan MA se-Madura lebih kontributif dan lebih mampu mengakses Program Beasiswa yang setiap tahun digelontorkan oleh Pemprov Jatim.
“Selama lima tahun (2019-2024), Pemprov Jatim telah menggelontorkan Program Beasiswa sebanyak 5.683 beasiswa,” katanya dalam keterangan resmi dari Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Jatim di Pamekasan, Sabtu.

Dalam “Coaching dan Pendampingan” yang diselenggarakan LPPD Jatim di Pesantren Al Hamidy Pamekasan (23/5/2025) itu disebutkan bahwa Pemprov Jatim selama lima tahun (2019-2024) Pemprov Jatim telah menggelontorkan Program Beasiswa sebanyak 5.683 beasiswa.

Untuk tahun 2025, ada 1.193 paket beasiswa yang bisa diakses, baik untuk Program Sarjana (S1), Magister (S2) dan Doktor (S3) PTKI. Selain itu, ada beasiswa Program Sarjana (M1/S1) untuk Mahasantri Marhalah Ula Ma’had Aly dan beasiswa Program Magister (S2) di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir.
Acara yang diikuti 33 PTKI dan lima Ma’had Aly se-Madura itu dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, RKH. Rofi’i Baidlowi, para kiai, 33 Rektor/Ketua, dan 33 Tim IT serta lima Mudir Ma’had Aly dan lima Tim IT.
Kegiatan “coaching dan pendampingan” itu juga menampilkan narasumber yang memberi pendalaman yakni Dr. Eko (Asesor BANPT), Dr. KH. Hasan Ubaidillah (Tim Kopertais) dan Dr. KH. Nur Hannan (Tim AMALI), dan dipandu oleh Prof. Dr. H. A. Muhibin Zuhri, M. Ag (Sekretaris LPPD Provinsi Jawa Timur).
Ketua LPPD Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. H. Abd. Halim Soebahar, MA, mengharapkan 33 PTKI dan lima Ma’had Aly se-Madura bisa menindaklanjuti kegiatan “coaching dan pendampingan PTKI dan MA” di Pesantren Al Hamidy Pamekasan itu sesuai harapan Pemprov Jatim. (*/fpnu)



