By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Khutbah Idul Fitri di Masjid Al-Akbar, Prof Ali Azis: Jadilah “Muslim Berdampak” Pasca Ramadhan
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Khutbah Idul Fitri di Masjid Al-Akbar, Prof Ali Azis: Jadilah “Muslim Berdampak” Pasca Ramadhan
Sospol

Khutbah Idul Fitri di Masjid Al-Akbar, Prof Ali Azis: Jadilah “Muslim Berdampak” Pasca Ramadhan

21/03/2026 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com – Imam Besar Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) Prof Dr HM Ali Azis M.Ag dalam khutbah Idul Fitri menyerukan ajakan kepada jamaah untuk menjadi Muslim Berdampak pasca-Ramadhan.

Dalam Shalat Idul Fitri yang diikuti Mensos H Syaifullah Yusuf, Gubernur Jatim Hj Khofifah Indar Parawansa, dan Wagub Jatim Emil S Dardak, serta 50.000-an jamaah itu, Prof Ali Azis menyampaikan khutbah bertema “Muslim Berdampak, Muslim Problem Solver.

“Puasa Ramadhan selama satu bulan telah melatih kita untuk menahan hawa nafsu dan
memperbanyak sedekah. Itu berarti, kita dilatih Ramadhan menjadi muslim berdampak, yaitu muslim yang memberi kontribusi
kepada masyarakat,” katanya.

Dalam khutbah setelah Shalat Idul Fitri yang dipimpin KH Abdul Hamid Abdulllah M.Si yang juga Imam Besar MAS itu, Khotib Prof Ali Azis menjelaskan ”Berdampak” itu dalam sebuah hadits disebut “Anfa’uhum Linnas” atau manusia yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Dalam Al Qur’an (21: 106), Muslim Berdampak itu disebut rahmatan lil ’alamin atau problem solver yang merupakan muslim pemberi solusi atau kebahagiaan dalam masalah kemanusiaan, baik sesama muslim maupun non muslim, serta lingkungan. Lawan katanya adalah muslim la’natan lil alamin atau problem maker yaitu muslim yang selalu bikin masalah di tengah masyarakat dan lingkungan,” katanya.

Ia mengharapkan spirit Ramadhan melahirkan muslim berdampak sekelas Al-Khawarizmi, yang lebih dikenal Bapak Aljabar atau Bapak Algoritma. Atau, sekelas Ibnu Sina dalam ilmu kedokteran. Atau, dalam sosial keagamaan di Indonesia seperti KH Ahmad Dahlan, tokoh pendiri Muhammadiyah, dan KH Hasyim Asy’ari, tokoh pendiri Nahdhatul Ulama, dua organisasi keagamaan yang melahirkan ratusan ribu lembaga pendidikan, Rumah Sakit dan pesantren di dalam dan luar negeri.

“Patut kita syukuri, di Jawa Timur, telah lahir anak muda asal Madura, Dr. Achmad Syaifuddin yang masuk dalam daftar 2 persen ilmuwan paling berpengaruh di dunia dan masuk peringkat ke-17 di dunia yang dirilis Stanford University bekerja sama dengan Elsevier BV Belanda pada 19 September 2025,” katanya.

Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) itu selama tahun 2021-2025 atau lima tahun berturut-turut mencatat prestasi
internasional. Ia menemukan teknologi yang diberi nama UNUSA-Water, berupa sistem filtrasi bertingkat berbahan alam yang mampu mengubah air kotor menjadi air layak minum dan sanitasi.

“Betapa besar manfaatnya untuk masyarakat Indonesia, mengubah air kotor dan najis menjadi air yang bersih dan suci. Berapa juta orang yang
diselamatkan dari kekurangan air,” katanya.

Menurut Prof Ali Aziz yang juga Guru Besar UINSA itu, berdampak itu tidak harus menjadi peneliti seperti di atas, namun Ramadhan mengajarkan bisa dengan sedekah tenaga, pemikiran, sedekah ilmu, dan sebagainya.

“Sedekah paling berharga bagi penguasa atau legislatif adalah kebijakan atau keputusan penting
yang menyangkut masa depan jutaan manusia. Melalui mimbar ini, saya menyampaikan apresiasi kepada bapak presiden RI dan wakil presiden, dan semua anggota DPR yang melahirkan keputusan dan undang-undang yang menyejahterakan masyarakat. Itulah sedekah sesuai peran dan posisi kita, yang bermanfaat bagi semuanya,” katanya.

Pada malam Gema Takbir, Gubernur Khofifah sempat menyaksikan Rampak Bedug di Selasar Timur (Area Air Mancur) Masjid Al Akbar Surabaya (20/3).

“Untuk Rampak Bedug ada Special Perform, yakni Rampak Bedug TNI/Polri, Rampak Bedug Wartawan, Rampak Bedug Pilar Sosial, dan El Kiswah Gambus, yang juga disaksikan ribuan jamaah,” kata Humas MAS H Helmy M Noor.

Sebelum takbiran, Gubernur Khofifah juga bersilaturrahmi ke sejumlah ulama, seperti KH Miftachul Akhyar (Rais Aam PBNU) di Surabaya Utara, dan KH Anwar Manshur (Rais Syuriah PWNU Jatim) di Kediri. (*/mas)

Iklan.

You Might Also Like

Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan

Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS

Perkuat Digipreneur, Al Yasmin Hadiri Rakor Rencana Pengembangan Pesantren

Sowan Rektor, Pesantren Digipreneur Al Yasmin Perkuat Kolaborasi dengan UPN “Veteran” Jawa Timur

Hari Puisi Nasional, Unusa Luncurkan Buku Puisi Karya Dosen dan Hadirkan Sejumlah Tokoh Sastra

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur Jatim Saksikan Rampak Bedug dan Takbir Idul Fitri di Masjid Al-Akbar Surabaya
Next Article Khutbah Jumat Syawal di Masjid Al-Akbar, Prof Mas’ud Said: Kemuliaan Tertinggi adalah Istiqomah pasca-Ramadhan

Advertisement



Berita Terbaru

Waketum PP ISNU Prof Mas’ud Said Lantik 95 Pengurus Baru ISNU Blitar
Nahdliyyin
Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan
Sospol
Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS
Sospol
Perkuat Digipreneur, Al Yasmin Hadiri Rakor Rencana Pengembangan Pesantren
Sospol

You Might also Like

Sospol

Pemkot dan Kemenag Surabaya bentuk Pondok Pesantren Tangguh Bencana

27/04/2026
Sospol

Jangan Lompat Urutan, Institut Sarinah Ingatkan DPR Jaga Integritas Seleksi Pimpinan Ombudsman

25/04/2026
Sospol

Komisaris Polisi itu Kini Lulus Sarjana Akuntansi di Unusa

22/04/2026
Sospol

Gubernur Khofifah dan Wakil Dubes Mesir bahas “sister province” di Masjid Al-Akbar

20/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?