Tangerang, radar96.com – Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) terus memperkuat konsolidasi organisasi di berbagai daerah sebagai upaya memperluas peran kiai dan santri dalam kehidupan bermasyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui pelantikan Pengurus Cabang JKSN se-Provinsi Banten yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Miftahul Khaer 1, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, pada Jumat (3/4/26). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antar pengurus sekaligus mempertegas arah gerak organisasi dalam membangun jaringan keumatan yang lebih luas dan solid.
Pelantikan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting yang memberikan dukungan terhadap penguatan peran JKSN di tengah masyarakat. Di antaranya Wakil Gubernur Banten Ahmad Dimyati Natakusumah, Ketua Umum JKSN Prof Dr KH Asep Syaifuddin Chalim, MAg, serta Sekretaris Jenderal JKSN Mohammad Ghofirin, MPd.

Kehadiran para tokoh tersebut tidak hanya menjadi bentuk dukungan moral terhadap kepengurusan yang baru dilantik, tapi juga menunjukkan pentingnya sinergi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai keagamaan sekaligus memperkuat kehidupan kebangsaan.
Kegiatan pelantikan berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh para pengurus cabang JKSN dari berbagai daerah di Provinsi Banten. Momentum ini sekaligus menjadi ajang mempererat silaturahmi di antara para kiai, santri, dan tokoh masyarakat yang hadir. Dengan dilantiknya kepengurusan cabang di berbagai wilayah, diharapkan roda organisasi JKSN di tingkat daerah dapat berjalan lebih aktif serta mampu menghadirkan berbagai program keumatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua Umum JKSN Prof KH Asep Syaifuddin Chalim menekankan pentingnya menjaga semangat perjuangan para ulama dalam menjalankan organisasi. Ia mengingatkan agar seluruh pengurus yang telah dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta tetap berpegang pada nilai-nilai perjuangan ulama yang selama ini menjadi fondasi gerakan JKSN.
Pada kesempatan tersebut, kiai sepuh asal Jawa Timur itu juga menegaskan tekadnya untuk menjadikan JKSN sebagai organisasi yang memiliki peran besar dalam dinamika keumatan. Ia menilai JKSN tidak boleh hanya menjadi wadah kecil yang bergerak secara terbatas, tetapi harus berkembang menjadi kekuatan yang mampu memberi kontribusi nyata bagi umat.
“JKSN ini bukan sekadar sekoci kecil, tetapi harus menjadi kapal besar yang mampu berlayar jauh dan memberi manfaat luas. Kita harus menjadi kekuatan yang tetap setia pada nilai-nilai awal perjuangan ulama, yaitu mandiri, berkhidmat, dan selalu berpihak kepada kepentingan umat,” ujarnya.
JKSN sendiri merupakan wadah silaturahmi para kiai dan santri dari berbagai daerah yang berkomitmen menjaga nilai-nilai perjuangan ulama serta memperkuat peran pesantren di tengah masyarakat. Melalui jaringan yang terus berkembang di berbagai wilayah, JKSN diharapkan dapat menjadi kekuatan moral dan sosial yang berkontribusi dalam membangun kehidupan keagamaan, mempererat persatuan, serta mendorong kemaslahatan umat di berbagai bidang kehidupan.



