By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Pergunu DKI Jakarta buka Program Magang Perawat/Bidan ke Jepang
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Pergunu DKI Jakarta buka Program Magang Perawat/Bidan ke Jepang
Nahdliyyin

Pergunu DKI Jakarta buka Program Magang Perawat/Bidan ke Jepang

27/06/2021 Nahdliyyin
Ketua PW Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) DKI Jakarta, Lutfi Hakim Wahid menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) program magang ke Jepang atau "Goes to Japan" untuk Perawat dan Bidan yang dilakukan antara Ketua PW Pergunu DKI Jakarta, Direktur Utama DGII, dan Direktur Akademi Kebidanan ar Rahmah Bandung yang ditandatangani di PWNU DKI Jakarta, Sabtu (26/6/2021). (*/pergunudki)
SHARE

Jakarta (Radar96.com) – PW Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) DKI Jakarta membuka program magang ke Jepang atau “Goes to Japan” yang berlatar belakang pendidikan Kebidanan serta Keperawatan melalui Memorandum of Understanding (MOU) antara Ketua PW Pergunu DKI Jakarta, Direktur Utama DGII, dan Direktur Akademi Kebidanan ar Rahmah Bandung yang ditandatangani di PWNU DKI Jakarta, Sabtu (26/6/2021).

Dalam acara yang saksikan beberapa dosen, orang tua mahasiswa dan Perwakilan PC Pergunu se-DKI Jakarta itu, Ketua PW Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) DKI Jakarta, Lutfi Hakim Wahid, mengatakan program magang bertujuan untuk mempersiapkan para lulusan yang siap kerja, yang tidak hanya memiliki pengetahuan akademis, tetapi juga dilengkapi dengan keahlian-keahlian yang diperlukan di dunia kerja yang sesungguhnya.

“Kami membuka seluruh kader NU untuk mengikuti program magang perawat dan bidan ke Jepang. Para peserta magang akan menerima berbagai pelatihan dan pengetahuan sebelum diberangkatkan ke negeri sakura tersebut, diantaranya pelatihan bahasa Jepang, budaya, mental, kedisiplinannya dan Islam Aswaja an Nahdliyah,” Kata Gus Lutfi

Sementara itu, Komisaris DGII, Prof. Ace Suryadi, M.Sc, Ph.D, mengatakan khususnya program “internship” (magang) memungkinkan para mahasiswa untuk “berenang” bukan hanya di kolamnya sendiri dengan gayanya sendiri, tetapi juga “berenang” di sungai besar, bahkan di laut lepas dengan gaya yang lebih kaya, itu salah satu kebijakan Kampus Merdeka

“Dalam 10 tahun kedepan, Jepang membutuhkan sekitar 8-10 juta pekerja terdidik Indonesia untuk bekerja di berbagai jenis dan sektor industri. Indonesia memerlukan investasi Rp25 triliun untuk membentuk 1 juta lulusan SMK-sarjana yang siap kerja di Jepang, tetapi potensi devisa negara bisa mencapai sekitar Rp1.000 triliun; sebuah investasi yang tidak mudah dicapai oleh BUMN yang besar sekalipun,” kata Prof. Ace, yang juga Guru Besar UPI Bandung itu.

Hal yang sama di sampakan Direktur Utama PT. DGII, Endraswari Safitri mengatakan ada dua program yaitu Internship (magang) dan Specified Skill Worker (Bekerja). Untuk Internship ditujukan bagi mahasiswa aktif dengan mendapatkan penghasilan sekitar Rp14.000.000/bulan.

“Keuntungan lainnya dalam program ini adalah mendapatkan pengalaman untuk hidup, bergaul dan berkarier di negara yang maju teknologinya,” kata Veve.

Sementara itu, Direktur Akademi Kebidanan ar Rahmah Bandung, Darmawangsa MM, mengatakan bahwa program ini sangat bagus di tengah pandemi peluang ini sangat berguna bagi mahasiswa kami.

“Alhamdulillah, yang sudah mendaftar ada 50 mahasiswa, sedangkan target kami 100 mahasiswa. Ini merupakan terobosan baru bagi mahasiswa kami selain menambah ilmu pengetahuan dan wawasan disisi lain mahasiswa akan mendapatkan income yang berguna bagi kesejahteraan hidupnya,” kata Darmawangsa.

Acara Penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) antara Ketua PW Pergunu DKI Jakarta, Direktur Utama DGII dan Direktur Akademi Kebidanan ar Rahmah Bandung itu terselenggara dengan menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker dan jaga jarak serta cuci tangan sebelum masuk ke ruangan.

“Program magang di Jepang merupakan upaya PW Pergunu DKI Jakarta ikut andil dalam mengurangi angka pengangguran selain itu program ini dapat menularkan etos kerja dan displin yang tinggi,” kata Direktur Lembaga Media Production Pergunu DKI Jakarta, Abdul Toha SH. (*/my)

Iklan.

You Might Also Like

Ribuan Siswa-Guru “Khadijah” Surabaya Semarakkan “Sholawat Merah Putih 2026”

Perkuat Hubungan Antar-Pesantren, Gus Kikin Silaturahim ke Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo

Selama Muktamar 35 NU, MWCNU Mulyorejo-Surabaya Buka Posko Kesehatan Gratis di Tambakberas

PWNU Sumbar Apresiasi Gus Kikin soal Revitalisasi Qanun Asasi dan Program Pendidikan-Ekonomi

Jelang Muktamar NU di Tambakberas, Mbah Wahab Dianugerahi Gelar Bapak ISHARI

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Syukur, Bersyukur, dan Mensyukuri
Next Article 33 calon mahasantri ikuti Seleksi Beasiswa IKHAC oleh PW Pergunu Bali

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Adab, Kritik, dan Menjaga Marwah NU
Kolom
Gerakan Eksternal Menjelang Muktamar NU ke-35: Antara Khidmah, Kontestasi, dan Independensi Jam’iyyah
Kolom
Arjunu–RJI International Forum 2026 Perkuat Kolaborasi Dorong Jurnal Indonesia Menuju Scopus
Sospol
BAZNAS Jatim Hadirkan Layanan Ambulans Gratis di Kediri dan Sekitarnya
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

Dzurriyah Hasan Gipo: Muktamar Tambakberas Simbol Ajakan Pulang ke Muassis

19/08/2026
Nahdliyyin

Dari Pesantren ke Guru Besar, Prof Hamdanah Utsman Dorong Wajah Baru Pendidikan Islam di Era Digital

17/08/2026
Nahdliyyin

Gus Ipang: Kiai Imjaz Tokoh Transformatif Pesantren dan Pemimpin Masa Depan NU

17/08/2026
Nahdliyyin

Di Makassar, Gus Kikin Serukan Pentingnya Qanun Asasi untuk NU

15/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?