By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur Khofifah bantu tujuh santri korban longsor di Pamekasan dan larang pembangunan di bibir tebing
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Gubernur Khofifah bantu tujuh santri korban longsor di Pamekasan dan larang pembangunan di bibir tebing
Sospol

Gubernur Khofifah bantu tujuh santri korban longsor di Pamekasan dan larang pembangunan di bibir tebing

27/02/2021 Sospol
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi bencana tanah longsor di Pondok Pesantren An-Nidzomiyah, Dusun Jepun, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Kamis (25/2) sore.
SHARE

Pamekasan (Radar96.com) –

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan bagi tujuh korban bencana tanah longsor di Pondok Pesantren An-Nidzomiyah, Dusun Jepun, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan (23/2).

Tercatat lima orang santriwati dinyatakan meninggal dunia dan dua santriwati lainnya mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut. Kedua orang santriwati yang luka-luka tersebut hingga menjalani perawatan di Rumah Sakit setempat.

Guna memberikan dukungan moril baik kepada santriwati maupun keluarga korban, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, S.Sos., M.M.,meninjau langsung lokasi longsor di Pondok Pesantren An-Nidzomiyah, Dusun Jepun, Desa Bindang, Kec. Pasean, Kab. Pamekasan, Kamis (25/2) sore.

Peninjauan lokasi diikuti Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, Sekretaris Daerah Prov. Jatim Heru Tjahjono, serta beberapa Pejabat OPD di lingkup Pemprov Jatim dan Kab. Pamekasan.

Setibanya di lokasi, Gubernur Khofifah bersama Forkopimda Jatim dan rombongan diterima oleh pengurus pondok dan langsung meninjau lokasi kamar santriwati yang diterjang tanah longsor. Tiga kamar santri putri tersebut diketahui rusak parah akibat longsoran yang juga disertai pohon tumbang.

“Semoga para santriwati yang menjadi korban musibah ini, diterima semua amal ibadahnya, diampuni dosa-dosanya dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Karenanya, kehadiran kami hari ini, diharapkan bisa menjadi bagian yang memberi penguatan dari layanan pendidikan di Pesantren ini,” ungkap orang nomor satu di Pemprov Jatim ini.

Terkait langkah teknis yang akan dilakukan, Gubernur Khofifah meminta Bupati Pamekasan bersama BPBD dan dinas terkait lainnya untuk melakukan studi mendalam terkait kerawanan tanah di sekitar lokasi longsor. Ini penting dilakukan, sebagai bentuk upaya penguatan sekaligus perlindungan kepada masyarakat mengingat wilayah-wilayah tersebut juga sering dilewati masyarakat.

Terlebih, lanjut Khofifah, dengan kondisi curah hujan yang diprediksi masih tinggi, dikhawatirkan kejadian serupa bisa terulang. Maka dari itu, diharapkan kerjasama dan kewaspadaan semua pihak guna saling memberi rasa aman kepada seluruh penghuni Pondok Pesantren.

“Jadi Pak Bupati bersama BPBD akan melihat bagaimana kontur dan kerentanan tanah. Hal ini penting, karena ternyata wilayah tersebut masih menjadi pusat mobilitas masyarakat sekitar,” tandas Khofifah.

Pada kesempatan yang sama, sebagai bentuk kepedulian, Gubernur Khofifah juga menyerahkan bantuan kepada korban musibah longsor tersebut. Bagi korban yang meninggal mendapat uang santunan sebesar Rp10 juta, dan bagi korban yang mengalami luka berat sebesar Rp5 juta.

Selain itu, juga disalurkan bantuan berupa 100 paket Sembako, 50 lembar Selimut, 50 paket sandang dan 50 lembar Matras. Paket sandang yang dikhususkan bagi kaum perempuan ini berisi jarit, baju, pakaian dalam, peralatan mandi, handuk dan sandal.

“Kami harapkan, bantuan yang diberikan ini bisa jadi bentuk tanggap darurat dari Pemerintah terhadap kejadian bencana yang tengah terjadi,” pungkas Gubernur Khofifah.

Sementara itu, mendukung arahan Gubernur Khofifah, Plt Kalaksa BPBD Jatim Yanuar Rachmadi turut menjelaskan bahwa langkah antisipasi akan dilakukan dengan pelarangan kegiatan pembangunan dalam radius 50 m dari bibir tebing.

“Jadi tadi bersama pihak Kabupaten, Kecamatan, Pondok Pesantren dan perangkat lainnya, bahwa di bagian belakang sepanjang 50 m tidak boleh dibangun lagi,” terang Yanuar. (*)

Iklan.

You Might Also Like

Aliansi BEM Situbondo Desak BK DPRD Buka Penanganan Kasus Dugaan Narkoba Oknum Legislator

Ribuan orang ikuti “nobar” Timnas Indonesia vs Thailand di Masjid Al-Akbar Surabaya

Kampus Harus Jadi Tempat Paling Aman dan Tepercaya bagi Mahasiswa

Rapat Paripurna DPRD Bondowoso, Fraksi Demokrat-PKS Minta Raperda LP2B Tak Abaikan Hak Pemilik Tanah

Bupati Cup VI 2026, IKSPI Kera Sakti Bondowoso Raih 13 Medali

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Menkes dan Gubernur Khofifah tinjau vaksinasi Covid-19 untuk Lansia di Surabaya
Next Article Harlah ke-98 NU, Presiden: terima kasih keluarga besar NU bantu atasi pandemi COVID-19

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Aliansi BEM Situbondo Desak BK DPRD Buka Penanganan Kasus Dugaan Narkoba Oknum Legislator
Sospol
Oktober-November, PWNU Jatim Adakan 14 Kegiatan Hari Santri Nasional 2026
Nahdliyyin
Nama Jalan untuk Gombloh, Bagaimana Seniman Lain?
Opini
Ansor Bondowoso Dorong Kemandirian Petani Muda Lewat Pelatihan Pupuk Organik Cair
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

HUT TNI ke-81, Kapolres Bondowoso Sambangi 4 Markas, Bawa Tumpeng dan Kue Tart

05/10/2026
Sospol

Matangkan Kesiapan Verpol dan Target Legislatif, DPW Perindo Jatim Gelar Bedah Dapil hingga TOT KTA Offline

04/10/2026
Sospol

Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Aremania Bondowoso Raya Rawat Ingatan dan Serukan Keadilan

01/10/2026
Sospol

Koperhaji Al Mabrur Jadi Program Unggulan Rakerwil PW IPHI Jawa Timur

01/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?