Lembaga Pengembangan Pertanian NU Jatim budidayakan varietas Padi Unggul NU di Sampang

Dengan pupuk alami, panen padi di kawasan Sampang lebih menjanjikan. (Foto: NU Online)
Bagikan yuk..!

Sampang (Radar96.com) – PW Lembaga Pengembangan Pertanian NU (LPPNU) Jawa Timur mendampingi PC LPPNU Kabupaten Sampang membudidayakan padi varietas Padi Unggul NU di Dusun Kendal, Desa Baruh, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, yang murah dan hasilnya melimpah.

Hal tersebut sebagaimana keberhasilan yang diraih Pengurus Cabang (PC) LPPNU Kabupaten Sampang, Jawa Timur. “Padi ini menghasilkan produksi tiga kali lipat lebih banyak dibanding dengan padi pada umumnya,” kata koordinator pengembangan budidaya padi LPPNU Sampang, Nidhomuddin, Sabtu (27/2/2021).

Menurut dia, varietas Padi Unggul NU ini sangat kuat tidak mudah roboh karena batangnya besar, malainya juga besar padat berisi, toleran terhadap hama penyakit, dan cukup dipupuk pakai pupuk organik buatan sendiri.

Hal itu dibenarkan Ketua PC LPPNU Kabupaten Sampang Asfihani. “Padi jenis ini di Sampang dikenal dengan padinya NU dan akan didorong untuk seluruh petani di Sampang agar menanam padi jenis ini, karena bisa ditanam dengan menggunakan pupuk organik yang murah dan tersedia di lingkungan sekitar mansyarakat pedesaan,” katanya.

Senada dengan itu, Ketua PW LPPNU Jatim Ghufron Ahmad Yani mengajak masyarakat, khususnya petani Nahdliyin di Jawa Timur, untuk tidak ragu menggunakan pupuk organik dan mulai mengurangi penggunaan pupuk kimia dalam budidaya padi.

“Ini adalah bukti kerja nyata dari NU untuk kemandirian dan kedaulatan pangan bangi bangsa Indonesia dan solusi bagi permasalahan pupuk yang saat ini sedang terjadi, mari kurangi pemakaian pupuk kimia yang hanya akan menyengsarakan petani pada akhirnya,” katanya.

Ia menambahkan varietas Padi Unggul NU ini akan dipanen sepekan lagi dengan estimasi hasil panen 14 ton setiap hektar. Upaya LPPNU Jatim itu juga didukung Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar. “LPPNU perlu selalu hadir saat para petani mengalami kesulitan. Ini penting sekali, karena mayoritas warga kita adalah petani,” katanya. (*)

Sumber: https://www.nu.or.id/post/read/126963/kesuksesan-lppnu-jatim-budi-daya-padi-dengan-pupuk-organik

Komentar Facebook

BeritaTerkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *