Kader Banser Jombang meninggal saat jadi imam Tarawih/Witir

Prosesi pemakaman Khadisin, kader banser yang meninggal dunia saat menjadi imam shalat witir, Sabtu (17/04/2021) malam. (*/NOJ/Rmz).
Bagikan yuk..!

Jombang (Radar96.com) – Salah seorang kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dari Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Mojoagung, Kabupaten Jombang, Khadisin, meninggal dunia, Sabtu (17/04/2021) malam, saat menjadi imam shalat witir setelah tarawih di Mushala Al-hidayah, Dusun Pandean, Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang.

“Iya (meninggal saat jadi imam witir),” kata Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jombang, H Zulfikar Dawam Ikhwanto, yang akrab disapa Gus Antok, menanggapi kabar meninggalnya warga Desa Dukuhdimoro, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang itu.

Selain itu, kabar meninggalnya Khadisin juga beredar di grup WhatsApp (WA) pengurus PC Ansor Jombang. Salah satu informasi yang diedarkan di internal grup PC Ansor Jombang berisi ucapan belasungkawa. Almarhum didoakan amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT. Serta semua khilaf, salah dan dosanya diharap diampuni.

Almarhum meninggal dunia saat menjadi imam shalat witir di Mushala Al-hidayah, Dusun Pandean, Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung. “Wafat yang sangat indah, saat berada di mushola dan bertindak sebagai imam sholat tarawih berikut witirnya,” kata Gus Antok.

Menurut dia, sosok Khadisin layak dijadikan teladan, sebab almarhum merupakan salah satu kader yang memiliki loyalitas serta dedikasi tinggi. “Patut menjadi contoh atau teladan bagi kita, para kader Ansor Banser. Beliau (almarhum) berdedikasi tinggi dan semangat penuh totalitas dalam berkhidmat di organisasi, teguh dalam menjaga komitmen bagi agama, bangsa dan Negara,” ungkapnya.

Gus Antok mengingatkan, menjadi kader Ansor dan Banser memang selayaknya selalu mengutamakan asas manfaat. “Ingatlah, Ansor Banser harus selalu bisa menjadi manfaat dan menjadi contoh bagi umat dan masyarakat. Ingatlah, Nahnu Ansorulloh. Kita adalah penolong agamanya Allah SWT,” tegasnya.

Secara terpisah, pengurus PC GP Ansor Jombang, Dimas Muzakki, menyampaikan, selain memiliki dedikasi tinggi, almarhum dikenal mudah bergaul. “Beliau (almarhum) memang dikenal baik, semangatnya tinggi saat kegiatan, mudah bergaul, ramah juga, dan supel,” katanya.

Selain aktif di berbagai kegiatan Banser, katanya, dalam kesehariannya almarhum juga berkhidmat menjadi tim keamanan kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang di Jl Raya Mojoagung-Surabaya. “Setiap malam biasanya jaga kantor PCNU,” lanjutnya.

Adapun untuk pemakaman dilangsungkan di daerah almarhum pada malam itu juga. “Dimakamkan malam ini,” kata Dimas. (*/NOJ/Rmz)

Sumber:
*) https://jatim.nu.or.id/read/innalilahi–kader-banser-jombang-ini-meninggal-saat-jadi-imam-shalat-witir
*) https://jatim.nu.or.id/read/begini-sosok-banser-yang-meninggal-saat-jadi-imam-shalat-witir

Komentar Facebook

BeritaTerkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *