By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur Khofifah bangga pakai Sepatu Batik Khas Pamekasan
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > Gubernur Khofifah bangga pakai Sepatu Batik Khas Pamekasan
Ekraf

Gubernur Khofifah bangga pakai Sepatu Batik Khas Pamekasan

04/11/2021 Ekraf
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau stand/gerai pameran batik disela MTQ di Pamekasan, Rabu (3/11/2021). (*/Maipnujatim)
SHARE

*Pamekasan (Radar96. Com) – Menjelang dibukanya Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIX Tingkat Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Pamekasan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi membuka Pameran Dagang MTQ XXIX Provinsi Jatim di Lapangan Ex RSUD Pamekasan, Jl. Kesehatan, Kabupaten Pamekasan, Rabu (3/11) sore.

Pembukaan pameran yang juga dihadiri Bupati Pamekasan Badrut Tamam itu diikuti 55 stand/gerai pameran. Terdapat galeri batik, gerai kuliner, gerai camilan, mitra swasta, stand Baznas, handycraft, sovernir MTQ, Wira Usaha Baru (WUB) Pamekasan, serta )beberapa instansi pemerintah.

Seusai membuka pameran, orang nomor satu di Jatim tersebut menyempatkan diri untuk meninjau beberapa stand/gerai. Salah satunya yaitu stand/gerai Wira Usaha Baru (WUB) Pamekasan.

Dalam stand/gerai itu, Gubernur Khofifah membeli dan langsung mengenakan sepatu batik khas Pamekasan bernuansa hitam bermotif warna biru.

“Saya senang sekali dan bangga sudah pakai sepatu buatan wirausaha baru Pamekasan ini. Ada macam-macam desainnya. Dan juga beli contoh sandal-sandal yang cantik. Ini indah sekali, ada nuansa etnik, local wisdom dan nyaman dipakai,” kata Khofifah.

Sebagai informasi, Wira Usaha Baru (WUB) Pamekasan ini merupakan kumpulan wirausahawan baru yang dikembangkan Pemkab Pamekasan.

Salah satu usahanya yaitu membuat sepatu batik seperti yang dikenakan gubernur perempuan pertama di Jatim. Selain itu juga ada sandal, tas, dan batik Khas Pamekasan.

Sepatu batik khas Pamekasan (*/hmn)

Selain berkunjung stand/galeri WUB, Gubernur Khofifah berkesempatan mengunjungi galeri Batik Pamekasan “House Batik” dan “Nyi Leha Batik”, UMKM binaan Bank Jatim.

Khofifah pun tertarik dan membeli batik tulis khas Pamekasan bernuansa hijau.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau stand/gerai pameran batik disela MTQ di Pamekasan, Rabu (3/11/2021). (*/Maipnujatim)

“Motif dan warnanya bagus. Semoga semakin banyak pasar yang bisa dijangkau ya mbak,” ucap Khofifah.

Tak hanya stand/gerai batik, Ketua PP Muslimat NU itu juga meninjau standJamu Tradisional Madura “Hj. Sumiati”. Di dalam stand/gerai tersebut menjual varian jenis jamu seduh. Harganya variatif mulai Rp7 ribu hingga Rp75 ribu. Khofifah pun membeli jamu pegel linu dan langsung dikonsumsi di tempat.

“Saya senang sekali ada produk jamu tradisional Madura yang masih dilestarikan dan masuk dalam pameran ini. Semoga Bapak dan Ibu selalu sehat dan makin menemukan pasar yang tepat,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, pemilik stand Jamu Tradisional Madura “Hj. Sumiati”, Heri mengatakan sangat senang dikunjungi Gubernur Khofifah.

“Alhamdulillah sangat gembira, paling tidak Ibu Gubernur tahu adanya produk budaya Madura yaitu Jamu Tradisional Madura. Mudah-mudahan Ibu Gubernur menyampaikan ada produk jamu yang masih dilestarikan di Pamekasan ini,” jelas Heri.

Seusai meninjau stand pameran, Khofifah menyampaikan apresiasinya kepada Bupati Pamekasan beserta jajarannya yang telah mengembangkan inovasi dan kreativitas UMKM berbasis Desa Tematik dan Konten Lokal.

“Jadi kita akan bisa menikmati kreativitas dan inovasi masing-masing daerah. Apalagi basisnya desa tematik. Untuk menyiapkan inovasi dan kreativitas berbasis kearifan lokal itu luar biasa. Itu sudah dilakukan di Pamekasan dan akan terus dikembangkan,” puji Khofifah.

Menurutnya, peran UMKM sangat penting bagi perekonomian di Jatim, karenanya sektor UMKM merupakan backbone perekonomian di Jatim dengan memberikan sumbangsih PDRB sebesar 57,25 persen.

Oleh karena itu, Khofifah menegaskan, pameran dagang seperti ini sangat penting dilakukan untuk pemulihan ekonomi dalam masa pandemi Covid-19. Tak hanya sebagai showcase, tetapi juga show window yang dapat dikunjungi masyarakat setempat serta kunjungan virtual.

“Yang kita lakukan pada proses MTQ, mendapatkan penguatan dari Pemkab Pamekasan. Ada pameran dagang dalam rangkaian MTQ XXIX Jatim Tahun 2021 bisa menjadi bagian showcase dan show window produk-produk UMKM yang ada di Pamekasan. Mudah-mudah produk-produk ini akan menemukan marketnya lebih luas lagi,” kata gubernur perempuan pertama di Jatim ini.

Melihat begitu pentingnya UMKM di Jatim, Khofifah menyampaikan bahwa sebagai bentuk penguatannya terdapat kebutuhan untuk melakukan transformasi digital. Menurutnya, proses tersebut menjadi sebuah keniscayaan.

“Transformasi digital tak bisa diganti. Jack Ma mengatakan pada tahun 2030 UMKM di dunia 99 persen will be online, 85 persen will be e-commerce. Artinya 85 persen transaksi melalui e-commerce, 99 persen melalui online,” jelas Khofifah.

Khofifah kembali menyampaikan, Pemprov Jatim telah menyiapkan ekosistem transformasi digital. Salah satunya yaitu rumah kurasi yang digagas Bank Indonesia. Dengan rumah kurasi ini, maka bisa menjaga quality control sebuah produk.

Sementara itu, Bupati Pamekasan Badrut Tamam menjelaskan, Pemkab Pamekasan saat ini sudah melatih setiap tahunnya sebanyak 10 orang per desa. Dari 10 orang per desa tersebut dilatih sesuai dengan potensi ekonomi dan keinginan yang ingin dilakukan pemuda di desa.

“Tahun kemarin ada 2.000 pemuda, tahun ini 2.000 pemuda kita latih. Setelah dilatih skemanya dibantu alat oleh CSR, kemudian dibantu modal dengan bunga 0 persen. Selanjutnya kita juga mencarikan pasar dengan dua market yaitu marketplace dan offline Wamira Mart,” jelas Bupati Badrut.

“Cara ini yang kita lakukan untuk mendorong perekonomian masyarakat dari bawah,” tambahnya. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Airlangga Business Community/ABC: Perubahan Kebijakan Publik Harus Dibaca Sebagai Terbukanya Peluang Bisnis

Dari Warung hingga Toko Pakaian, Mia Andalkan Layanan BRI Jalankan Usahanya di Bondowoso

BRI Bondowoso Perluas Layanan hingga Desa, BRILink Agen Wringin Layani Transaksi Warga

Kopi “Tujuh Bidadari” Bondowoso Tembus Malaysia

Jadi Mitra BRI sejak 2018, BRILink Cahaya Bintang Layani Warga Jebung Kidul, Bondowoso

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Kepada Majelis Alumni IPNU-IPPNU, Gubernur Khofifah ingatkan pentingnya investasi mental dan SDM menuju Satu Abad NU
Next Article Forum Rektor PTNU sampaikan Catatan Kritis kepada Mendikbudristek

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Patahkan Framing Negatif Laporan KPK, IKAPETE Jatim Sebut Marwah Alumni Tebuireng Kini Terang Benderang
Nahdliyyin
Perkuat Kaderisasi Santri, ISNUQ Gelar PDO Perdana dengan 250 Peserta
Nahdliyyin
FGD “Santri Next” HSN 2026, ISNU Jatim Dorong Kiprah Santri Warnai Transformasi Jatim
Nahdliyyin
Peringati HSN 2026, SMP Khadijah dan LKKNU Surabaya Adakan Bimbingan Santri Usia Sekolah
Milenial

You Might also Like

Ekraf

Hari Pelanggan Nasional 2026, Manajemen BRI Bondowoso Sapa Nasabah dan Beri Apresiasi

15/09/2026
Ekraf

Kopi Kalibaru – Banyuwangi Sabet Tiga Juara dalam kompetisi “Green Beans” di Yogyakarta

07/09/2026
Ekraf

Noe Letto Nikmati Kopi Bondowoso, Festival Jadi Panggung Promosi Komoditas Lokal

01/09/2026
Ekraf

Bondowoso Digital Days (BDD) 2026 ditutup, 5.452 Transaksi QRIS Tercatat dengan Omzet Rp783,1 Juta

28/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?