By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Muktamar NU terdampak Pengetatan Libur Akhir Tahun pada 20 Desember-2 Januari 2022
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Muktamar NU terdampak Pengetatan Libur Akhir Tahun pada 20 Desember-2 Januari 2022
Nahdliyyin

Muktamar NU terdampak Pengetatan Libur Akhir Tahun pada 20 Desember-2 Januari 2022

17/11/2021 Nahdliyyin
Sekretaris Tim Pengarah (Steering Committee) Panitia Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) H Asrorun Ni’am Sholeh (*/tangkapan layar TVNU).
SHARE

Jakarta (Radar96.com) – Sekretaris Tim Pengarah (Steering Committee) Panitia Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) H Asrorun Ni’am Sholeh memberikan kabar terbaru terkait kebijakan pengetatan mobilitas yang diambil pemerintah menjelang libur natal dan tahun baru, pada 20 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022, yang berdampak pada Muktamar ke-34 NU di Lampung pada 23-25 Desember 2021.

“Kabar tersebut berdasarkan apa yang diisampaikan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy kepada panitia muktamar, pada Selasa (16/11/2021). Ada update yang disampaikan Menko PMK sebagai hasil dari rapat terbatas antar kementerian. Hasilnya disampaikan melalui Ketua SC (Prof M Nuh) dan Ketua OC (Kiai Imam Aziz),” kata Ni’am di Gedung PBNU Jakarta (TVNU, 16/11/2021).

Salah satu hasil rapat terbatas pemerintah adalah menimbang akhir tahun akan ada pengetatan sebagai wujud langkah preventif agar tidak ada peningkatan pergerakan yang bisa berpotensi menaikkan angka Covid-19, maka Pemerintah akan menetapkan pengetatan yang bersifat publik, mulai 20 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022, termasuk aktivitas masyarakat yang memanfaatkan momentum libur Natal dan Tahun Baru 2022.

“Untuk itu, diharapkan kepada panitia untuk melaksanakan kegiatan muktamar sebelum tanggal tersebut (20 Desember 2021) atau setelah tanggal 2 (Januari 2022). Ini yang disampaikan Menko PMK sebagai penanggung jawab (kebijakan pengetatan) kegiatan (libur) Nataru di tingkat pemerintah,” jelas Ni’am mengulang pesan yang disampaikan pemerintah kepada panitia muktamar.

Kabar terbaru itu, kata Ni’am, lantas disampaikan kepada Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, dan Sekretaris Jenderal PBNU H Ahmad Helmy Faishal Zaini.

“Karena posisi untuk kepentingan mengajukan dan atau menunda itu tidak dalam ranah panitia, baik OC maupun SC. Informasi ini kita sampaikan kepada rais aam, katib aam, ketua umum, dan sekjen untuk mengambil langkah terbaik,” terang Ni’am.

Namun, ia tetap memastikan panitia Muktamar ke-34 NU terus melakukan persiapan untuk menyelenggarakan permusyarawatan tertinggi NU itu. “Persiapan terus dilaksanakan, baik di tingkat penyelenggaraan oleh OC maupun di tingkat penyiapan materi oleh SC. Kalau panitia tetap siap menyelenggarakan, baik sesuai dengan schedule (jadwal) atau mengikuti policy mutakhir (kebijakan terbaru) yang diambil pemerintah,” kata Ni’am.

Panitia juga telah melakukan rapat konsolidasi untuk merespons kebijakan pengetatan libur akhir tahun yang diambil pemerintah itu. Panitia menimbang berbagai kemungkinan jika muktamar dimajukan atau diundur. “Kalau mau maju mungkin agak maraton penyiapan, khususnya terkait dengan infrastruktur (pembangunan Aula Muktamar di Pesantren Darussa’adah). Karena hari-hari ini sedang dalam proses pembangunan fisik untuk kepentingan kegiatan muktamar,” terangnya.

Sementara untuk kepentingan materi yang berada pada kewenangan panitia SC, Ni’am memastikan akan terus melakukan konsolidasi dan mempercepat seluruh persiapan yang dibutuhkan menjelang muktamar ini. “Mudah-mudahan dengan waktu terbatas, tanpa mengurangi kualitas pelaksanaan muktamar,” harapnya.

Sementara itu, Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan bahwa periode libur Nataru akan diantisipasi oleh seluruh kementerian dan lembaga. Hal-hal yang menyangkut pembaruan aturan-aturan sangat diperlukan untuk mencegah penularan Covid-19.

“Beberapa aturan tersebut di antaranya mengenai pergerakan orang, lokasi wisata, pertokoan, dan lainnya. Langkah itu tetap diperkuat dengan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan (prokes) dan 3T (tracing, tracking, treatment),” ujar Muhadjir diakses dari situs resmi Kemenko PMK, Rabu (17/11/2021) dinihari.

Menurut Muhadjir, kondisi saat ini secara agregat nasional mengalami penurunan angka penularan Covid-19. Namun meski ada penurunan kasus, baik pemerintah maupun masyarakat harus tetap waspada. Terlebih ada sekitar 131 kabupaten/kota yang tren kasusnya masih naik.

“Prokes tetap dijaga untuk mencegah penularan. Deteksi perjalanan luar negeri dan dalam negeri, kemudian PPKM juga harus deteksi lengkap dan sebisa mungkin dihindari penyekatan,” katanya. (*/NUO)

Sumber: https://nu.or.id/nasional/pengetatan-libur-akhir-tahun-berdampak-pada-muktamar-nu-ttfWA

Iklan.

You Might Also Like

Selama Muktamar 35 NU, MWCNU Mulyorejo-Surabaya Buka Posko Kesehatan Gratis di Tambakberas

PWNU Sumbar Apresiasi Gus Kikin soal Revitalisasi Qanun Asasi dan Program Pendidikan-Ekonomi

Jelang Muktamar NU di Tambakberas, Mbah Wahab Dianugerahi Gelar Bapak ISHARI

Dzurriyah Hasan Gipo: Muktamar Tambakberas Simbol Ajakan Pulang ke Muassis

Dari Pesantren ke Guru Besar, Prof Hamdanah Utsman Dorong Wajah Baru Pendidikan Islam di Era Digital

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article MA IPNU Lampung siapkan Enam Titik Ngopi Bareng saat Muktamar NU
Next Article Emak-emak EAAMP siapkan 500 dosis vaksin di Sidoarjo

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Selama Muktamar 35 NU, MWCNU Mulyorejo-Surabaya Buka Posko Kesehatan Gratis di Tambakberas
Nahdliyyin
OTT KPK di UNSOED: Ironi Mahalnya Biaya Kuliah, Integritas PTN Berubah Menjadi Kapitalis
Uncategorized
Semarak Pawai Budaya, Anak-Anak TK Alifya Bondowoso Belajar Arti Persatuan dalam Keberagaman
Sospol
PWNU Sumbar Apresiasi Gus Kikin soal Revitalisasi Qanun Asasi dan Program Pendidikan-Ekonomi
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

Gus Ipang: Kiai Imjaz Tokoh Transformatif Pesantren dan Pemimpin Masa Depan NU

17/08/2026
Nahdliyyin

Di Makassar, Gus Kikin Serukan Pentingnya Qanun Asasi untuk NU

15/08/2026
Nahdliyyin

LPTNU Jatim Rumuskan Enam Rekomendasi untuk Muktamar ke-35 NU

14/08/2026
Nahdliyyin

MANIFESTASI INTEGRITAS DAN AKHLAQUL KARIMAH SEBAGAI PERSYARATAN UTAMA KETUA UMUM PBNU DI ERA MODERN

13/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?