By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: NU Jatim gandeng PITI dan Komunitas Tionghoa perkuat Dakwah dan Ekonomi
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > NU Jatim gandeng PITI dan Komunitas Tionghoa perkuat Dakwah dan Ekonomi
Nahdliyyin

NU Jatim gandeng PITI dan Komunitas Tionghoa perkuat Dakwah dan Ekonomi

19/01/2022 Nahdliyyin
Tamu dari PITI dan Komunitas Tionghoa Jatim bertemu para pengurus setelah rapat gabungan syuriah-tanfidziyah PWNU Jawa Timur di Aula Muktamar Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Selasa 18 Januari 2022. (*/PWNU)
SHARE

Kediri (Radar96.com) – Wakil Rais PWNU KH Anwar Iskandar mengungkapkan, pengembangan ekonomi keumatan membutuhkan kerja sama, baik dari kalangan NU dan pesantren dan pihak lain untuk saling mendukung, di antaranya penting menjalin kemitraan dengan komunitas Tionghoa di Indonesia.

“Bila bicara soal agama, NU dan kiai pesantren memang bidangnya. Sedang untuk masalah ekonomi dan bidang usaha, kita tak bisa menutup mata, dengan kehadiran saudara-saudara kita dari etnis Tionghoa. Di sinilah, sebenarnya kemitraan itu harus dijalin,” tutur KH Anwar Iskandar, dalam keterangan, Rabu (19/1).

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amin Kasinan Kediri mengungkapkan hal itu, terkait kunjungan silaturahmi jajaran Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) dan Yayasan Haji Muhammad Cheng Ho Surabaya, pada pertemuan jajaran PWNU Jatim di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri pada Selasa (18/1).

Dalam pertemuan itu, hadir Ketua PITI Jatim H Haryanto, bersama jajarannya, seperti H Ali Sujarwo, Ust Haryono Ong, H Mahmud Hasan,
Alek (Ketua PITI Kediri), serta dari Yayasan Masjid Muhammad Cheng Ho diketuai H Abdullah Nurawi.

Sedang jajaran PWNU Jatim dipimpin Rais Syuriah KH M Anwar Manshur dan Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar, KH Syafruddin Syarif (Katib Syuriah) dan Prof Akh Muzakki, Grad Dip SEA, MAg, MPhil, (Sekretaris PWNU).

Kiai Anwar Iskandar, yang didaulat sebagai Wakil Rais Am PBNU 2022-2027, mengingatkan fakta-fakta dalam Tarikh Islam. “Pejuang dari zaman Nabi dan Sahabat, berdakwah hingga sampai ke China,” katanya.

Sementara, Islam ke Nusantara bukan zaman Sahabat, tapi zaman Walisongo. Tampilnya Syekh Subakir ke Jawa. Ada Syaikh Ibrahim Samarqondo alias Asmorokondi. “Kita alhamdulillah, tidak usah ke Cina tapi Cina sudah datang ke sini lebih dulu,” tutur Kiai Anwar, disambut tawa para hadirin dalam pertemuan itu.

“Di Cina, ada kebudayaan yang berusia cukup tua. Jadi, para Sabahat Nabi ke Cina semata-mata soal peradaban yag sudah cukup tua yang perlu dipelajari. Sambil ke Cina kemudian para Sahabat Nabi menyebarkan Islam,” tuturnya.

Ketika itu, Islam ala Ahlussunnah waljamaah, membawa misi Islam Rahmatan lil ‘alamin (yang santun mengayomi), yang diuntungkan umat manusia, juga negara. “Nah sekarang orang-orang Cina bisa belajar dengan NU, sehingga NU pun bisa belajar ekonomi. Belajar agama dari NU, kita bisa saling belajar, begitulah kemitraan itu,” kata Kiai Anwar Iskandar.

“Cukup disayangkan ada kelompok Islam yang justru memusuhi Cina. Yang memiliki aset ekonomi terbesar memang etnis Tionghoa, termasuk orang kaya di Kediri adalah Cina,” tuturnya.

Kiai Anwar Iskandar menegaskan, NU tempat orang-orang yang cakap dalam ilmu agama, dan Cina cakap dalam bidang ekonomi. NU punya kekuatan massa dan pendidikan agama. Sinergi dan kemitraan dalam menata perekonomian umat dan mengembangkan dakwah menjadi keniscayaan di masa mendatang.

Pada kesempatan itu, H Abdullah Nurawi, ketua Yayasan Masjid Haji Muhammad Cheng Ho, Surabaya menyatakan keinginannya untuk saling bersinergi dan bermita dengan NU dan kalangan pesantren.

“Semua ini untuk meningkatkan dakwah. Kepada para ulama dan kiai NU Jawa Timur kami mohon untuk pendampingan sebagai partner,” tuturnya, seraya menyampaikan salam H Bambang Suyanto, tokoh Muslim Tionghoa Surabaya, yang berhalangan hadir.

Lebih dalam peningkatan pendidikan dan ekonomi, disadari H Nurawi bahwa pondok pesantren berusaha untuk pengembangan ekonomi.

“Selama ini yang menjembatani kepentingan kerja sama untuk antara lain Lim Oe Yen, yang kerap menjadi koordinator kegiatan. Sayang, beliau telah wafat. Jadi, kehadiran kami saat ini berusaha untuk menjalin hubungan kembali, guna menjembatani hubungan masyarakat Tionghoa dan NU Jatim,” tuturnya. (*)

Iklan.

You Might Also Like

OPOP Jatim Hadiri Silaturahmi dan Temu NU Sedunia, Dorong Penguatan Ekonomi Warga Nahdliyin

PBNU “Roadshow” 4 Provinsi, Gaungkan Gerakan Nasional “Pesantren Ramah Anak”

Luncurkan GISNU, LAZISNU PCNU Sidoarjo Targetkan Manfaat Lebih Luas dan Merata

603 Siswa Ikuti Seleksi Beasiswa PWNU Jatim bersama 17 PTN/PTS/PTNU

PWNU Jatim Distribusikan 1.439 Paket Daging Kurban

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article NU Jatim larang Rangkap Jabatan di PBNU
Next Article Rombongan PBNU ziarah muassis pasca-Muktamar Lampung

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

OPOP Jatim Hadiri Silaturahmi dan Temu NU Sedunia, Dorong Penguatan Ekonomi Warga Nahdliyin
Nahdliyyin
PBNU “Roadshow” 4 Provinsi, Gaungkan Gerakan Nasional “Pesantren Ramah Anak”
Nahdliyyin
Luncurkan GISNU, LAZISNU PCNU Sidoarjo Targetkan Manfaat Lebih Luas dan Merata
Nahdliyyin
603 Siswa Ikuti Seleksi Beasiswa PWNU Jatim bersama 17 PTN/PTS/PTNU
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

PWNU Jatim Sembelih 7 Ekor Sapi, Termasuk Hewan Kurban Gubernur Jatim

28/05/2026
Nahdliyyin

PWNU Jatim terima Sapi Kurban dari BPJS Ketenagakerjaan, Ketum Golkar, PAN, dan Nasdem

26/05/2026
Nahdliyyin

Asosiasi RSNU Terima “Yakes Partner Award 2026” dari Telkom Indonesia

25/05/2026
Nahdliyyin

OKK PCNU Ponorogo Prioritaskan PDPKP dan Kajian Strategis Qonun Asasi

24/05/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?