By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Tanggal Istimewa, LDNU Kota Surabaya Gelar Pengajian Bertabur Doktor
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Tanggal Istimewa, LDNU Kota Surabaya Gelar Pengajian Bertabur Doktor
Nahdliyyin

Tanggal Istimewa, LDNU Kota Surabaya Gelar Pengajian Bertabur Doktor

23/02/2022 Nahdliyyin
Dr H Muh Khoirul Anwar, MAg, MEI, Dr H Nafi’ Mubarok, MAg, dan Dr KH Syukron Djazilan Badri, MAg
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kota Surabaya kembali menggelar pengajian dalam rangka sosialisasi Islam wasathiyah (Islam ramah). Kali ini pengajian dilaksanakan pada tanggal istimewa itu, Selasa (22/2/22) tadi malam di Masjid Al-Mustaqim Menanggal, Surabaya.
Pengajian dengan sub tema ‘menguatkan jam’iyah melalui peningkatan ukhuwah’ itu tidak hanya dihadiri para ketua takmir masjid dan musholla, kepala TPQ dan para tokoh masyarakat se-Kecamatan Gayungan, tapi juga dihadiri para Lurah di wilayah tersebut.

Moderator H Nur Syamsi menyebut pengajian kali ini terbilang istimewa karena ketiga narasumbernya adalah akademisi yang bergelar doktor. Mereka adalah Dr KH Syukron Djazilan Badri, MAg (Ketua LDNU Kota Surabaya, Dosen Unusa); Dr H Muh Khoirul Anwar, MAg, MEI (Wakil Ketua LDNU, dosen Unesa); dan Dr H Nafi’ Mubarok, MAg (Wakil Sekretaris LDNU, dosen UINSA).

  • Para jamaah laki-laki
  • Para jamaah ibu-ibu

Dalam kesempatan tersebut Kiai Syukron Djazilan mengingatkan kembali pentingnya kerukunan (ukhuwah nahdliyah). Tak lupa ia mengutip pesan KH Abdul Wahab Hasbullah, salah seorang kiai pendiri NU, bahwa kerukunan tak akan bisa dikalahkan oleh apapun.
“Maka semua orang NU harus rukun, tidak boleh bertengkar, karena kalau bertengkar tidak ada untungnya,” pesan Kiai Syukron.

“Sering kali orang bertengkar itu bukan karena beda pendapat, tapi karena beda pendapatan,” lanjut Kiai Syukron yang disambut tawa para jamaah.

Senada dengan Kiai Syukron tentang pentingnya ukhuwah nahdliyah, Ustadz Nafi’ mengajak para jamaah untuk memperkuat jamiyah. Jamaah dan jamiyah adalah satu kesatuan yang tidak boleh dipisah-pisahkan. Lebih penting lagi, orang NU jangan sampai berjalan sendiri, keluar dari jamaah maupun jamiyah, sebab itu akan berbahaya untuk dirinya sendiri juga.

“Enaknya ikut jamiyah para ulama itu, walau kita bukan orang baik, akan ikut tergolong sebagai orang baik, karena ikut dalam rombongan orang-orang baik. Seperti halnya orang yang membeli buah secara borongan dalam keranjang, maka tidak ada lagi seleksi satu persatu, pokoknya semua buah yang ada yang diangkut, dianggap baik semua,” jelas Ustadz Nafi’.

Pada kesempatan lain Ustadz Khoirul Anwar lebih banyak mengulas tentang teori sosial yang terjadi di tengah masyarakat. Namun pada bagian terpenting ia berpesan kepada jamaah untuk lebih berhati-hati dalam bermedia sosal. Di jaman serba digital ini orangtua juga perlu menambah perhatian lagi kepada anak-anaknya.

Kalau dulu, orangtua sudah senang dan tenang saat melihat anaknya tenang di kamar. Anak yang tenang di kamar sudah identik dengan anak baik. Tapi di jaman sekarang sudah tidak bisa begitu lagi. Bisa jadi badannya diam, tapi jari-jarinya terus aktif menekan tombol-tombol di HP, maka yang terjadi adalah banyak hal negatif sama sekali tidak diperkirakan oleh orangtua karena orangtua tidak tahu teknologi sudah berkembang sejauh itu.

“Makanya dulu Nabi berpesan ‘Ajarilah anak-anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup di zaman mereka bukan pada zamanmu. Sesungguhnya mereka diciptakan untuk zamannya, sedangkan kalian diciptakan untuk zaman kalian’,” kata Ustadz Khoirul mengutip Hadis Nabi.

Di antara mendidik anak yang sesuai dengan zamannya adalah dengan melakukan pendampingan dan memberikan nasehat-nasehat yang baik kepada mereka.

Pengajian yang dimulai pukul 20:00 tepat itupun diakhiri pukul 22:00 tepat.
“Kita ingin tertib dan tepat dalam menjaga waktu,” jelas Kiai Syukron Djazilan.

Iklan.

You Might Also Like

Sowan PCNU Kota Surabaya, PKS Siap Wujudkan Tokoh NU sebagai Nama Jalan di Surabaya

Menag Nasaruddin Umar dan KH Imam Jazuli Bertemu Jelang Muktamar ke-35

PCNU Surabaya turba ke MWCNU Mulyorejo yang rantingnya miliki Mobil Ambulans

PCNU Surabaya: Jadikan Demokrasi Ruang Mencari Solusi, Bukan Menyebar Kebencian

Sambut Dies Natalis ke-13 Unusa Luncurkan Sekolah Manajemen dan Kesehatan Berkelanjutan

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Jelang Ramadhan, Imam, Muadzin dan Marbot Masjid Nasional Al Akbar Surabaya divaksin Booster
Next Article Satu Kota masuk Level 4, Gubernur Khofifah: Terus Waspada, disiplin Protkes, percepat Vaksinasi

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

PW DMI Jawa Timur Cetak Dai Remaja hingga Disabilitas
Sospol
Resmi Diwisuda, Bupati Abdul Hamid Wahid Sandang Gelar Doktor di Tengah Kesibukan Pimpin Bondowoso
Uncategorized
MANIFESTO TAMBAKBERAS 2026
Kolom
PMII Jatim: Kasus Kekerasan Seksual Anak di Sampang Harus Diusut Tuntas
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

Pesantren Krapak Mayong Muliakan Anak Yatim di Hari Asyuro

27/06/2026
Nahdliyyin

Unusa Tembus Tiga Besar Nasional untuk SDG Kesehatan

25/06/2026
Nahdliyyin

Presiden Minta Dukungan NU Atasi Kebocoran 346 Miliar Dolar AS ke Luar Negeri

24/06/2026
Nahdliyyin

Kritik Kapitalisme Global, ISNU Ingatkan Pentingnya Kemandirian Ekonomi Internasional

21/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?