By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Dubes AS dan Jepang kunjungi PBNU
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Dubes AS dan Jepang kunjungi PBNU
Nahdliyyin

Dubes AS dan Jepang kunjungi PBNU

03/03/2022 Nahdliyyin
Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia Sung Y Kim saat berkunjung ke Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta Pusat, Senin (1/3/2022). (*/NUO)
SHARE

Jakarta (Radar96.com/NUO) – Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia Sung Y Kim berkunjung ke Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta Pusat, Senin (1/3/2022). Pada waktu yang sama (1/3/22), Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji juga berkunjung ke kantor PBNU. Keduanya disambut langsung Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).

Dalam lawatannya, Dubes AS Sung Y Kim menyampaikan maksudnya kepada Ketum PBNU terkait kerja sama antara kedua belah pihak, terutama mengenai pencarian solusi dari isu-isu internasional yang sedang terjadi saat ini.

“Siang ini kita mendapat kunjungan dari yang mulia Duta Besar Amerika Sung Y Kim mendiskusikan banyak hal terkait isu internasional dan kerja sama NU dengan berbagai lembaga di Amerika Serikat karena kita semua punya keyakinan yang sama terkait dinamika internasional yang berkembang dewasa ini,” kata Gus Yahya.

Setelah pertemuan di Lantai 2 Gedung PBNU, Dubes Kim menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan Gus Yahya. Ia juga memberikan apresiasi kepada Gus Yahya atas terpilihnya sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmah 2022-2027.

“Saya merasa terhormat dengan sambutan atas kedatangan kami siang ini dan mengucapkan selamat kepada KH Yahya yang telah terpilih sebagai Ketua Umum PBNU. Saya berterima kasih kepada KH Yahya yang telah bekerjasama dengan Amerika Serikat untuk mempromosikan Islam moderat dan toleran,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Gus Yahya menegaskan bahwa NU akan terus berkontribusi untuk mencari solusi dari masalah-masalah internasional yang ada. Ia juga mengakui bahwa Amerika Serikat memiliki kekuatan dan peran penting dalam persoalan ini.

“NU ingin menyumbangkan upaya-upaya untuk mencari jalan keluar terhadap masalah-masalah internasional yang ada, dan Amerika Serikat merupakan aktor internasional yang paling utama dalam hal ini. Tidak ada masalah dunia saat ini yang bisa diselesaikan tanpa keterlibatan Amerika. NU jelas sangat berkepentingan untuk bisa membuat hubungan dan bekerjasama dengan Amerika,” sambung Gus Yahya.

Dubes Jepang

Pada waktu yang sama (1/3/22), Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji juga berkunjung ke kantor PBNU dan menyampaikan bahwa Indonesia perlu tampil dalam mempromosikan moderasi mengingat dunia saat ini yang diliputi radikalisme.

Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji saat berkunjung ke Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta Pusat, Senin (1/3/2022). (*/NUO)

“Indonesia perlu mempromosikan moderasi karena Indonesia merupakan negara dengan muslim terbanyak dan negara dengan demokrasi terbesar dunia,” ujarnya.

Apalagi NU, katanya, memberikan sentuhan kestabilan bagi masyarakat Indonesia. Kenji juga mendorong Indonesia sebagai Presiden G-20 untuk dapat mengambil perannya pada konflik yang terjadi di dunia, khususnya perseteruan Rusia dan Ukraina.

Menanggapi hal itu, Gus Yahya mengatakan bahwa memang NU saat ini memiliki fokus agenda pada isu-isu internasional, khususnya yang menyangkut Islam. Ia juga menegaskan bahwa saat ini NU terus bergerak maju dalam wilayah itu guna memberikan solusi bagi perdamaian dan peradaban dunia. “NU bertekad bergerak untuk berkontribusi memberikan solusi bagi dunia internasional,” ujarnya.

Menanggapi isu Rusia dan Ukraina, Gus Yahya juga sudah memberikan masukan kepada menteri terkait. Ia juga berharap agar kedua belah pihak menghentikan cara-cara kekerasan. Gus Yahya juga mengatakan bahwa Jepang memiliki posisi strategis, khususnya di wilayah Pasifik.

“Saya percaya Jepang punya posisi spesial khususnya di wilayah Pasifik mengingat Jepang itu aktor. Tatanan baru dunia perlu didasarkan pada kemerdekaan dan keadilan sosial. Tanpa ini, kita kembali ke hutan belantara kompetisi siapa paling kuat,” ujarnya.

Pada pertemuan itu, Dubes Jepang bercerita bahwa pihaknya pernah mengunjungi sejumlah pesantren di Indonesia, khususnya di Jombang, tepatnya di Pondok Pesantren Tebuireng. Ia juga ingin kembali mendatangkan sejumlah guru dari pesantren untuk mengenalkan Islam moderat bagi masyarakat Muslim yang ada di Jepang. (*/NUO)

Sumber:
*) https://www.nu.or.id/nasional/dubes-amerika-serikat-kunjungi-pbnu-bahas-kerja-sama-internasional-YK0Yj
*) https://www.nu.or.id/nasional/kunjungi-pbnu-dubes-jepang-harap-indonesia-tampil-promosikan-moderasi-bZzJZ

Iklan.

You Might Also Like

Sambut Dies Natalis ke-13 Unusa Luncurkan Sekolah Manajemen dan Kesehatan Berkelanjutan

Pesantren Krapak Mayong Muliakan Anak Yatim di Hari Asyuro

Unusa Tembus Tiga Besar Nasional untuk SDG Kesehatan

Presiden Minta Dukungan NU Atasi Kebocoran 346 Miliar Dolar AS ke Luar Negeri

Kritik Kapitalisme Global, ISNU Ingatkan Pentingnya Kemandirian Ekonomi Internasional

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article HPN se-Jatim sepakati kolaborasi bisnis sesama nahdliyyin
Next Article Ainun Najib siap bantu Pemerintah dan PBNU dari Singapura

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

“Liga Kampung Bung Karno” Disiapkan PDIP Bondowoso Jadi Kawah Candradimuka Pesepak Bola Muda
Sospol
Sambut Dies Natalis ke-13 Unusa Luncurkan Sekolah Manajemen dan Kesehatan Berkelanjutan
Nahdliyyin
Pesantren Krapak Mayong Muliakan Anak Yatim di Hari Asyuro
Nahdliyyin
MENGURUS NU: ANTARA KHIDMAH DAN LIVELIHOOD
Uncategorized

You Might also Like

Nahdliyyin

PBNU Segera Tetapkan Tuan Rumah Muktamar ke-35 dalam Munas-Konbes

21/06/2026
Nahdliyyin

Semarakkan Munas-Konbes NU, ISNU Jawa Timur Gelar Halaqoh Nasional di UIT

19/06/2026
Nahdliyyin

NBI Usulkan Duet Kiai Alim dan Intelektual Muda Pimpin PBNU 2026-2031 

18/06/2026
Nahdliyyin

PWNU Jatim Siap Sukseskan Munas-Konbes NU di Ploso, Kediri

16/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?