By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Simposium Peradaban NU: Madura sebagai Titik Awal Gerakan.
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Simposium Peradaban NU: Madura sebagai Titik Awal Gerakan.
Nahdliyyin

Simposium Peradaban NU: Madura sebagai Titik Awal Gerakan.

04/03/2022 Nahdliyyin
Prof. Dr. KH. Abdul A'la
SHARE

Sumenep (Radar96.com) – Merayakan Harlah ke-99 NU menyongsong usia satu abad, PWNU Jawa Timur bersama PCNU Sumenep menggelar Simposium Peradaban NU yang akan dilaksanakan pada Sabtu (05/03/22) besok pagi di Keraton Sumenep, yang kini ditempati Pendopo Bupati Semenep. Akan hadir sebagai pembicara utama, Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf dengan materi “NU di Tengah Peradaban Global Multi Polar”.

Menurut Ketua PBNU yang juga Ketua Panitia Harlah ke-99 NU, Prof Abdul A’la, pemilihan Madura sebagai lokasi simposium sekaligus dimaksudkan sebagai titik berangkat misi membangun peradaban mengingat Madura adalah situs inspirasi kelahiran NU melalui tongkat Syaikhona Kholil. Madura juga kuat dalam sejarah masa lalu, kekayaan budaya dan nilai-nilai peradaban. Dengan ditempatkan di Sumenep ibokota Kerajaan Mataram Islam di masa lalu, diharapkan dapat memberikan spirit dan berkah tersendiri bagi kesuksesan misi NU membangun peradaban.

Selain Ketua Umum PBNU, KHR Ahmad Azaim Ibrohimy Pengasuh PP Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo dijadwalkan menyampaikan pandangannya tentang membangun peradaban dunia dengan nilai-nilai kepesantrenan. Sementara Si Celurit Emas Penyair/Budayawan Madura, KH D Zawawi Imron akan mengupas kebudayaan NU di tengah arus industri budaya populer.

Yang menarik, Ketua ISNU Jatim Prof Dr M Mas’ud Said yang juga Direktur Pascasarjana Unisma Malang dan Komisaris Bank Jatim diminta berbicara tentang bagaimana merancang teknokrasi kemandirian ekonomi NU.

Seperti diketahui, dalam sebuah acara di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Ketua Umum PBNU pernah melansir alasan mengangkat Ketua Umum Muslimat NU yang juga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai Ketua Perempuan Pertama di PBNU.

Menurut Gus Yahya, keputusan itu bukan semata Khofifah perempuan, tetapi lebih karena pengalaman dan kepakarannya mengelola teknokrasi pembangunan selama ini, dan PBNU membutuhkan kompetensi teknokrasi dalam pengelolaan program, khususnya ekonomi. (*)

Iklan.

You Might Also Like

IPNU Jatim Targetkan Kader Kuasai Sektor Strategis

Katib PBNU: Rais Aam dan Ketum PBNU Sepakat Muktamar ke-35 pada Awal Agustus 2026

Cetak 35 Juru Sembelih Halal Halal, ISNU Jatim Perkuat Sektor Hulu Industri Halal

Waketum PP ISNU Prof Mas’ud Said Lantik 95 Pengurus Baru ISNU Blitar

Siap Diajak Diskusi, ISNU Jatim: Penutupan Prodi Kependidikan Tidak Boleh Tergesa-gesa

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Khofifah-Puan Maharani berbonceng motor keliling Pulau Oksigen Gili Iyang Sumenep
Next Article Pemprov Jatim gelontorkan 3.500 ton atasi kelangkaan Minyak Goreng

Advertisement



Berita Terbaru

IPNU Jatim Targetkan Kader Kuasai Sektor Strategis
Nahdliyyin
Serukan Tritura Nelayan, Gus Lilur Desak Prabowo Bentuk Satgas Berantas Penyelundupan BBL
Ekraf
Biaya Umroh 2026 Naik Akibat Dampak Global, Chatour Travel Beri Solusi Transparan dan Garansi Refund 100%
Ekraf
Kajian Senja Al Yasmin, KH Muzakky AlHafidz : Haji simbolkan manusia itu sama dan fakir
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

Pasangan KH Mahmud Markatam dan H Fathul Ibad Kembali Pimpin MWCNU Sukodono, Siap Optimalkan Lembaga dan Khidmat Nahdliyin

27/04/2026
Nahdliyyin

Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya jadi tempat uji kompetensi bagi tour leader internasional

25/04/2026
Nahdliyyin

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng PWNU Jatim untuk Perlindungan Pekerja Informal

25/04/2026
KolomNahdliyyin

KH Mutawakkil Mengundurkan Diri Dari MUI Jatim

24/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?