Mojokerto, Radar96.com.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Emha Ainun Najib (Mbah Nun) berdoa pada malam Milad ke-7 Pondok Pesantren Segoro Agung, di sekitar area makam Syaikh Jumadil Kubro, Kabupaten Mojokerto, Jumat (15/04/22).
Acara milad dikemas dalam kegiatan Sinau Bareng Mbah Nun dan juga sosialisasi program bangga kencana dalam upaya mencegah penderita stunting, oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Acara yang diikuti ribuan jamaah tersebut, juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua P Simanjuntak; Bupati Mojokerto, Ikfina Rahmawati; Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo; Kepala Dinas Kominfo Jatim, Hudiyono; dan sejumlah pejabat pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Dalam kesempatan itu, gubernur mendoakan jamaah diberi kesehatan dan bertambah rejeki serta mendapatkan malam lailatul qadar, khususnya menjelang malam 15 Ramadlan atau malam Nuzulul Quran.
“Sudah mendekati malam Nuzulul Quran, mudah-mudahan ketemu lailatul qadar,” kata gubernur.
Khofifah juga mendoakan Mbah Nun diberi kesehatan dan dipanjangkan umurnya oleh Allah SWT. “Umat segini banyaknya berharap beliau terus memberikan pencerahan,” harapnya.
Gubernur mengungkapkan, majelis yang dihadirinya itu banyak memberikan keberkahan untuk masyarakat. “Saat saya lewat, di sepanjang jalan banyak orang berjualan. Itu artinya kehadiran majelis ini memberikan keberkahan bagi masyarakat. Ada orang hidup menjadi sumber masalah (trouble maker), tapi kehadiran Mbah Nun memberikan keberkahan, kebahagiaan dan keceriaan untuk kita,” pungkasnya.



