Jakarta (Radar96.com/NUO) – Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Jakarta pada Sabtu (12/6/2022), yang dihadiri oleh 25 Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) dari seluruh Indonesia.
Rapimnas 2022 IPNU yangi dibuka oleh Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Nur Hidayat ini menghasilkan tiga keputusan penting yang disepakati oleh seluruh peserta, yakni:
- peremajaan usia pengurus IPNU di setiap jenjang pimpinan yang akan dibahas dalam Kongres XX mendatang.
- adanya perubahan lokasi dan waktu pelaksanaan Kongres IPNU yang sedianya akan dilaksanakan pada bulan Juni di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Atas dasar berbagai pertimbangan, Kongres XX IPNU dipindah pada bulan Agustus di DKI Jakarta.
Sebelum Kongres, akan dilaksanakan kegiatan Pra-Kongres untuk membahas kematangan materi yang akan dibahas dalam forum tertinggi organisasi IPNU itu. - mengusulkan perubahan Permendiknas Nomor 39 Tahun 2008. Forum Rapimnas mengusulkan agar organisasi masyarakat dapat masuk pada peraturan tersebut agar IPNU dapat turut hadir berkontribusi memberikan pembinaan kepada siswa.
Ketua Umum PP IPNU Aswandi Jailani menyampaikan bahwa keputusan dari Rapimnas ini akan segera disosialisasikan kepada seluruh cabang dan wilayah di seluruh Indonesia. Hal ini mengingat pelaksanaan Kongres IPNU XX semakin dekat.
“Hasil ini segera kita sosialisasikan kepada kader-kader IPNU di seluruh pimpinan,” ujar kader IPNU asal Jambi itu.
Sebelumnya, dalam forum pembukaan, Aswandi Jailani menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari amanat organisasi yang harus ditunaikan. Sebab, ada beberapa keputusan penting yang harus disepakati oleh seluruh jajaran pimpinan menjelang pelaksanaan kongres IPNU.
Dalam arahannya, Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Nur Hidayat menyampaikan bahwa IPNU harus kembali fokus menggarap kaderisasi di tingkat bawah, yakni di sekolah, khususnya sekolah negeri.
Ia juga mengingatkan pimpinan IPNU dari seluruh wilayah di Indonesia akan hadirnya bonus demografi. Hal ini harus direspons dengan baik sehingga ketika hadir, hal tersebut dapat menjadi berkah dan manfaat bagi bangsa.
“Bonus demografi harus bisa dimanfaatkan dengan baik dengan cara mulai dari saat ini. IPNU-IPPNU harus kembali fokus pada segmentasi dunia pendidikan yaitu pelajar,” katanya.
Rapimnas IPPNU
Kegiatan Rapimnas IPNU ini juga berbarengan dengan Rapimnas Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU).
Ketua Umum IPPNU, Nurul Hidayatul Ummah, menyampaikan Rapimnas menjadi momentum untuk bersilaturahmi antar-Pengurus Wilayah di seluruh Indonesia. Rapimnas bahkan terasa spesial karena digelar bersamaan dengan IPNU.
“Tidak hanya itu, RAPIMNAS ini dirumuskan dalam waktu yang singkat, namun mampu menghadirkan seluruh wilayah provinsi dalam rapat ini,” tutur Nurul, Sabtu (11/6/2022).
Rapimnas IPPNU dan IPNU membahas poin-poin penting terkait IPPNU dan IPNU dalam menghadapi hajat besar IPPNU dan IPNU yaitu Kongres. “Selain itu juga IPNU dan IPPNU memiliki tantangan dalam menghadapi bonus demografi,” papar Nurul.
Nurul mengungkapkan, keputusan kongres akan dilaksanakan pada tanggal 4-7 Agustus 2022 di Jakarta. Keputusan ini merupakan keputusan akhir. Ditambah itu juga bonus demografi yang akan dinikmati Indonesia beberapa tahun mendatang menjadikan sebuah tantangan untuk IPPNU dan IPNU agar dapat memberikan transformasi yang positif dan akselarasi.
“Jargon massif kaderisasi harus terus menerus dijalankan agar tidak tergerus oleh zaman,” imbuhnya.
Rapimnas yang diagendakan dilanjutkan dengan forum diskusi IPPNU dan IPNU beserta anggota mereka di seluruh wilayah Indonesia. (*/NUO)
Sumber:
*) https://www.nu.or.id/nasional/tiga-hasil-rapimnas-ipnu-mulai-peremajaan-hingga-perubahan-jadwal-dan-tempat-kongres-xx-lXkyH
*) https://www.nu.or.id/nasional/ipnu-ippnu-rapimnas-bersama-diingatkan-tantangan-bonus-demografi-yrGHD

