Gresik (Radar96.com) – Pengurus Cabang Lembaga Amil Zakat Infaq Shodaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Gresik berhasil menghimpun ribuan sapi dan ribuan kambing qurban senilai Rp79,3 miliar.
Ketua LAZISNU Gresik Dr Sulanam menjelaskan tepat 12 Juli 2022 (H+2) malam, Lazisnu setempat berhasil mengumpulkan data Qurban yang dilakukan oleh warga NU se-Cabang Gresik, sebagai wujud menjalankan amanah PCNU Gresik melalui Surat Edaran PCNU Gresik No. 156/PC/A.II/L-09/VI/2022.
Data tersebut dikumpulkan secara berantai melalui struktur NU CARE-LAZISNU, mulai tingkat desa (PRNU), naik ke tingkat kecamatan (MWCNU), dan terkumpul di tingkat Cabang/kabupaten, dengan jumlah Sapi mencapai 2.516 ekor dan jumlah Kambing hingga 8.829 ekor, yang berarti setara Rp79.323.000.000.

(*/pna)
Capaian itu bersumber dari PeQurban sebanyak 26.441 jiwa dan jumlah penerima manfaat mencapai 275.120 orang.
Atas keberhasilan ini, NU CARE-LAZISNU Gresik mengucapkan terima kasih kepada seluruh level struktur NU CARE-LAZISNU tingkat desa dan tingkat kecamatan se-Cabang Gresik dan kepada seluruh peQurban Nahdliyin se-Cabang Gresik.
Lazisnu Mojokerto
Sementara itu, Pengurus Cabang LAZISNU Kabupaten Mojokerto menyantuni yatim dan dhuafa pada hari Senin (11/7/2022) di kantor MWC NU Jetis Mojokerto.
Acara santunan dihadiri oleh Ketua PC Lazisnu Kabupaten Mojokerto, Ketua Lazisnu MWCNU di 6 Kecamatan yaitu Jetis, Gedeg, Kemlagi, Dawar Blandong, Sooko dan Trowulan dan pengurus MWC NU Jetis.
Gus Rofi’uddin S.Ag selaku ketua PC Lazisnu menyampaikan terima kasih kepada semua yang hadir atas kerelaan waktu yang menyempatkan hadir, khususnya kepada pengurus MWC NU Jetis, yang telah menyediakan tempat untuk acara saat ini.
Gus Rofiuddin juga menyampaikan bahwa acara santunan kali ini dalam rangka memeriahkan hari raya Idul Adha. Santunan dilakukan di tiga zona sekabupaten Mojokerto dengan menyantuni 10 yatim piatu dhuafa dari masing masing kecamatan se-kabupaten Mojokerto jadi total ada sekitar 180.
Di akhirnya, Gus Rofiuddin menyampaikan permohonan maaf, untuk santunan di hari raya Idul Adha tahun ini tidak ada pembagian daging karena waktu persiapan yang begitu singkat tapi diganti dengan sate daging yang sudah siap untuk dinikmati serta ada tambahan uang saku.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan santunan yang diiringi dengan lantunan sholawat Tibbil Qulub secara bersama sama dan di tutup dengan doa. (*/pna)

