By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Pemerintah Didesak Dorong Industrialisasi Sawit Rakyat
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Inforial > Pemerintah Didesak Dorong Industrialisasi Sawit Rakyat
Inforial

Pemerintah Didesak Dorong Industrialisasi Sawit Rakyat

20/07/2022 Inforial
Dr. Rachmat Pambudi
SHARE

Jakarta. Radar96.com.
Selain menjadi solusi bagi krisis pangan dan energi, minyak sawit juga bisa mensejahterakan petani sawit. Hal itu disampaikan oleh Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen Rachmat Pambudy.

Ia mengatakan ada tiga langkah yang bisa dibuat pemerintah untuk memastikan petani sawit sejahtera. “Membantu legalisasi terhadap tanah, membantu hilirisasi, industrialisasi, dan membantu perdagangan,” kata Rachmat pada Rabu (20/07/22) hari ini.

Hal itu disampaikan Rahmat menanggapi pernyataan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bahwa negara-negara produsen sawit perlu memanfaatkan momentum permintaan minyak sawit dunia yang meningkat, sekaligus terus mendorong pengakuan terhadap daya saing sawit keberlanjutan secara global.

“Upaya promosi dan realisasi komitmen keberlanjutan kelapa sawit perlu ditingkatkan, termasuk melalui dialog konstruktif dengan konsumen dan produsen minyak nabati lainnya, serta peningkatan kapasitas dan investasi petani skala kecil,” kata Airlangga.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar itu juga menyebut pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi krisis pangan dan energi yang sedang melanda dunia saat ini. Sementara itu, minyak sawit yang juga merupakan edible oil atau vegetable oil dinilai berpotensi menjadi solusi penting yang harus dipertimbangkan bagi kedua krisis tersebut.

”Minyak sawit memiliki peran strategis sebagai bagian dari solusi untuk mengatasi krisis pangan dan energi global saat ini,” tambah Airlangga.

Untuk itulah, Rahmat mendorong Airlangga untuk industrialisasi sawit dari kebun rakyat. “Untuk mendapatkan value added kan dengan industrialisasi, jika bisa mendorong industrialisasi, atau yang disebut Pak Presiden Jokowi, hilirisasi di kelapa sawit untuk petani, maka nilai tambah bisa didapatkan langsung oleh petani,“ tambah Rachmat.

Lewat kementerian Perdagangan, pemerintah juga bisa membantu untuk menyalurkan CPO hasil sawit rakyat. Pembelian langsung dari petani maupun asosiasi, untuk kemudian diperdagangkan ke pembeli internasional yang sudah menunggu.

Dari sisi lingkungan hidup, sawit rakyat sesuai dengan prinsip keberlanjutan. “Dari sisi SDG, sawit rakyat sangat bisa membantu mengentaskan kemiskinan dan sawit rakyat sangat sesuai dengan kaidah lingkungan, dia tidak membakar hutan, dia selalu menjaga sawit dengan baik,“ tandas Rachmat.

Manfaatkan Momentum

Sementara itu, Direktur Riset CORE (Center of Reform on Economics) Indonesia Piter Abdullah Redjalam mengungkapkan peningkatan permintaan sawit dunia perlu dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Indonesia sebagai produsen sawit terbesar di dunia.

Menurutnya, Indonesia sebenarnya tidak perlu terlalu risau ketika harga minyak goreng naik akibat kenaikan harga crude palm oil (CPO) di pasar internasional.

“Kalau harga dan permintaan sawit meningkat itu jelas menguntungkan Indonesia sebagai negara produsen terbesar dunia. Itu makanya saya sebutkan lucu, Indonesia sebagai negara produsen sawit terbesar dunia justru kelabakan ketika harga minyak goreng naik akibat kenaikan harga CPO,” ujarnya.

Piter juga menegaskan sawit sebagai salah satu sumber energi terbarukan adalah peluang besar bagi Indonesia untuk peningkatan ekonomi. Sebagai produsen sawit terbesar, Indonesia sangat diuntungkan oleh kenaikan harga sawit.

“Sawit adalah salah satu masa depan energi terbarukan. Harga sawit naik kita diuntungkan,” tegasnya.

Ia menegaskan kenaikan harga minyak goreng tidak perlu ditanggapi negatif. Menurutnya, kenaikan harga minyak goreng akibat kenaikan harga CPO justru punya banyak manfaat bagi perekonomian Indonesia, utamanya bagi para petani sawit di daerah sentra sawit.

“Kenaikan harga minyak goreng seharusnya tidak ditanggapi negatif karena di balik itu kita mendapatkan keuntungan besar dari sawit,” tegasnya.

Menurutnya, mahalnya harga minyak goreng di dalam negeri yang dinilai memberatkan masyarakat kecil masih bisa dicarikan solusi. Namun, jangan sampai solusi tersebut justru mematikan industri sawit dan merugikan Indonesia sebagai produsen sawit.

“Harga minyak goreng mahal yang membebani masyarakat miskin bisa dicarikan jalan keluarnya antara lain dengan bantuan-bantuan langsung. Tapi jangan matikan industri sawitnya, misal dengan larangan ekspor,” tandasnya.

Meski demikian, menurut Piter, sawit belum bisa menggantikan posisi gandum ataupun kedelai sebagai sumber pangan dunia yang saat ini tengah didera ancaman krisis.

“Menurut saya terlalu jauh mengatakan sawit sebagai solusi krisis pangan saat ini. Sawit bukan pangan utama. Sawit tidak bisa mengatasi kelangkaan gandum atau juga kedelai,” pungkasnya.(*)

Iklan.

You Might Also Like

Debat Capres Tanpa Dibarengi Strategi Komunikasi Berbasis Pemilih Akan Sia-sia

LBH Sebut Demokrasi Telah Dikooptasi

Perkuat Keamanan IT KPU, Waspadai Sabotase Rekapitulasi Suara

Integritas Gelaran Pemilu Dipertaruhkan

Jangan Salah Pilih, Agar Reformasi Tidak Kembali ke Titik Nol

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Presiden Timor Leste calonkan NU untuk Nobel Perdamaian Dunia 2022 dan Unesco
Next Article Gubernur Khofifah selamatkan Tiga Aset Pemprov Jatim senilai Rp1,068 T

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

41 Mahasiswa Prodi Sejarah UIN KHAS Jember Kunjungi PWNU Jatim
Nahdliyyin
7 Mahasiswa Unusa Lulus di Taiwan, Rektor Sampaikan Sambutan Wisuda
Uncategorized
Komisi PDUF MUI Jatim Siapkan Ekosistem Filantropi Modern
Sospol
Masjid Al-Akbar Surabaya panen ratusan melon pada 1 Muharram 1448 H
Sospol

You Might also Like

Inforial

Capres Pro Desa akan Jadi Identitas Politik Ganjar

29/11/2023
Inforial

Kecurangan Masif, Kemunduran Demokrasi tidak Terhindarkan

29/11/2023
Inforial

Pemberdayaan Guru Ngaji Harus Diadopsi Jadi Kebijakan Nasional

28/11/2023
Inforial

Komitmen Ganjar Membangun Desa Tidak Perlu Diragukan

28/11/2023
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?