By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Pesilat Ponorogo Aji Bangkit raih Emas di Kejuaraan Pencak Silat Dunia ke-19
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Pesilat Ponorogo Aji Bangkit raih Emas di Kejuaraan Pencak Silat Dunia ke-19
Sospol

Pesilat Ponorogo Aji Bangkit raih Emas di Kejuaraan Pencak Silat Dunia ke-19

02/08/2022 Sospol
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra terbaik Jawa Timur melalui Kejuaraan Pencak Silat Dunia ke-19 di Melaka International Trade Centre, Malaysia pada 25–31 Juli 2022. Dialah Aji Bangkit Pamungkas, atlet pencak silat asal Kabupaten Ponorogo yang telah mengharumkan nama Indonesia dengan membawa pulang medali emas.

“Selamat atas prestasi yang diraih Aji Bangkit di level internasional. Jangan cepat berpuas diri, asah kemampuan mu agar terus menorehkan prestasi, menjadi kebanggaan orangtua dan Bangsa Indonesia,” kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa, (2/8/2022), mengapresiasi.

Bangkit, sapaan akrabnya berhasil meraih emas di kelas bebas 2, dengan berat minimal 110 kilogram. Pada laga pamungkasnya, atlet 23 tahun tersebut meraih juara setelah berhasil menumbangkan atlet asal Thailand, Adthapong Saengtep.

Disampaikan Khofifah, keberhasilan Bangkit hingga meraih juara bukanlah sesuatu yang ditempuh mudah. Usahanya penuh dengan keringat dan jerih payah, karena itu Gubernur Khofifah mengapresiasi perjuangan Bangkit serta kedua orang tuanya sebagai prestasi yang layak diacungi jempol.

Dukungan orangtua dalam mewujudkan cita-cita anaknya begitu kuat meski berada di tengah himpitan ekonomi. Ayah Bangkit sehari-hari berjualan air galon dan ibunya mantan TKW di Taiwan.

“Sang ibu menjadi TKW di Taiwan tahun 2000 untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga karena saat itu sang ayah mendadak sakit parah. Pada tahun 2016, sang ibu kembali ke tanah air dan tidak merantau lagi,” tuturnya.

Belajar dari kegigihan Bangkit dan kedua orang tuanya, Khofifah kembali memberikan apresiasi kepada keluarga Bangkit. Meski ekonomi pas-pasan mereka tetap berjuang dan tidak cepat putus asa.

“Dari keluarga Bangkit, kita bisa belajar bagaimana untuk meraih prestasi dibutuhkan perjuangan dan kerja keras,” tegas mantan Menteri Sosial RI tersebut.

Kini, lanjut Khofifah, usaha dan jerih payah Bangkit terbayar lunas. Setelah meraih emas di Asian Games 2018, Bangkit menjadi PNS di Kemenpora RI. Keberhasilan ini berlanjut ketika Bangkit berhasil menorehkan emas kejuaraan pencak silat di Malaysia. Hasilnya, ia mendapat rumah dari pencak silat.

Tentu, prestasi ini tidak hanya membanggakan Bangsa Indonesia, akan tetapi dan jauh lebih penting telah mengangkat derajat kedua orang tua serta keluarganya.
“Luar biasa usaha dan perjuangan keluarga mereka. Sekali lagi saya ucapkan selamat untuk Bangkit, orang tua serta keluarganya,” ucapnya.

Mulanya, Bangkit Tidak Minat dengan Pencak Silat

Menjadi atlet pencak silat bukanlah pilihan pertama Bangkit. Bahkan dia tidak begitu minat di cabang olahraga (cabor) pencak silat. Semasa SD, ia justru berminat di cabang olahraga futsal, kemudian tertarik cabor basket saat SMP. Meski begitu, sang ayah tetap mengajak Bangkit melihat kedua kakaknya bertanding pencak silat.

Seiring waktu, minat Bangkit mulai tumbuh ke pencak silat dan mulai berlatih hingga berkesempatan mengikuti berbagai kejuaraan dari tingkat kabupaten hingga internasional. Pada 2016, pertandingan pertamanya di luar negeri adalah di Sea Games.

Meski keberuntungan belum berpihak saat itu, Bangkit tak menyerah. Sampai beberapa bulan kemudian ia kembali mengikuti ajang internasional di Asian Championship di Chengju, Korea Selatan dan meraih juara I. Kemudian pada 2018, dia menjadi penyumbang emas pada Asian Games.

Untuk menjadi juara dunia perjuangan Bangkit sangat berat. Saat itu, berat badannya sekitar 107 kilogram. Maka dia harus menurunkan kurang lebih 17 kilogram untuk bisa bertanding di kelas 90 kilogram.

Tetapi, saat di Malaysia kelas yang dibidiknya sudah penuh dan yang tersisa hanya kelas bebas 2 dengan syarat bobot mininmal 110 kilogram.

Sementara sang ayah, Agus Widodo (56) mengaku, bangga dengan prestasi yang diraih anaknya. Hal itu ditunjukkan melalui foto Bangkit berjejer dengan puluhan piagam hingga piala juga dipajang di dalam rumahnya.

“Setiap pertandingan Bangkit selalu meminta restu kepada orang tuanya. Kini dia merasakan hasilnya,” ucap Agus. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

PDUF dan LPP MUI Jatim Matangkan Kolaborasi Pengembangan Dana Abadi Pesantren

PDUF dan LPEU MUI Jatim Jajaki Kolaborasi Program Pemberdayaan Ekonomi Umat

Keunikan MPLS Al Azhaar Kedungwaru

Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember dan Kelurahan Curahdami – Bondowoso Bersinergi Wujudkan Data Wilayah yang Akurat

Penanganan Perkara Febrie Adriansyah jadi Ujian Konsistensi Sistem Peradilan Pidana Terpadu

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur Khofifah bagikan 77 Ribu Bendera Merah Putih Gratis
Next Article Terbuka Bagi KIB Menambah Koalisi, Meski Peluangnya Kecil

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

PDUF dan LPP MUI Jatim Matangkan Kolaborasi Pengembangan Dana Abadi Pesantren
Sospol
PDUF dan LPEU MUI Jatim Jajaki Kolaborasi Program Pemberdayaan Ekonomi Umat
Sospol
Keunikan MPLS Al Azhaar Kedungwaru
Sospol
Dari Meme ke Krisis Kepecayaan Publik
Kolom

You Might also Like

Sospol

38 Masjid di Jatim Lolos Seleksi “Masjid Award 2026” DMI-Demasindo

12/07/2026
Sospol

Dokter Dayat: KOHKARSSI Jawa Timur Siap Perkuat Advokasi Hukum Kesehatan

11/07/2026
Sospol

50 Pengurus DMI se-Jatim Ikuti Pelatihan dan Praktek Tanggap Bencana di BPBD

11/07/2026
Sospol

PW DMI Jawa Timur Cetak Dai Remaja hingga Disabilitas

10/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?