Lamongan (Radar96.com) – Pengajian Umum dan Pembacaan Manaqib diadakan Pemerintah Desa Sumberdadi, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, di kawasan Petilasan Jokodolog, Dusun Gurit, Desa Sumberdadi, Kamis (11/08/2022), yang mengakhiri peringatan Tahun Baru Hijriyah 1444 H.
Sebagai puncak acara dari kegiatan tersebut, dua puluh personel Banser NU Satkorkel Sumberdadi dilibatkan dalam pengamanan kegiatan yang dihadiri oleh Forkompimcam Kecamatan Mantup, kepala desa se-Kecamatan Mantup, pengurus Ranting NU dan Banom NU, tokoh agama dan masyarakat, serta ratusan jamaah dari berbagai daerah.
Gus Sa’dulloh Syarofi dari Mojokerto yang memberikan tausiyah dalam pengajian umum tersebut menyampaikan keutamaan orang yang hadir dalam majelis ilmu maka pahalanya adalah akan dicatat sebagai ahli shodaqoh; mendapatkan pahala seperti orang yang selalu mengamalkan ilmunya; perjalanan berangkat dan pulang dari majelis ilmu diganjar seperti derajat orang yang sholihin; dan mendapatkan ketenangan hati serta dilimpahi rahmat dan karunia oleh Allah SWT.
Sementara itu, Kepada Desa Sumberdadi Sugiono, dalam sambutannya mengatakan, tujuan peringatan tahun baru Hijriyah ini diselenggarakan oleh Pemdes Sumberdadi, agar semua masyarakat dapat memaknai datangnya tahun baru hijriyah ini dengan ibadah dan perilaku yang lebih baik dalam bermasyarakat di hari-hari berikutnya.
“Kita laksanakan di kawasan ini (petilasan Jokodolog) karena tempat ini memiliki sejarah dalam penyebaran agama Islam di wilayah Lamongan selatan pada masa kasunanan Giri Kedhaton, sehingga akan semakin menguatkan diri dengan benteng iman dan taqwa kita kepada Allah SWT,” tutupnya.
Sementara itu, ketua panitia M. Syaiful Alam menjelaskan, rangkaian kegiatan peringatan tahun baru hijriyah yang digelar oleh Pemdes (Pemerintah Desa) Sumberdadi tersebut dilaksanakan selama dua hari, diawali dengan Lailatul Hadrah oleh ISHARI NU Ranting Sumberdadi bersama dengan ISHARI NU Ancab Dawarblandong, Rabu (10/08/2022) malam.
Selanjutnya, Kamis pagi (11/08) mengadakan Pawai Ta’aruf dengan peserta santri TPQ/Madin dan siswa dari lembaga pendidikan yang berada di Desa Sumberdadi yaitu RA dan MI Ittihadil Ikhwan, TK Nusa Indah, SDN Sumberdadi serta diiringi oleh group Drumband Kusuma Nada SDN Sumberdadi.
“Sebagai puncak acara malam ini kami gelar pengajian umum dan pembacaan manaqib dari Syaikh Syafi’i Syarief Hidayatullah (Syaikh Sabil Gurit) di kawasan Petilasan Jokodolog Dusun Gurit,” tutupnya.
Acara diakhiri dengan pengasuh Yayasan Nawa Nata Arya, Saiful Arif, yang membacakan Manaqib Syaikh Syafi’i Syarief Hidayatullah (Syaikh Sabil Gurit). Sebelum kedatangan Syaikh Sabil Gurit, kawasan petilasan Jokodolog ini merupakan sentra pamujan yang terdapat pasetran mahaksobyah yang kemudian ditutup olehnya.
“Menurut silsilah di Kasunanan Giri Kedhaton, Syaikh Sabil Gurit sebenarnya bernama Raden Syarief (Syafi’i Syarief Hidayatullah), santri dari Sunan Giri yang turut dalam ekspedisi ke 2 pada tahun 1507 masehi,” terang Gus Saiful. (*/pna)



