Lamongan (Radar96.com) – SMK Ma’arif NU Mantup Kabupaten Lamongan ada dibawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU yang mengemban kewajiban menyiapkan kader-kader muda penerus perjuangan para ulama’ dan siap berkhidmat untuk jam’iyah NU dan NKRI serta menjaga Amaliyah Ahlusunnah wal jamaah An Nahdhiyah terus tumbuh dan berkembang di masyarakat.
“Kegiatan pembelajaran di sekolah selalu kami sampaikan tentang Amaliyah Ahlusunnah wal jamaah An Nahdhiyah serta keorganisasian Nahdlatul Ulama, kami kenalkan lembaga-lembaga dan badan otonom Nahdlatul Ulama, sikap dan perilaku bermasyarakat haruslah menjadi ciri khas peserta didik kami,” ucap Masheru, kepala sekolah SMK Ma’arif NU Mantup, Lamongan, Sabtu (13/8/2022)
Salah satu program kami adalah membentuk JPZISNU (Jaring Pengelola Zakat Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama). Tujuannya adalah membentuk karakter kedermawanan, sekaligus mengenalkan pada peserta didik bahwa Nahdlatul Ulama’ mempunyai wadah sendiri untuk mengelola zakat, infaq dan sedekah.
Melalui JPZISNU SMK Ma’arif NU Mantup, pihaknya menanamkan kepekaan hati terhadap orang lain dan sesamanya, melatih kesadaran diri, peduli sosial terutama pada orang yang membutuhkan, lanjut Masheru.
“Harapan kami kelak merekapun terbiasa menyalurkan zakat infaq sedekah melalui NU Care LAZISNU yang ada di daerahnya masing-masing”, tutup Masheru.
Sementara Suwadi, ketua JPZISNU SMK Ma’arif NU Mantup menyampaikan, Sedekah melalui JPZISNU adalah program unggulan yang dilakukan di SMK Ma’arif NU Mantup yang bertujuan membentuk jiwa dermawan dan jiwa yang baik pada peserta didik, baik pada saat mereka sedang menuntut ilmu di sekolah dan dapat menanamkan serta menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan sedekah melaui JPZISNU ini merupakan kegiatan berupa sedekah harian yang bersifat lunak (sunah) dan sedekah jumat “Jumat lebih berkah dengan bersedekah” (wajib), dalam memberikan sedekah tidak ditentukan nominalnya, di hari Jumat selesai kegiatan pembiasaan yang dilaksanakan aula sekolah peserta didik memasukkan sebagian uang saku mereka ke kotak sedekah yang sudah disiapkan.
“Dana yang telah terkumpul dialokasikan untuk siswa yang terkena musibah, siswa sakit, santunan duka baik dari siswa maupun wali siswa,” pungkas Suwadi.
Umar Fadoli, ketua NU Care LAZISNU MWC NU Mantup mengapresiasi program yang telah dilaksanakan oleh SMK Ma’arif NU Mantup ini.
Selain lebih mendekatkan Nahdlatul Ulama kepada generasi muda, melalui JPZISNU juga melatih dan menumbuhkan jiwa sosial dan belajar mengelolah infak sedekah.
“Harapan kami di setiap sekolah dibawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU terbentuk JPZISNU untuk mengelola infak dan sedekah,” tutup Umar Fadoli. (*/pna/Kam)



