By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur Khofifah minta peserta PKN tingkatkan sensitifitas Isu Global
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > Gubernur Khofifah minta peserta PKN tingkatkan sensitifitas Isu Global
Ekraf

Gubernur Khofifah minta peserta PKN tingkatkan sensitifitas Isu Global

23/08/2022 Ekraf
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi membuka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXIV Tahun 2022 di Coorporate University BPSDM Prov Jatim, Surabaya, Senin (22/2) malam. (*/hmn)
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi membuka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXIV Tahun 2022 di Coorporate University BPSDM Prov Jatim, Surabaya, Senin (22/2) malam.

Di hadapan seluruh peserta PKN baik di pusat dan daerah, Gubernur Khofifah minta peserta dapat meningkatkan sensitifitas atas isu-isu global, terutama potensi krisis pangan, krisis energi serta krisis keuangan global yang bisa mengancam kestabilan dalam negeri.

“Karenanya, pemahaman terkait geopolotik dan geostrategis menjadi penting di luar kompetensi ASN yang dimiliki. Saat ini dinamika internasional sangat fluktuatif,” tegas Khofifah seiring dengan arahan Presiden Joko Widodo, bahwa tiga krisis tengah mengancam dunia internasional, termasuk Indonesia harus waspada, yaitu krisis pangan, energi dan keuangan.

Selain itu, isu inflasi di berbagai negara juga patut menjadi perhatian bersama.
“Betapa sensitifitas kita semua menjadi penting untuk melihat betapa besarnya pengaruh inflasi bagi tatanan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi membuka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXIV Tahun 2022 di Coorporate University BPSDM Prov Jatim, Surabaya, Senin (22/2) malam. (*/hmn)

Oleh sebab itu di luar kompetensi ASN yang diberikan, maka geopolitik dan geostrategis menjadi penting. “Di sektor apapun, kepala dinas apapun, Sekda, Walikota, Gubernur, semuanya harus melakukan berbagai langkah mitigatif yang serius,” lanjutnya.

Gubernur Khofifah menambahkan, ketiga krisis tersebut juga menjelma menjadi ancaman inflasi bagi perekonomian dunia, karena itu “awareness” atau kesiapsiagaan dari seluruh kepala daerah dan tim nya perlu ditingkatkan.

“Jadi selain SDGs, skill yang paling dibutuhkan dan dimiliki oleh ASN kita adalah Complex problem solving dan Social skill,” tandasnya.

Melalui pematangan skill pada PKN Tk. II, Khofifah meyakini akan terbentuk karakter ASN yang bisa mendukung 5 Agenda Besar Indonesia Maju:

  1. Hilirisasi dan Industrialisasi SDA,
  2. Optimalisasi sumber energi bersih dan hijau,
  3. Perlindungan hukum, sosial, politik dan ekonomi rakyat,
  4. UMKM Naik kelas,
  5. Pembangunan IKN

Tujuannya tidak lain adalah demi mewujudkan Indonesia Pulih lebih cepat dan Bangkit lebih kuat. Sehingga, bukan hanya sebagai jargon, namun lebih kepada semangat dan doa atas kemajuan bangsa Indonesia di masa depan.

“Ini semua yang akan menjadi ruh pada pelaksanaan PKN Tk. II kali ini. Karena seluruh pengayaan di PKN ini diharapkan sudah bisa terlihat begitu kembali ke daerah maupun instansi asal masing-masing,” terangnya.

Mengacu data IMD World Talent Ranking 2019, pada Global Talent Ranking ASEAN, Indonesia berada pada peringkat 41, sehingga dibutuhkan penguatan dan sinergitas dari seluruh kerja-kerja yang telah dilakukan birokrasi pemerintahan, baik kerjasama horisontal maupun vertikal.

Selain itu, berdasarkan data yang dirilis oleh WEF terkait Global Competitiveness Index ASEAN pada tahun 2019, Indonesia berada pada ranking 50. Sedangka, dua negara tetangga terdekat yaitu Singapura dan Malaysia berada pada peringkat 1 dan 27 dunia. 

Melihat hal tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan telah mengusulkan kepada LAN RI, agar pelaksanaan PKN Tk. II bisa melakukan studi banding ke negara tetangga yaitu Singapura dan Malaysia.

“Dari PKN Tingkat II ini bisa melakukan kunjungan ke negara yang rangking global talentnya cukup tinggi. Tujuannya adalah membentuk kebersandingan serta fokus pada pembelajaran kemajuan yang dicapai oleh dua negara tersebut,” tuturnya.

Tidak hanya terkait Global Competitivenes para peserta PKN Tk. II diharap bisa belajar banyak terkait _Global Innovation kedua negara yang jauh di atas Indonesia (30,1), dimana Singapura 58,7 dan Malaysia 42,7.

“Ini akan menjadi pertama kalinya, pelaksanaan Diklat PIM II melakukan studi banding ke luar negeri. Dimana, kita harus fokus, bagaimana Global Innovation Singapura dan Malaysia bisa begitu tinggi,” pesan Khofifah.

Melalui studi banding tersebut, Gubernur Khofifah berharap akan terlaksana efektivitas pelayanan pemerintahan yang lebih baik, serta Index Inovasi dan Index Competitiveness Indonesia masing-masing bisa meningkat secara signifikan.

“Ini akan menjadi pembeda antara Diklat PIM II Jawa Timur dengan wilayah lain di Indonesia. Kami berharap alumni PKN BPSDM Jawa Timur dapat memiliki skil yang lebih komprehensif,” ucapnya optimis.

Di akhir, Gubernur Khofifah mengingatkan kepada seluruh pemimpin perubahan yang menjadi peserta PKN Tingkat II Angkatan XXIV untuk bisa mengimplementasikan seluruh ilmu yang telah didapatkan selama program pelatihan.

“Selamat mengikuti pembelajaran di PKN II, semoga semua lancar dan sukses. Mari kita tingkatkan terus dedikasi, kerja keras dan loyalitas kepada masyarakat, bangsa dan negara,” pungkasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kompetensi LAN RI Dr. Basseng menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas upaya Gubernur Jatim dalam membangun sumber daya manusia sekaligus sinergitas di wilayah Jawa Timur. Menurutnya isu inflasi patut menjadi perhatian dalam pelatihan kali ini.

“Peserta PKN Tk. II ini disiapkan untuk segala bentuk perubahan. Sehingga kesiapan untuk menghadapi ancaman global seperti inflasi sangatlah dibutuhkan,” tuturnya.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Ibu Gubernur atas perhatiannya dalam membangun sumber daya manusia khususnya ASN yang lebih baik ke depannya,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, turut dilakukan Penandatanganan Prasasti sebagai tanda Peresmian UPT Sertifikasi Kompetensi di Gedung BPSDM Provinsi Jawa Timur.

Sebagai informasi, diklat PKN Tk 70 orang peserta dari dalam dan luar wilayah Jawa Timur. Jumlah tersebut terdiri atas tiga orang dari Kementerian Perhubungan, dua orang dari Provinsi Jawa Timur, satu orang dari Provinsi Kalimantan Barat dan tiga orang dari Provinsi Riau.

Sementara dari tingkat Kab/Kota, tercatat 29 orang berasal dari Kab/Kota di Jatim, dan 32 orang lainnya berasal dari luar Jawa Timur.

Selain PKN Tk. II, turut dibuka juga Diklat Dasar Fungsional Pengamat Organisme Pengganggu Tumbuhan Tk. Ahli Th. 2022, dengan total 29 orang peserta. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Airlangga Business Community/ABC: Perubahan Kebijakan Publik Harus Dibaca Sebagai Terbukanya Peluang Bisnis

Dari Warung hingga Toko Pakaian, Mia Andalkan Layanan BRI Jalankan Usahanya di Bondowoso

BRI Bondowoso Perluas Layanan hingga Desa, BRILink Agen Wringin Layani Transaksi Warga

Kopi “Tujuh Bidadari” Bondowoso Tembus Malaysia

Jadi Mitra BRI sejak 2018, BRILink Cahaya Bintang Layani Warga Jebung Kidul, Bondowoso

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article PWNU Jatim dukung instruksi Polri berantas perjudian
Next Article Rhoma Irama lantik Pengurus Fahmi Tamami, PAMMI dan Forsa Jatim

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Bekerjasama Dengan Yayasan SASNU: “Islam Nusantara Pilar Peradapan Indonesia”
Sospol
Di UIN Khas Jember, Ketua LTN Bondowoso Tekankan Pentingnya Publikasi Ilmiah Berdampak
Sospol
KH Zakariya Al Ansori Siap Pimpin PCNU Situbondo sebagai Amanah Pengabdian
Nahdliyyin
Toko Sembako di Bondowoso Layani Transaksi Keuangan bagi Warga Tapen
Uncategorized

You Might also Like

Ekraf

Hari Pelanggan Nasional 2026, Manajemen BRI Bondowoso Sapa Nasabah dan Beri Apresiasi

15/09/2026
Ekraf

Kopi Kalibaru – Banyuwangi Sabet Tiga Juara dalam kompetisi “Green Beans” di Yogyakarta

07/09/2026
Ekraf

Noe Letto Nikmati Kopi Bondowoso, Festival Jadi Panggung Promosi Komoditas Lokal

01/09/2026
Ekraf

Bondowoso Digital Days (BDD) 2026 ditutup, 5.452 Transaksi QRIS Tercatat dengan Omzet Rp783,1 Juta

28/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?