By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Setiap Senin mulai Senin (19/9), Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim digelar di 8 kota
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > Setiap Senin mulai Senin (19/9), Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim digelar di 8 kota
Ekraf

Setiap Senin mulai Senin (19/9), Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim digelar di 8 kota

20/09/2022 Ekraf
Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim , Senin (19/9/2022), di lima titik/pasar di Kota Surabaya dan Kota Malang, diserbu oleh masyarakat. (*/hmn)
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan upaya maksimal dalam mengendalikan inflasi dampak kenaikan harga BBM, diantaranya melakukan Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim yang dilakukan di 5 titik/pasar di 2 kota yakni Kota Surabaya dan Kota Malang pada Senin (19/9/2022) lalu.

Program yang direncanakan setiap Senin mulai pukul 07.00 WIB itu juga akan digelar pada Senin (26/9/2022) di 25 titik/pasar di 8 kota di Jawa Timur, yakni Kota Surabaya, Kota Malang, Kota Madiun, Kota Kediri, Kota Probolinggo, Kabupaten Jember, Kabupaten Banyuwangi, dan Kabupaten Sumenep.

Senin (19/9) diadakan di Pasar Soponyono, Pasar Pucang Anom, Pasar Tambak Rejo di Kota Surabaya, serta di Pasar Dinoyo dan Pasar Besar Kota Malang. Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim Pemprov Jatim tersebut sukses diserbu oleh masyarakat.

Bahkan, ibu-ibu berbondong-bondong belanja kebutuhan pokok memanfaatkan program Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim ini. Sebab selain harga bahan pangan dijual dengan harga lebih murah, juga stok dan kualitas produknya dijamin berkualitas.

Masyarakat mengapresiasi program Gubernur Khofifah ini lantaran membantu masyarakat mengakses bahan pangan dengan harga yang terjangkau.

Hal itu seperti disampaikan Umi, warga Pucangan, yang memanfaatkan Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim di Pasar Pucang Anom. Di kesempatan ini, Umi belanja gula 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, telur 2 kilogram, cabai dan juga bawang merah dan sejumlah kebutuhan yang lain.

“Alhamdulillah ini saya beli macam-macam. Karena harganya jauh di bawah harga pasar. Kami jujur senang dengan program operasi pasar ini, dan harapannya supaya sering diselenggarakan agar masyarakat kecil seperti kami, bisa dapat harga yang lebih murah,” ucap Umi.

Hal serupa juga disampaikan oleh Khoiriyah. Ia bahkan ingin agar operasi pasar semacam ini bisa digelar seminggu sekali.

“Terima kasih Ibu Khofifah sudah menggelar operasi pasar hari ini. Kami senang, bisa dapat beras, minyak goreng, bawang merah, telur, dengan harga murah. Kalau boleh digelar seminggu sekali dan rutin agar terus meringankan kami warga masyarakat kecil,” ucap Khoiriyah.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim ini dihelat khusus untuk meringankan beban masyarakat, meningkatkan daya beli, serta mengendalikan inflasi daerah.

Untuk itu, secara terbuka, ia mempersilakan masyarakat warga Provinsi Jawa Timur untuk memanfaatkan program ini dengan sebaik mungkin. Sebab harga bahan pangan dan kebutuhan pokok di titik-titik pasar yang digelar Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim sangat terjangkau dan di bawah harga pasar.

Seperti beras dijual dengan harga Rp50.000 per 5 kilogram, kemudian gula dijual dengan harga Rp12.000 per kilogram, telur ayam dijual dengan harga Rp20.000 per kilogram, cabe rawit dijual dengan harga Rp10.000 per bungkus (200 gr)

Kemudian daging ayam dijual dengan harga Rp20.000 per ekor, bawang merah dengan harga Rp10.000 per 500 gr, serta minyak goreng dengan harga Rp11.000 per liter.

“Harga kebutuhan pokok di Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim dipastikan lebih murah di bawah harga pasar. Terima kasih bagi masyarakat yang antusias sekali memanfaatkan program ini di lima pasar yang dihelat hari ini,” tegas Gubernur Khofifah.

Bagi yang belum sempat belanja, jangan khawatir. Program ini juga akan digelar setiap hari senin pagi mulai jam 07:00 WIB, bahkan Senin (26/9) akan ada di 25 titik/pasar di 8 kota (Kota Surabaya, Kota Malang, Kota Madiun, Kota Kediri, Kota Probolinggo, Kabupaten Jember, Kabupaten Banyuwangi, dan Kabupaten Sumenep.

Untuk 25 pasar yang akan dihelat Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim mulai pekan depan adalah Pasar Wonokromo, Pasar Pucang Anom, Pasar Genteng, Pasar Tambak Rejo dan Pasar Soponyono di Kota Surabaya. Kemudian di Pasar Dinoyo dan Pasar Belimbing dan Pasar Besar Kota Malang.

Kemudian Pasar Sleko dan Pasar Besar Kota Madiun, serta Pasar Setono Betek dan Pasar Besar Kota Kediri. Lalu Pasar Tanjung, Pasar Wirolegi, Pasar Mangli, dan Pasar Kreongan di Kota Probolinggo.

Tak ketinggalan Pasar Baru dan Pasar Wonoasih Kabupaten Jember. Kemudian Pasar Blambangan, Pasar Banyuwangi, Pasar Rogojampi, Pasar Jajag, dan Pasar Genteng 1 di Kabupaten Banyuwangi. Dan yang terakhir di Pasar Anom Baru dan Pasar Bangkal Kabupaten Sumenep.

Diharapkan program ini mampu menekan adanya spekulasi harga, meningkatkan daya beli masyarakat, serta mencegah inflasi tak terkontrol di Jawa Timur. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Dipimpin Dicky Fanani, ABC Unair Perkuat Networking Alumni

120 Pelaku UMKM di Jatim Ikuti Pelatihan “Platform Marketplace” ISNU Jatim

Petani Tembakau Madura Keluarkan Tritura

Kopontren Nurul Hijrah Diapresiasi Kadis Koperasi dan UKM Kalsel

Hanya 3 Minggu, PW DMI Jatim Terbitkan 27 Sertifikat Halal bagi UMKM

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Optimisme Kejar Pertumbuhan Ekonomi di Atas 5%
Next Article Pelajaran Ekstrakurikuler jadikan Siswa Beradab

Advertisement



Berita Terbaru

Waketum PP ISNU Prof Mas’ud Said Lantik 95 Pengurus Baru ISNU Blitar
Nahdliyyin
Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan
Sospol
Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS
Sospol
Perkuat Digipreneur, Al Yasmin Hadiri Rakor Rencana Pengembangan Pesantren
Sospol

You Might also Like

Ekraf

NU Care-LAZISNU PWNU Jatim Adakan Literasi Keuangan untuk Perempuan Muda

13/02/2026
Ekraf

OPOP Camp 2025 Cetak Santri Digital Bebas Finansial

27/11/2025
Ekraf

Tutup OPOP Expo 2025, Kadis KUKM Jatim Berharap Koperasi Pesantren Siap Bertarung

17/11/2025
Ekraf

Digitalisasi Pemasaran Buka Peluang Lebih Luas bagi Produk Pesantren

16/11/2025
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?