By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: PWNU Jatim gelar “Santri Culture Night Carnival” (SCNC) pada Malam Puncak Hari Santri 2022
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > PWNU Jatim gelar “Santri Culture Night Carnival” (SCNC) pada Malam Puncak Hari Santri 2022
Nahdliyyin

PWNU Jatim gelar “Santri Culture Night Carnival” (SCNC) pada Malam Puncak Hari Santri 2022

26/10/2022 Nahdliyyin
Penjelasan Sekretaris Panitia SCNC, H Robith Fuadi atau Gus Robith, usai rapat gabungan syuriah dan tanfidziah PWNU Jatim yang dihadiri Wakil Rais KH Agoes Ali Masyhuri dan KH Abdul Matin Jawahir. (*/media center pwnu-jatim)
SHARE

Contents
Perform Sendratari Joko TingkirIkrar Santri Nusantara Cucu 9 Kiai SepuhTantangan Zaman Dunia Santri

Surabaya (Radar96.com) – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, menggelar acara “Santri Culture Night Carnival” (SCNC) pada Malam Puncak Hari Santri yang diadakan di JX Internasional Surabaya, Sabtu 29 Oktober 2022 malam.

Sejumlah pejabat menyatakan hadir dalam SCNC, acara yang dirangkaikan Peringatan 100 Tahun NU, yakni Gubernur Jawa Timur, Hj Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc., bersama Forkopimda Jawa Timur lainnya.

SCNC 2022 dengan tagline “Wonderfull Santri, Harmoni, Kolaborasi dan Inovasi”, akan dihadiri sebanyak 5 000 santri dan pelajar dari sejumlah daerah di Jawa Timur.

“Sesuai motto agenda Peringatan 100 Tahun NU ‘Harmoni, Kolaborasi dan Inovasi’, dalam SCNC kali ini, sepenuhnya melibatkan santri-santri berbakat. Baik dari Pondok Pesantren, badan-badan otonom NU maupun lembaga-lembaga di lingkungan NU, serta lembaga pendidikan yang mempunyai visi dan misi sama untuk kemajuan kebudayaan masyarakat,” tutur KH Abdus Salam Shohib, Ketua Panitia Peringatan 100 Tahun Nahdlatul Ulama, dalam keterangan di Surabaya, Selasa 25 Oktober 2022.

Perform Sendratari Joko Tingkir

“Dalam pergelaran SCNC 2022, memang mewadahi kreativitas dan ekspresi para santri dalam mengaktualisasikan dirinya di depan publik,” tutur Sekretaris Panitia SCNC, H Robith Fuadi atau Gus Robith, usai rapat gabungan syuriah dan tanfidziah PWNU Jatim yang dihadiri Wakil Rais KH Agoes Ali Masyhuri dan KH Abdul Matin Jawahir, serta Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar.

Selain itu, ada penampilan Marching Band dari MAN 1 Sidoarjo, Kirab Bendera Merah Putih bersama GP Ansor Jawa Timur, dan Kirab Bendera Nahdlatul Ulama bersama Pagar Nusa Jawa Timur.

Ada yang lebih menarik dari para mahasiswa. “Yakni, Perform Sendratari Joko Tingkir dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Ini merupakan counter opini terhadap lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet yang mendapat kecaman di masyarakat. Sehingga, apa pun yang berkembang di masyarakat, kita wujudkan melalui aksi kreativitas dari para pelajar dan mahasiswa kita,” tutur Gus Robith Fuadi.

Penampilan lainya, adalah Tari Rancangkapti dari PCNU Gresik, serta Penampilan Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia (ISHARI) lintas generasi. Artinya, mulai dari kelompok ISHARi anak-anak dan remaja hingga kelompok dewasa, yang sering tampil di kampung-kampung secara tradisi.

“Tapi, kali ini dengan penampilan penuh inovasi dan kreativitas yang memikat dari kaum muda,” tuturnya.

Selain itu, ada penampilan Muhafadzoh Kolosal Kitab Alfiyah, diikuti sebanyak 500 Santri Putri. Mereka dari Pondok Pesantren Lirboyo, Syaikhona Kholil, Ponpes Langitan, Ponpes Sidogiri, dan Ponpes Ploso, yang masing-masing mengirimkan 100 santri.

Ikrar Santri Nusantara Cucu 9 Kiai Sepuh

Selain itu, ada Pembacaan Ikrar Santri Nusantara yang menampilkan 9 Cucu Kiai Sepuh, seperti Cucu-cucu Kiai KH Anwar Manshur (PP Lirboyo Kediri), KH Nurul Huda Djazuli (PP Ploso Kediri), KH Ubaidillah Faqih (PP Langitan), KH Miftachul Akhyar (PP Miftachussunnah, Kedungtarukan Surabaya), KH Agoes Ali Masyhuri (PP Bumi Shalawat), KH Anwar Iskandar (PP Al-Amin Kasinan, Kediri).

Selanjutnya, cucu-cucu KH M Hasan Mutawakkil Alallah (PP Zainul Hasan Genggong, Probolinggo), KH Zuhri Zaini (PP Nurul Jadid Paiton), dan cucu Nyai Hj Mundjidah Wahab (PP Bahrul Ulum Tambakberas Jombang).

Tantangan Zaman Dunia Santri

Lebih jauh Kiai Abdus Salam Shohib, yang juga Wakil Ketua PWNU Jawa Timur, menjelaskan bahwa perjalanan NU menuju 100 Tahun atau 1 Abad, tak lepas dari lahirnya generasi baru di era kekinian yang akan berperan ke depan dalam membangun negeri ini.

“Merekalah Generasi Z dan Generasi Milenial untuk terlibat dan mengambil bagian dalam perubahan di tengah masyarakat sekarang,” tutur Kiai Salam, yang Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang ini.

Penjelasan KH Abdus Salam Shohib, Ketua Panitia Peringatan 100 NU dan Pergelaran Santri Culture Night Carnical (SCNC) bersama Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim KH Agoes Ali Masyhuri dan KH Abdul Matin Jawahir usai rapat di PWNU Jatim, Selasa 25 Oktober 2022. (*/media center pwnu-jatim)

Menurut cucu Kiai Bisri Syansuri, pendiri NU, digelarnya acara Santri Culture Night Carnival (SCNC) untuk menunjukkan bahwa NU mempunyai tanggung jawab ke depan, untuk mewadahi ajang-ajang kreativitas para santri dan santriwati di era Milenial ini.

SCNC 2022, menurutnya, merupakan kelanjutan dari SCNC yang pernah digelar pada tahun 2019. Karena adanya Pandemi Covid-19, sehingga selama dua tahun kita harus menyesuaikan diri menghadapi kondisi tersebut.

Dalam rangkaian Peringatan 100 Tahun NU, guna mewadahi dan mengembangkan kreativitas santri dan santri putri, beberapa bulan lalu telah digelar Kick Off Tupal (Tugu Pahlawan) Fashion Night pada akhir bulan Juli 2022 lalu.

Lebih jauh menurut Kiai Salam, dalam Rangkaian Peringatan 100 Tahun NU, PWNU Jawa Timur juga menggelar sejumlah acara Seminar Sastra Pesantren dan Halaqoh Fikih Kebangsaan, Halaqoh Bu Nyai Inspiratif, Halaqoh Tasawuf yang diadakan di Pondok-Pondok Pesantren Sepuh, seperti di Tebuireng, Genggong, Denanyar, Ploso, dll. (*/mcnu)

Iklan.

You Might Also Like

Perkuat Hubungan Antar-Pesantren, Gus Kikin Silaturahim ke Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo

Selama Muktamar 35 NU, MWCNU Mulyorejo-Surabaya Buka Posko Kesehatan Gratis di Tambakberas

PWNU Sumbar Apresiasi Gus Kikin soal Revitalisasi Qanun Asasi dan Program Pendidikan-Ekonomi

Jelang Muktamar NU di Tambakberas, Mbah Wahab Dianugerahi Gelar Bapak ISHARI

Dzurriyah Hasan Gipo: Muktamar Tambakberas Simbol Ajakan Pulang ke Muassis

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Rupiah Diprediksi Makin Loyo, BI Dituntut Lebih Agresif
Next Article KIB Akan Realistis Usung Kandidat yang Berpeluang Besar Menang

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Perkuat Hubungan Antar-Pesantren, Gus Kikin Silaturahim ke Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo
Nahdliyyin
Selama Muktamar 35 NU, MWCNU Mulyorejo-Surabaya Buka Posko Kesehatan Gratis di Tambakberas
Nahdliyyin
OTT KPK di UNSOED: Ironi Mahalnya Biaya Kuliah, Integritas PTN Berubah Menjadi Kapitalis
Uncategorized
Semarak Pawai Budaya, Anak-Anak TK Alifya Bondowoso Belajar Arti Persatuan dalam Keberagaman
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

Dari Pesantren ke Guru Besar, Prof Hamdanah Utsman Dorong Wajah Baru Pendidikan Islam di Era Digital

17/08/2026
Nahdliyyin

Gus Ipang: Kiai Imjaz Tokoh Transformatif Pesantren dan Pemimpin Masa Depan NU

17/08/2026
Nahdliyyin

Di Makassar, Gus Kikin Serukan Pentingnya Qanun Asasi untuk NU

15/08/2026
Nahdliyyin

LPTNU Jatim Rumuskan Enam Rekomendasi untuk Muktamar ke-35 NU

14/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?