By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Jatim Kembali Raih Juara Umum Olimpiade Sains Nasional dan Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia, Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Kemendikbud-Ristek
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Jatim Kembali Raih Juara Umum Olimpiade Sains Nasional dan Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia, Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Kemendikbud-Ristek
Sospol

Jatim Kembali Raih Juara Umum Olimpiade Sains Nasional dan Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia, Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Kemendikbud-Ristek

17/12/2022 Sospol
SHARE

Surabaya, Radar96.com – Jawa Timur terus melakukan inovasi, bimbingan dan pelatihan dengan output berbagai prestasi yang diraih pada ajang bergengsi tingkat nasional maupun internasional.

Salah satunya, dengan berhasilnya kembali meraih gelar Juara Umum pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) untuk ketiga kalinya, sejak 2020-2022.

Pada tahun 2022, Jawa Timur berhasil meraih medali 15 emas, 28 perak dan 33 perunggu.

Selain itu, Jawa Timur juga menjadi juara umum pada ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) tahun 2022. Dengan raihan medali 3 emas, 2 perak dan 3 perunggu.

Untuk itu, secara khusus, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima secara langsung penghargaan berupa piala Juara Umum OSN dan piagam Juara Umum OPSI yang diserahkan Kepala Pusat Prestasi Nasional Kemendikbud-ristek RI Asep Sukmayadi, bersamaan dengan gelaran SMA Awards di Surabaya, Jumat (16/12).

Atas diraihnya penghargaan ini, Gubernur Khofifah kembali menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa, guru dan semua pihak yang telah bekerja keras, sehingga Jawa Timur berhasil meraih gelar juara umum.

Menurutnya, ini merupakan wujud nyata kerja bersama dan kolaborasi efektif antara semua murid, guru, dan orang tua.

“Terima kasih atas semangat siswa yang telah berkompetisi dalam mengasah kreativitas dan inovasinya. Dan terimakasih kepada para kepala sekolah, guru dan orang tua yang terus mendukung para siswa untuk berprestasi,” ungkapnya.

Khofifah menambahkan, raihan prestasi akademik di bidang pendidikan tidak hanya untuk OSN dan OPSI. Diantaranya yaitu, Jatim sebagai Provinsi dengan jumlah terbanyak siswa diterima SNMPTN dan SBMPTN selama tiga tahun berturut – turut periode tahun 2020 – 2022.

Selain itu, Jatim menjadi Juara Umum Lomba Keterampilan Siswa Nasional bagi Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (LKSN PDBK) 2022. Selanjutnya, Jatim juga menyabet juara umum pada Kompetisi Sains Madrasah tahun 2022.

Khofifah berharap, raihan berbagai prestasi ini bisa menjadi pemicu untuk terus meningkatkan prestasi di berbagai bidang baik akademik maupun non akademik. Sehingga bisa meningkatkan kualitas pendidikan untuk menjawab tuntutan dunia yang makin dinamis.

“Setinggi apapun anak-anak melanjutkan pendidikan tertinggi baik di Indonesia ataupun luar negeri. Di manapun profesi kalian , cintai negeri ini , jaga negeri ini, jaga Pancasila jangan pernah pindah ke lain hati,” pesan Gubernur Khofifah.

Perkuat Kualitas dan Kerjasama

Selain prestasi siswa, penghargaan tertinggi pendidikan jenjang SMA juga kembali digelar di Surabaya, Jumat (16/12) malam.

Ajang bergengsi tiap tahun yang digelar Dinas Pendidikan Jawa Timur ini memberikan penghargaan melalui SMA Awards bagi satuan pendidikan, hingga peserta didik yang dituntut kritis, mandiri, berkebhinekaan dan memunculkan inovasi untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila.

Setidaknya, ada 35 bidang lomba yang mendapat penghargaan. Diantaranya lomba OSIS Eksis, Monolog, Teater, Podcast, Cerdas Cermat Kebangsaan, Kompetisi Sains, Duta Pelajar Putra dan Putri, Komik Strip, Fotografi dan Menyanyi Solo. Selain itu, terdapat penghargaan khusus yang meliputi Juara Umum SMA Award 2022, Most Exited SMA Award 2022, SMA Double Track Terbaik, Sekolah Inspiratif, dan Sekolah Empresif.

Dalam kesempatan ini, Pemprov Jatim melalui Dinas Pendidikan Jawa Timur juga memberikan penghargaan kepada Sri Widiati dan Asri Widiapsari sebagai “Person Honored In Top Standard of Education in East Java”.

Terkait ajang ini, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyebut Jawa Timur menemukan “teladan baru” pendidikan untuk program Double Track. Yakni dinobatkannya SMAN 1 Pronojiwo Kabupaten Lumajang sebagai SMA Double Track Terbaik. Apalagi Pronojiwo menjadi salah satu daerah terdampak erupsi gunung Semeru.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini menyebut, adanya kategori Juara Umum 2022, Most Exited SMA Award 2022, SMA Double Track Terbaik 2022, Sekolah Inspiratif, dan Sekolah Empresif begitu spesifik.

“Saya rasa ini tidak bisa dibikin agregat. Masing-masing bidang lomba butuh talent yang sesuai dengan bidang tersebut. Dunia ini memang makin spesifik dan tidak bisa generalisasi. Apa yang dilakukan kepala Dinas Pendidikan Jatim dan tim serta dewan juri bekerja menyiapkan masa depan dengan spesifikasi yang dibutuhkan saat ini,” terang dia.

Dijelaskan Khofifah, ada PR bagi Jawa Timur bahwa lulusan SMA lebih dari 50 persen tidak melanjutkan ke perguruan tinggi. Padahal pendidikan menjadi bagian penting untuk membangun peradaban dunia ke depan. Dan peradaban dunia harus dikuasai diwarnai dengan nilai – nilai yang menjunjung tinggi derajat kemanusiaan dan kebhinnekaan.

Kishore Mahbubani, dikatakan Khofifah pernah meprediksi pegerakan dunia berasal dari negara Timur Tengah, kemudian ke Eropa, Amerika dan Asia.

“Ini prediksi tahun 2009 dan Indonesia saat itu belum mampu menangkap peluang itu. Korea menjadi negara yang bisa menangkap peluang peradaban tersebut,” terangnya.

Di tahun 2019, kembali Kishore Mahbubani memprediksi peradaban dunia yang mempunyai peluang menangkap adalah Indonesia. Karenanya, Khofifah mengajak stakeholder pendidikan untuk memperkuat kerjasama diberbagai bidang agar kita bisa mewarnai peradaban dunia dengan nilai kemanusiaan, perdamaian serta penghormatan antar sesama.

“Mari membangun penguatan di berbagai bidang, sektor pendidikan dengan bangunan perdamaian, pendidikan dengan industri, dan pendidikan dengan teknologi, pendidikan dengan budaya. Bagaimana indonesia menangkap dan mewarnai peradaban dunia. Tentu berharap kita optimis bahwa jika Indonesia menangkap peradaban dunia, Jatim memenangkan itu, karena warna yang bawa adalah kebhinekaan, nusantara dan kemanusiaan,” tegasnya.

Karena itu, Khofifah berpesan kepada para siswa yang meraih penghargaan SMA Awards, pada saatnya memangku jabatan apapun, sekolah setinggi apapun, pada profesi apapun untuk tetap mencintai tanah air, Indonesia.

“Setinggi apapun anak-anak melanjutkan pendidikan tertinggi baik di Indonesia ataupun luar negeri. Di manapun profesi kalian , cintai negeri , jaga negeri ini, jaga Pancasila jangan pernah pindah ke lain hati,” pesan Gubernur Khofifah.

Direktur SMA Kemdikbud Ristek Winner Jihad Akbar mengungkapkan jika pihaknya memberikan apresiasi tertinggi kepada Dindik Jatim yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Sebab, memberikan wadah kompetensi siswa diberbagai bidang baik seni, olahraga serta bidang spesifik kekinian yg dibutuhkan industri 4.0 dan era distrupsi. Juga berkaitan dengan kesuksesan peserta didik.

“Provinsi Jatim dikenal di tingkat nasional memiliki prestasi luar biasa. Salah satunya, melalui OSN (sekarang KSN) dan OPSI yang menjadi juara umum dan beberapa tahun terakhir provinsi Jatim mendominasi juara umum,” terangnya.

Selain prestasi, Winner Jihad Akbar juga menyebut Jatim memiliki segudang program inovatif. Salah satunya program SMA Double Track yang memberikan wadah bagi siswa yang mempunyai minat bakat dan kewirausahaan.

“Berkat inovasinya ini banyak provinsi lain yang terdorong mengikuti jejak serupa untuk mengatasi persoalan lulusan SMA yang menjadi pengangguran. Rupanya cukup banyak lulusan SMA yang tidak banyak ke perguruan tinggi,” sebut dia.

Winner juga mengungkapkan kegiatan ini bukan hanya sekedar penangkal, dan penentuan pemenang untuk mengalahkan rekan lain. Tapi justru menjadi sarana pengembangan diri dan bekreasi.

“Tapi ingat adik-adik tetap mengedapankan karakter, etika, akhlak dan kepatuhan aturan. Semoga adik-adik pemenang tidak cepat puas. Karena SMA Awards bukan tujuan akhir. Jadikan pemicu untuk berprestasi lagi. Bagi yang belum menang, jangan takut. Karena ini pengalaman untuk memperbaiki diri. Jangan takut gagal atau salah. Banyak orang suskses lebih dulu mengalami kegagalan,” pesan Winner dalam sambutannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Wahid Wahyudi menyebut SMA Awards ini sebagai wadah pengembangan kapasitas dan kreatifitas siswa. Antusias siswa pun cukup tinggi. Yakni sebanyak 17.304 pelajar se Jawa Timur mengikuti 35 bidang lomba untuk memperebutkan penghargaan SMA Awards. Jumlah tersebut kata Wahid, meningkat signifikan jika dibanding tahun lalu yang hanya 14.903 pelajar.

“Ini membuktikkan bahwa siswa-siswi kita menyukai kompetisi. Dan kita mewadahi itu untuk mengembangkan kualitas mereka dalam mengukir prestasi,” ujarnya.

Wahid menambahkan penghargaan insan pendidikan jenjang SMA ini untuk menggali potensi akademik dan nonakademik siswa serta inovasi sekolah.

Selain itu, memberikan pengalaman yang inspiratif dalam mencapai prestasi. Kolaborasi SMA juga ditekankan dalam penghargaan ini baik negeri ataupun swasta dengan keberagaman dan keunggulan yang dimiliki masing-masing sekolah.

“Acara ini juga sebagai unjuk bakat minat dan inovasi sekolah dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi siswa. Serta mempererat persahabatan, persatuan dan kesatuan lembaga SMA di Jatim baik negeri atau swasta dengan karaker tingkat keterampilan dan budaya berbeda,” tandasnya.

Ditambahkan Wahid, disela-sela kegiatan penghargaan tersebut, Dinas Pendidikan Jatim juga memberikan penghargaan kepada mantan Kepala SMAN 5 Surabaya, Sri Widiati yang telah mengabdi selama 11 tahun. Tidak dimutasinya Widi sebagai Kepala sekolah karena perannya yang mampu menjaga eksistensi SMAN 5 Surabaya menjadi sekolah yang unggul dibidang akademik.

Penghargaan juga diberikan kepada Kepala SMAN 3 Malang Asri Widiapsari atas dedikasinya dalam menjadikan SMAN 3 Malang sebagai sekolah unggulan yang luar biasa, kondustif dan inisiatif. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

OPOP Jatim dan Unair Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern

Unusa Dipercaya sebagai Mitra Strategis dalam Konferensi Internasional Pengembangan Sektor Wisata Kesehatan

Masjid Al-Akbar Bagikan Ratusan Irisan/Kupasan Melon Hasil Panen kepada Jamaah

HUT ke-19, Jam’iyatus Sholawat Baitul Jannah – Bondowoso Teguhkan Komitmen Berbagi untuk Anak Yatim

BariKade Gus Dur : Aspirasi Mahasiswa Harus Didengar, Persatuan Bangsa Harus Tetap Dijaga

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gus Haris dan Lima LPNU di Jatim terima “Anugerah NUConomic 2022”
Next Article Reuni Akbar 50 Tahun IKA Unair, Gubernur Khofifah ajak Alumni Unair jadi Ujung Tombak hadapi krisis

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

MUKTAMAR BERKAH TANPA RISYWAH HASANAH
Kolom
OPOP Jatim dan Unair Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern
Sospol
Unusa Dipercaya sebagai Mitra Strategis dalam Konferensi Internasional Pengembangan Sektor Wisata Kesehatan
Sospol
Masjid Al-Akbar Bagikan Ratusan Irisan/Kupasan Melon Hasil Panen kepada Jamaah
Sospol

You Might also Like

Sospol

Ketua Bawaslu Surabaya: Penataan Dapil Pemilu 2029 Harus Kawal Kesetaraan Nilai Suara

19/06/2026
Sospol

Diskominfo Bondowoso Pastikan Konektivitas Digital Pemerintahan Semakin Optimal

18/06/2026
Sospol

Bondowoso Tingkatkan Produktivitas Tebu Melalui Program Bongkar Ratoon

18/06/2026
Sospol

KHR Achmad Azaim Ibrahimy: Muharram, Momentum Menata Hati dan Menguatkan Ukhuwah

18/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?