By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Para Kiai Sepuh NU Gelar Tahlil dan Istighotsah di Makam Pendiri NU
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Para Kiai Sepuh NU Gelar Tahlil dan Istighotsah di Makam Pendiri NU
Nahdliyyin

Para Kiai Sepuh NU Gelar Tahlil dan Istighotsah di Makam Pendiri NU

17/02/2023 Nahdliyyin
Para kiai sepuh Nahdlatul Ulama dari berbagai daerah di Indonesia menggelar tahlil dan istighotsah di area makam Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Kamis (16/2/2023) malam. (*/mcnu)
SHARE

Jombang, Radar96.com –
Para kiai sepuh Nahdlatul Ulama dari berbagai daerah di Indonesia menggelar tahlil dan istighotsah di area makam Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Kamis (16/2/2023) malam.

Tampak hadir, Rais ‘Aam PBNU KH Miftachul Akhyar beserta Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dan segenap pegurus harian PBNU lainnya.

Tampak pula di lokasi, beberapa kiai sepuh di Jawa Timur, diantaranya Pengasuh Pesantren Al-Falah Ploso Kediri KH Nurul Huda Djazuli dengan menggunakan kursi roda, Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar.

Di kompleks ini terdapat makam pendiri NU, Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari, KH Abdul Wahid Hasyim, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah), dan beberapa masyayikh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.

Istighotsah yang dipimpin oleh Pengasuh Pondok Pesantren Raudatu Tahfidzil Qur’an, Perak, Jombang, KH Masduqi Abdurrahman Al-Hafidz ini dilakukan sebelum PBNU memulai Tasyakuran 1 Abad NU dan Doa untuk Muassis-Masyayikh NU yang dipusatkan di halaman Pondok Pesantren Tebuireng.

Kegiatan dimulai dengan pembacaan surat Yasin, kemudian dilanjutkan pembacaan tahlil. Sementara pembacaan doa dipimpin oleh tiga kiai, di antaranya KH Masduki Abdurrahman dan KH Nurul Huda Djazuli.

Ketua PBNU yang juga juru bicara acara ini, Alissa Qotrunnada Munawaroh, menyebut acara ini sebagai malam spiritualitas yang dihadiri para kiai yang mayoritas dari jajaran mustasyar dan syuriyah dari pusat dan se-Pulau Jawa.

“Sebagaimana kita tahu. Nahdlatul Ulama adalah Kebangkitan para Ulama. Jadi, acara ini adalah momentum kita mendengarkan dawuh-dawuh beliau untuk menatap NU di abad kedua ini,” kata putri sulung KH Abdurrahman Wahid ini.

Selain kirim doa untuk para pendiri dan sesepuh NU, Tasyakuran 1 Abad NU kali ini juga memiliki agenda utama mendengarkan penyampaian harapan para kiai sepuh terhadap langkah NU di abad kedua ini. Mereka adalah KH A Mustofa Bisri (secara daring), KH Nurul Huda Djazuli, dan Habib Zein Bin Hasan Baharun, dipandu KH Anwar Iskandar.

Sebelum istighotsah dan tahlil, Gus Yahya, Sekretaris Jenderal PBNU, H Syaifullah Yusuf, dan beberapa pengurus PBNU lainnya sempat ngobrol dengan Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz di ndalem kesepuhan Pesantren Tebuireng yang terletak di sisi utara masjid pesantren setempat.

“Acara ini juga melibatkan penampilan tiga pelantun cilik shalawat Asyghil yang pernah tampil di Puncak Resepsi Satu Abad NU di Sidoarjo, 7 Februari lalu, yaitu Azzam Nur Mukjizat, Majda, dan Yasmin Najma Falihah,” kata Ishaq Zubaedi Raqib,
Ketua LTN (Lembaga Infokom dan Publikasi PBNU). (*/mcnu/my)

Iklan.

You Might Also Like

Sowan PCNU Kota Surabaya, PKS Siap Wujudkan Tokoh NU sebagai Nama Jalan di Surabaya

Menag Nasaruddin Umar dan KH Imam Jazuli Bertemu Jelang Muktamar ke-35

PCNU Surabaya turba ke MWCNU Mulyorejo yang rantingnya miliki Mobil Ambulans

PCNU Surabaya: Jadikan Demokrasi Ruang Mencari Solusi, Bukan Menyebar Kebencian

Sambut Dies Natalis ke-13 Unusa Luncurkan Sekolah Manajemen dan Kesehatan Berkelanjutan

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Ganjar-Arilangga bisa Terwujud Jika PDIP Bersama KIB
Next Article Gubernur Khofifah Raih PWI Maritime Awards

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Cegah Diabetes dan Hipertensi, Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember Gelar Pemeriksaan Kesehatan Lansia
Sospol
Nasim Khan DPR RI Minta Transformasi PTPN Berpihak pada Karyawan dan Industri Hilir
Sospol
Pengamanan Piodalan di Pura Mandara Giri Semeru Agung Berjalan Aman dan Lancar
Uncategorized
Sowan PCNU Kota Surabaya, PKS Siap Wujudkan Tokoh NU sebagai Nama Jalan di Surabaya
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

Pesantren Krapak Mayong Muliakan Anak Yatim di Hari Asyuro

27/06/2026
Nahdliyyin

Unusa Tembus Tiga Besar Nasional untuk SDG Kesehatan

25/06/2026
Nahdliyyin

Presiden Minta Dukungan NU Atasi Kebocoran 346 Miliar Dolar AS ke Luar Negeri

24/06/2026
Nahdliyyin

Kritik Kapitalisme Global, ISNU Ingatkan Pentingnya Kemandirian Ekonomi Internasional

21/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?