By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Pemprov Jatim Siapkan Anggaran BTT Untuk Relokasi Rumah Warga Terdampak Bencana Tanah Gerak di Ponorogo
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Pemprov Jatim Siapkan Anggaran BTT Untuk Relokasi Rumah Warga Terdampak Bencana Tanah Gerak di Ponorogo
Sospol

Pemprov Jatim Siapkan Anggaran BTT Untuk Relokasi Rumah Warga Terdampak Bencana Tanah Gerak di Ponorogo

05/03/2023 Sospol
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turun langsung meninjau lokasi bencana tanah gerak yang terjadi di Dukuh Sumber, Ds. Tumpuk, Kec. Sawo, Ponorogo, Jumat (3/3). (*/hmn)
SHARE

Ponorogo, Radar96.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turun langsung meninjau lokasi bencana tanah gerak yang terjadi di Dukuh Sumber, Ds. Tumpuk, Kec. Sawo, Ponorogo, Jumat (3/3).

Setibanya di lokasi didampingi Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Gubernur Khofifah harus berganti kendaraan untuk menjangkau pemukiman warga yang terdampak. Sejumlah rumah warga ambles, retakan pada dinding-dinding rumah, hingga atap-atap yang runtuh, termasuk akses jalan juga mengalami retakan. Bahkan, sampai saat ini terkonfirmasi masih terjadi pergerakan tanah setiap jamnya.

Bencana tanah gerak terjadi sejak Minggu (26/2) sore hari dan mengakibatkan 43 KK dengan total warga 139 jiwa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Sebagian warga mengungsi di gedung sekolah dan taman kanak-kanak desa setempat, sementara beberapa warga lainnya memilih mengungsi di rumah-rumah kerabat.

Pada kesempatan itu, Gubernur Khofifah menyatakan Pemprov Jatim akan menyiapkan anggaran Biaya Tak Terduga (BTT) untuk membantu biaya pembangunan rumah bagi 43 KK yang terdampak. Nilainya sebesar Rp. 50 Juta untuk setiap rumah.

“Jadi, jika lahan baru untuk relokasi warga sudah siap, Insya Allah dari Pemprov siap untuk anggaran BTT nya. Sehingga, saat lahan siap, kita juga siap bangun. Dengan rincian satu unit rumahnya anggarannya Rp. 50 juta dengan total 43 unit rumah,” terangnya.

“Namun demikian, kalau ada yang menambah membantu dengan bergotong royong ini akan sangat bagus sekali,” imbuhnya.

Untuk mempercepat relokasi warga ke tempat yang aman, Gubernur Khofifah meminta kepada Bupati Ponorogo mencarikan lahan bagi relokasi warga . Sedangkan, untuk proses pekerjaan pembangunan rumah akan dikerjakan oleh Pemprov Jatim.

“Allhamdulillah menurut Pak Bupati, titiknya sudah terkonfirmasi dan nanti yang membangun dari Pemprov Jatim,” ujarnya.

Menurut Khofifah, kebijakan penggunaan anggaran BTT untuk pembangunan rumah warga terdampak tanah gerak ini juga sebelumnya telah dilakukan untuk beberapa daerah di Jatim, diantaranya yaitu, di Kab. Pacitan dan Trenggalek.

“Jadi, ini sudah kami lakukan juga untuk daerah lain yang mengalami bencana yang sama seperti di Trenggalek dan Pacitan. Rencananya nanti kami akan meresmikan juga yang di Ngebel Ponorogo,” tukasnya.

Khofifah menambahkan, terkait kondisi tanggap darurat baru bisa dilakukan setelah terjadi maksimal selama 14 hari, dan ini merupakan kewenangan Bupati. Namun demikian, penetapan kondisi Tanggap darurat sendiri ditetapkan melalui SK Bupati Ponorogo apakah harus ditambah harinya atau ada kebijakan lainnya yang mendasari.

“Tanggap darurat adalah wilayahnya Pak Bupati untuk menentukan dan maksimal 14 hari kecuali kalau oleh Bupati dianggap harus ditambah maka diperkenankan sesuai perkembangan lapangan,” katanya.

Khofifah menegaskan, untuk penanganan bencana BPBD Prov. Jatim memberikan support dan bantuan logistik. Selain itu, juga kebutuhan-kebutuhan ketanggap daruratan misalnya terpal hingga pendirian dapur umum di setiap titik bencana. Secara prinsip, BPBD akan menghitung dan memetakan resiko bencana dan tingkat keparahan bencana di suatu daerah, sehingga bantuan yang diberikan tidak disama ratakan.

Usai peninjauan lokasi bencana, Gubernur Khofifah juga berinteraksi dengan para warga yang mengungsi di tempat relokasi. Termasuk mengecek keberadaan dapur umum yang menyediakan makanan bagi warga.

Selain itu, juga menghibur anak-anak di pengungsian serta memberikan alat alat tulis. Bahkan, terdapat seorang anak yang tidak bisa berjalan diberikan bantuan kursi roda.

Pada Kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Bupati Ponorogo berupa antara lain 100 paket sembako, tikar, slimut, pasta dan sikat gigi, sabun mandi, handuk, terpal, minyak kayu putih dan mie instan. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

“Liga Kampung Bung Karno” Disiapkan PDIP Bondowoso Jadi Kawah Candradimuka Pesepak Bola Muda

336 Atlet Ramaikan Turnamen Panahan Bhayangkara V di Bondowoso

KHA Muzakki Alhafidz: Jangan Takut Hijrah, karena Hijrah itu Keniscayaan dan untuk Lebih Baik

Polisi: ASN Terduga Pemukul Perawat RSUD Bondowoso Jadi Tersangka

SPPG se-Grujugan, Bondowoso Manfaatkan Masa Jeda Operasional MBG untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Dalil Kuat Amaliah Nisyfu Sya’ban
Next Article Gubernur Khofifah Optimis Lulusan Unair jadi Generasi HEBAT

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

“Liga Kampung Bung Karno” Disiapkan PDIP Bondowoso Jadi Kawah Candradimuka Pesepak Bola Muda
Sospol
Sambut Dies Natalis ke-13 Unusa Luncurkan Sekolah Manajemen dan Kesehatan Berkelanjutan
Nahdliyyin
Pesantren Krapak Mayong Muliakan Anak Yatim di Hari Asyuro
Nahdliyyin
MENGURUS NU: ANTARA KHIDMAH DAN LIVELIHOOD
Uncategorized

You Might also Like

Sospol

Lintas Parpol di Surabaya Beri Sinyal Penambahan Dapil, KPU Pastikan Proses Terbuka dan Proporsional

24/06/2026
Sospol

Api Hanguskan Gudang Alas Tembakau di Pancoran Bondowoso

23/06/2026
Sospol

Gubernur Khofifah dan JMSI Jatim Sepakat Perkuat Informasi Berkualitas untuk Masyarakat

22/06/2026
Sospol

Bupati Bondowoso Hamid: ZISWAF Produktif Harus Jadi Kekuatan Baru Pesantren

20/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?