By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Kader dan alumni IPNU se-Jatim bahas pentingnya “kesalehan digital”
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > Kader dan alumni IPNU se-Jatim bahas pentingnya “kesalehan digital”
Milenial

Kader dan alumni IPNU se-Jatim bahas pentingnya “kesalehan digital”

22/05/2023 Milenial
Kader dan Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) se-Jawa Timur dari lintas zaman membahas pentingnya "kesalehan digital" dalam Halalbihalal dan workshop bertajuk "Booming Generasi Digital" yang diadakan PW IPNU Jawa Timur di Kota Pasuruan, Minggu (21/5/2023). (*/pna/maipnu)
SHARE

Pasuruan, Radar96.com – Kader dan Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) se-Jawa Timur dari lintas zaman membahas pentingnya “kesalehan digital” dalam Halalbihalal dan workshop bertajuk “Booming Generasi Digital” yang diadakan PW IPNU Jawa Timur di Kota Pasuruan, Minggu (21/5/2023).

“Sejak 10 tahun terakhir, banyak pertanyaan kepada saya, intinya apakah betul foto atau video ini dengan narasi ini, itu banyak ditanyakan, terlebih saat pemilu,” ucap jurnalis senior LKBN ANTARA Edy M Yakub di hadapan para alumni dan kader IPNU lintas zaman itu.

Dalam acara yang dihadiri Ketua Majelis Alumni IPNU Jatim HM Muzammil Syafii dan Ketua Umum PP (Pimpinan Pusat) IPNU M Agil Nuruz Zaman itu, Edy pun menyampaikan faktor penyebab kenapa di era digital saat ini banyak orang yang masih belum mengerti dalam membedakan, mana yang salah maupun fakta.

“Pandangan saya, kemungkinan masyarakat Indonesia belum mengalami budaya baca, hanya budaya dongeng yang langsung ke budaya tonton, sehingga gosip lebih laku, terlebih saat masuknya internet, jadi gosip makin menyebar atau tidak bisa kritis,” katanya.

Kader dan Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) se-Jawa Timur dari lintas zaman membahas pentingnya “kesalehan digital” dalam Halalbihalal dan workshop bertajuk “Booming Generasi Digital” yang diadakan PW IPNU Jawa Timur di Kota Pasuruan, Minggu (21/5/2023). (*/pna/maipnu)

Oleh karena itu, kata Edy yang juga penulis buku berjudul “Kesalehan Digital” itu, banyak masyarakat yang sering tertipu terkait persoalan yang ramai dibincangkan di dunia digital, terutama di media sosial.

“Banyak yang tertipu, masyarakat sering dikasih/diberi foto maupun video yang dianggap fakta, karena bukti gambar, padahal hal itu di dunia digital belum tentu kebenarannya, harus dicek dulu, bukan dianggap benar karena ada foto atau video-nya. Itulah membuat saya tergerak untuk menulis buku Kesalehan Digital ini,” ujarnya.

Dalam acara yang juga dihadiri sejumlah mantan aktivis IPNU lintas zaman itu, Edy menjelaskan apa yang di-share di dunia digital itu kalau salah akan terus ada, meskipun orang yang bicara itu meninggal, namun tuduhan itu akan terus ada sehingga berisiko dalam agama.

Namun, lanjutnya, tak semuanya dalam dunia digital berdampak buruk, contoh seseorang yang menjadi seorang pemain gim ESport, kemudian kasus Sambo yang akhirnya terkuak. “Ada juga gotong royong untuk kemanusiaan yang dihimpun melalui dunia digital,” kata Edy.

Oleh karena itu, Edy berpesan solusi agar “selamat” di dunia digital ada tiga hal menurut panduan dari pola kesahihan hadits hadits, tradisi Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

“Yang pertama harus ada sanad, usahakan informasi ada sumbernya dan ahlinya. Kedua, matan, yakni konten atau isi harus tabayyun atau adil dan tidak memihak serta harus ukhuwah atau untuk kepentingan publik, sedangkan yang terakhir, rawi, yakni media yang memuat informasi tersebut harus kredibel atau terverifikasi,” ujar Edy.

Sementara itu, Anggota DPRD Jatim dari Fraksi NasDem yang juga Ketua Majelis Alumni (MA) IPNU Jawa Timur H.Muzammil Syafi’i mendorong generasi milenial, khususnya yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) untuk melek digital.

Menurut dia, generasi milenial saat ini sudah sangat tergantung pada digital. Bahkan, populasi mereka sebanyak 69,38 juta atau setara dengan 25,87 persen dari total penduduk Indonesia, sehingga jumlahnya cukup begitu dominan.

“Saya berpesan agar generasi milenial ini melek digital dan perlu menguasainya agar tetap bisa eksis bersaing dengan kehidupan dialaminya, sehingga dikuasai oleh dunia digital itu sendiri yang justru merugikan masa depannya,” tandasnya.

Menjelang akhir acara, Edy menyerahkan buku “Kesalehan Digital” secara simbolis untuk Ketua Majelis Alumni IPNU Jatim HM Muzammil Syafii dan Ketua Umum PP (Pimpinan Pusat) IPNU M Agil Nuruz Zaman. “Bukunya sudah ada di marketplace atau Toko Gramedia,” ujar Edy kepada keduanya. (*/pna)

Iklan.

You Might Also Like

Saat Lantik OSIM di MDW Putri Pesantren Sukorejo, Wabup Situbondo Ulfiyah Ajak Santri Percaya Diri dan Terus Berkembang

Pesantren Bayt Al-Hikmah dan Al Yasmin Siapkan Kolaborasi Program Penguatan Kompetensi Digital Santri

Al-Yasmin dan AKSI Training & Consulting Gagas “Sekolah Keluarga Hebat”

Pesantren Progresif Bumi Sholawat dan Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya Perkuat Sinergi Media Pesantren

Dukung BKPRMI Jatim, Pesantren Digipreneur Al Yasmin Bekali Remaja Masjid dengan Kemampuan Dakwah Digital

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur Khofifah dan Menkopolhukam Haul ke-130 Syekh Nawawi Al-Bantani
Next Article Almarhum KH Azizi Hasbullah, sosok ahli fiqih yang low profile

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

Apatis atau Peduli? Diskusi UKSW Menguji Masa Depan Gerakan Mahasiswa
Sospol
BAZNAS Bondowoso Perkuat Akses Pendidikan
Sospol
SIKLUS, Inovasi Pasta Gigi Herbal Karya Pesantren Hidayatullah Surabaya
Ekraf
Dibalik angka 6 + 10 = 17 di Ranah Geopolitik
Kolom

You Might also Like

Milenial

Kumpul di Al-Yasmin, 60 Remaja Masjid se-Jatim Dilatih Kuasai Digital

26/04/2026
Milenial

63 Siswa Ikuti Program “Talenta Digital Santri 2” di Pesantren Digipreneur “Al-Yasmin” Surabaya

24/04/2026
Milenial

Wisudawan Fresh Graduate Unusa Tembus RS di Arab Saudi

23/04/2026
Milenial

Siswa MTs Masjid Al-Akbar Raih Juara 1 Bahasa Arab pada Olimpiade KKG-MGMP Jatim

20/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?