By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Kadiskop dan UKM Kalsel Buka Waserda Kopontren “Misbahul Munir”
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > Kadiskop dan UKM Kalsel Buka Waserda Kopontren “Misbahul Munir”
Ekraf

Kadiskop dan UKM Kalsel Buka Waserda Kopontren “Misbahul Munir”

01/06/2023 Ekraf
Penyerahan Badan Hukum Koperasi dari Dinas Koperasi dan UKM Propinsi kepada Ketua Koperasi Pondok Pesantren Misbahul Munir. (*/dok)
SHARE

Banjarnaru, Kalsel, Radar96.com – Kepala Dinas Koperasi dan UKM Propinsi Kalimantan Selatan yang diwakili Kabid Kelembagaan Edy Sabara membuka warung serba ada atau waserda di Pondok Pesantren “Misbahul Munir” Banjarnaru, Rabu (31/5/2023).

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Koperasi dan UKM yang juga sebagai Ketua Harian One Pesantren One Produk (OPOP) Kalimantan Selatan, mengatakan Pemerintah Propinsi Kalimantan sangat memperhatikan pondok pesantren untuk bisa mempunyai usaha yang pada akhirnya diharapkan pondok pesantren dapat mandiri secara ekonomi.

Untuk itulah, Pemprop Kalsel membentuk OPOP (One Pesantren One Produk) yang merupakan Propinsi ke Tiga yang membentuk OPOP setelah Jawa Barat dan Jawa Timur. OPOP Kalsel sendiri di launching oleh Wakil Presiden Makruf Amin bulan Agustus tahun 2022.

Ditambahkan Edy, waserda yang ada supaya bisa juga memasarkan produk-produk UKM, baik hasil dari pondok maupun warga sekitar pondok, sehingga keberadaan Waserda di pondok memberikan manfaat bagi pondok dn warga sekitar.

Pimpinan Ponpes Misbahul Munir Buya Syech Iman Turmuzi Hasim, dalam sambutanya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur melalui Kadis Koperasi dan UKM, yang telah memilih Ponpes Misbahul Munir menjadi bagian dari program OPOP Kalsel.

Sebagai buktinya, Misbahul Munir sudah mendapatkan Badan Hukum Koperasi yang biayanya dibantu oleh OPOP Kalsel. Ditambahkan Buya Iman “ibarat seseorang yang punya mobil, Badan Hukum adalah SIM nya. Sehingga dalam menjalankan usaha, sudah mempunyai dasar hukum. Semoga pengurus yang ada, bisa menjalankan usaha dengan baik dan sukses, tetap mengharap bantuan dan bimbingan dari Dinas, OPOP dan stake holder lainnya”.

Pembukaan waserda Misbahul Munir, selain dihadiri anggota Kopontren, juga dihadiri Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Selatan, OJK, Kemenag Banjarbaru, kalangan perbankan, Dinas Koperasi dan UKM Propinsi, Dinas Koperasi Banjarbaru dan Pondok Pesantren penerima bantuan OPOP.

Sekretaris eksecutive OPOP Kalsel Ustad Edy Setyo Utomo dalam sambutanya menyampaikan, tahun 2023 Pondok Pesantren penerima bantuan OPOP Kalsel ada 10 pondok. Bantuan Pemerintah Propinsi sesuai kesepakatan akan dipakai untuk penguatan legalitas dan usaha.

Selain 10 pondok yang dibantu OPOP, PT Adaro melalui Yayasan Adaro Bangun Negeri merasa ada kesamaan visi misi dengan OPOP, sehingga pondok pesantren binaan Adaro, bersinergi dalam program OPOP.

“Alhamdulillah sudah 8 pondok pesantren yang telah memproses Badan Hukum Koperasi Primer . Tahap selanjutnya adalah pembentukan Koperasi Sekunder yang anggotanya adalah Koperasi Primer , sesuai ketentuan minimal 3 Koperasi primer bisa membentuk koperasi sekunder,” ujar Edy.

Edy yang juga sebagai Dosen UNU Kalimantan Selatan menambahkan, “InSyaa-Allah dengan adanya Koperasi Sekunder, kita bisa mengambil barang dalam jumlah besar dan langsung ke pabrik sehingga kita akan mendapatkan harga murah, dan Koperasi sekunder bisa menjual dengan harga yang kompetitif ke para santri dan warga sekitar,” kata Edy.

Menurut dia, ada dua keuntungan yaitu keuntungan yang dinikmati langsung oleh masing – masing koperasi Primer, dan keuntungan kedua adalah keuntungan dari usaha Koperasi sekunder, dimana pemegang sahamnya adalah Koperasi – Koperasi primer.

Dengan adanya Koperasi sekunder ini, diharapkan akan terjalin suplay chain antar anggota koperasi khususnya dan warga atau pondok lainya juga.

“Jadi Koperasi sekunder akan membeli hasil produksi dari koperasj Primer dan akan menjual ke anggota lain yang memerlukan. Sehingga perekonomian bisa berjalan seperti mata rantai yang saling berkaitan,” katanya. (*/pna)

Iklan.

You Might Also Like

Airlangga Business Community/ABC: Perubahan Kebijakan Publik Harus Dibaca Sebagai Terbukanya Peluang Bisnis

Dari Warung hingga Toko Pakaian, Mia Andalkan Layanan BRI Jalankan Usahanya di Bondowoso

BRI Bondowoso Perluas Layanan hingga Desa, BRILink Agen Wringin Layani Transaksi Warga

Kopi “Tujuh Bidadari” Bondowoso Tembus Malaysia

Jadi Mitra BRI sejak 2018, BRILink Cahaya Bintang Layani Warga Jebung Kidul, Bondowoso

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Pemprov Jatim Raih WTP 8 Kali Berturut-turut dari BPK
Next Article Sejarah Singkat Pencipta Kalimat “Billahit Taufiq wal-Hidayah” dan “Wallahul Muwaffiq Ila Aqwamit Thariq”

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

DPP LPKAN Kecam 5 Oknum BNPB yang Jadi Tersangka Korupsi oleh KPK di Tengah Bencana yang Menghancurkan
Sospol
Mahasiswa PPDS Unusa Ungguli 45 Peserta Lain dari 7 PTN/PTS
Milenial
NU Butuh Roadmap Penguatan Ekonomi Komunitas Untuk Kemandirian Organisasi
Nahdliyyin
MUI Jatim Siap Gelar Ijtima’ Ulama di Mojokerto
Sospol

You Might also Like

Ekraf

Hari Pelanggan Nasional 2026, Manajemen BRI Bondowoso Sapa Nasabah dan Beri Apresiasi

15/09/2026
Ekraf

Kopi Kalibaru – Banyuwangi Sabet Tiga Juara dalam kompetisi “Green Beans” di Yogyakarta

07/09/2026
Ekraf

Noe Letto Nikmati Kopi Bondowoso, Festival Jadi Panggung Promosi Komoditas Lokal

01/09/2026
Ekraf

Bondowoso Digital Days (BDD) 2026 ditutup, 5.452 Transaksi QRIS Tercatat dengan Omzet Rp783,1 Juta

28/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?