By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur Khofifah Resmikan 50 Rumah Relokasi Korban Tanah Gerak Blitar
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Gubernur Khofifah Resmikan 50 Rumah Relokasi Korban Tanah Gerak Blitar
Sospol

Gubernur Khofifah Resmikan 50 Rumah Relokasi Korban Tanah Gerak Blitar

11/10/2023 Sospol
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Kampung Indah Purworejo (KIP) komplek hunian bagi masyarakat terdampak bencana tanah gerak di Desa Purworejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar, Rabu (11/10/2023) siang. (*/hmn)
SHARE

Blitar, Radar96.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Kampung Indah Purworejo (KIP) komplek hunian bagi masyarakat terdampak bencana tanah gerak di Desa Purworejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar, Rabu (11/10/2023) siang.

Kampung ini merupakan bantuan relokasi bagi warga terdampak bencana tanah gerak di Kabupaten Blitar yang terjadi pada Oktober 2022. Dari bencana tersebut ada lima kecamatan terdampak di Kab. Blitar, yaitu Kec. Binangun, Kec. Panggungrejo, Kec. Kademangan, Kec. Wates, dan Kec. Sutojayan.

Sebagai langkah penanggulangan bencana tersebut, Pemprov Jatim mengalokasikan anggaran Rp2,5 miliar untuk membangun 50 unit rumah atau hunian bagi masyarakat terdampak.

Peresmian dilakukan Khofifah dengan menandatangani prasasti didampingi Bupati Blitar Rini Syarifah, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono, dan Kalaksa BPBD Prov. Jatim Gatot Soebroto.

“Alhamdulillah, kita sudah meresmikan 50 rumah, semua sarana dan prasarana sudah siap. Dari bencana tersebut total ada 118 keluarga yang terdampak. Untuk yang 68 unit rumah insya Allah akan segera kita bangun. Begitu Ibu Bupati menyebutkan lahan sudah siap, maka Pemprov Jatim siap untuk membangun,” katanya setelah peresmian usai.

Ia menjelaskan kawasan hunian kampung KIP ini dibangun di atas lahan seluas 1,75 hektar. Lahan untuk relokasi ini dipastikan sudah melakukan asesmen dan dinyatakan aman dari potensi tanah gerak.

“Panjenengan yang sekarang ini akan menghuni di tempat baru mungkin tidak seluas seperti rumah yang lama. Tapi Insya Allah di tempat baru ini akan lebih aman, lebih nyaman, dan lebih tenang untuk ditinggali,” lanjut Khofifah.

Mantan Menteri Sosial RI itu berharap agar para penghuni bisa segera beradaptasi dan membangun lingkungan yang guyub dan produktif. Sehingga, roda perekonomian bisa berputar kembali dengan cepat.

“Saya berharap bisa dibangun kembali pola-pola kebudayaan. Selain itu, agar ruang ekonominya tumbuh pesat. Saya minta Bu Bupati mencarikan format bagaimana sektor ekonomi terjaga dan anak-anak bisa terus melanjutkan sekolah,” katanya.

Pembangunan hunian 50 unit beserta sarana prasarananya ini sudah terealisasi 100 persen. Di mana, pembangunannya menggunakan anggaran Bantuan Tidak Terduga (BTT) Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebesar Rp 50 juta/unit.

Setiap hunian dibangun dengan luas 6×6 meter yang meliputi rumah induk dan kamar mandi/MCK. Untuk sarana dan prasarana, Pemerintah Kab. Blitar melakukan sharing BTT dari APBD setempat.

Antara lain untuk penyediaan instalasi listrik dan penerangan, penyediaan jaringan air bersih melalui Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) Desa Purworejo, dan penyediaan jalan juga saluran di permukiman.

Selain meninjau hunian, dalam kesempatan yang sama, Khofifah juga memberikan bantuan sembako dan kipas angin kepada para penerima rumah relokasi. Tak lupa, ia juga meninjau stand UMKM Bumdes-Bumdesma Kec. Wates.

Sementara itu, Bupati Blitar Rini Syarifah mengungkapkan apresiasinya atas bantuan yang diberikan Pemprov Jatim. Salah satu hal yang menunjukkan rasa terima kasih ini, ujarnya, adalah pemberian nama hunian yang sama dengan inisial Gubernur Khofifah yakni KIP.

“Ini kami beri nama Kampung Indah Purworejo atau KIP. Ini bukti cinta kami kepada Bu Gubernur. Mudah-mudahan ini membawa manfaat bagi yang menempati. Harapannya bencana tanah gerak dan bencana-bencana lainnya tidak ada lagi di Kab. Blitar dan Jawa Timur,” pungkasnya.

Salah satu penerima rumah relokasi, Rukiyem (80) bersyukur telah mendapatkan bantuan hunian dari Pemprov Jatim. Ia juga menceritakan rumahnya tak lagi aman dihuni setelah terjadinya bencana tanah gerak beberapa bulan lalu.

“Setelah kejadian itu, rumah tak hanya mengalami keretakan, lantai juga mengeluarkan air dan jadi tidak stabil,” ungkapnya.

Setelahnya, Rukiyem harus mengungsi ke rumah anaknya hingga akhirnya mendapatkan hunian di Kecamatan Wates ini. “Alhamdulillah, terima kasih banyak Bu Gubernur. Saya bisa tenang menghuni rumah ini,” ujarnya. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

IPK Tinggi Saja Belum Cukup, Lulusan Harus Punya Kesiapan Kerja

Arjunu–RJI International Forum 2026 Perkuat Kolaborasi Dorong Jurnal Indonesia Menuju Scopus

BAZNAS Jatim Hadirkan Layanan Ambulans Gratis di Kediri dan Sekitarnya

Dari Nasi hingga Apel Hijau, Menu MBG SPPG Grujugan Kidul 01 Bondowoso

Semarak Pawai Budaya, Anak-Anak TK Alifya Bondowoso Belajar Arti Persatuan dalam Keberagaman

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Bid’ah, Sesat, Surga, dan Neraka
Next Article Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-78, Selama Lima Tahun, Pemprov Jatim Terima 631 Penghargaan

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Hari Pertama, 300 Penggembira Sambangi Posko PCNU Sidoarjo di Lokasi Muktamar
Nahdliyyin
Prabowo Minta Kartu NU
Nahdliyyin
Sambut Muktamar NU ke-35, PW IKAPETE Jatim Siap Gelar Muswil dan Rumuskan Rekomendasi Strategis
Nahdliyyin
IPK Tinggi Saja Belum Cukup, Lulusan Harus Punya Kesiapan Kerja
Sospol

You Might also Like

Sospol

Al Irsyad Bondowoso Buka Program Milad dengan Pendaftaran Gratis dan Dukungan Biaya Rp1 Juta

22/08/2026
Sospol

Agnostik Prancis Ikrarkan Masuk Islam di Masjid Al-Akbar Surabaya

21/08/2026
Sospol

Prof. Halim Soebahar Raih “The Religious Leadership, Education, and Social Harmony Award”

21/08/2026
Sospol

Santri Jember Zaky Faizal Huda Buktikan Santri Bisa Juara MQK Jatim

18/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?