By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: 20.000 Masyarakat Larut Dalam Jatim Bershalawat bersama Gubernur Khofifah dan Habib Syech
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > 20.000 Masyarakat Larut Dalam Jatim Bershalawat bersama Gubernur Khofifah dan Habib Syech
Sospol

20.000 Masyarakat Larut Dalam Jatim Bershalawat bersama Gubernur Khofifah dan Habib Syech

29/12/2023 Sospol
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri "Jawa Timur Bershalawat II" bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf di JX Internasional Convention Exhibition Frontage Timur Jl. A. Yani Surabaya, Kamis (28/12) malam. (*/hmn)
SHARE

Surabaya, Radar96.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri “Jawa Timur Bershalawat II” bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf di JX Internasional Convention Exhibition Frontage Timur Jl. A. Yani Surabaya, Kamis (28/12) malam.

Tidak kurang dari 20.000 jemaah memadati acara lantunan shalawat bersama-sama ini. Gubernur Khofifah pun menyatu turut serta dan larut dalam lantunan shalawat.

Di hadapan mereka, Gubernur Khofifah menyampaikan Jawa Timur dinilai BPS sebagai provinsi paling aman se-Jawa. Ia menyampaikan bahwa Jawa Timur menjadi provinsi paling aman juga karena dukungan masyarakat yang cinta dan gemar bershalawat.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri “Jawa Timur Bershalawat II” bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf di JX Internasional Convention Exhibition Frontage Timur Jl. A. Yani Surabaya, Kamis (28/12) malam. (*/hmn)

“Baru kemarin ada rilis dari BPS karena sychermania shalawatannya istiqomah luar biasa, untuk se-Jawa, provinsi paling aman adalah Jawa Timur,” kata Gubernur Khofifah dalam sambutannya.

Berdasarkan data BPS, Jatim memiliki prosentase 0,38% yang penduduknya menjadi korban kejahatan. Selain Jatim, terdapat empat provinsi lain yang memiliki prosentase paling sedikit penduduknya menjadi korban kejahatan yaitu Bali dengan 0,20%, Sulawesi Barat 0,30%, Aceh 0,34%, dan Kalimantan Selatan dengan prosentase 0,36%. Tetapi untuk Jawa, Jawa Timur tercatat paling aman.

“Ini kalau tidak diberseiringi shalawat yang terus dan Istiqomah tidak mudah tapi provinsi Jawa Timur dengan penduduk terbesar kedua di Indonesia ternyata menurut data BPS adalah provinsi paling aman se-Jawa,” ucapnya.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini menegaskan sinergi, kolaborasi dan kerja keras semua pihak juga memerlukan ikhtiar spiritual untuk menjaga kondisi tetap aman dan damai. Oleh sebab itu ia menilai konsistensi membaca shalawat dan doa menjadi faktor penting untuk mewujudkan hal tersebut.

“Kita ingin membangun kedamaian demi kedamaian, keamanan demi keamanan, harmoni demi harmoni. Semua sudah bekerja keras tetapi untuk memberseiringi itu shalawat menjadi bagian penting,” tegasnya.

Di sisi lain, peran aktif masyarakat juga berkontribusi besar terwujudnya lingkungan yang aman, damai dan kondusif. Oleh sebab itu, ia mengatakan saling menjaga dan saling melindungi diantara sesama juga harus ditumbuhkan.

“Ternyata Jawa Timur kategori provinsi paling aman se Jawa karena semua masyarakatnya guyub rukun saling menjaga dan saling melindungi, saya rasa kerja keras semuanya plus diberseiringi dengan doa dan shalawat,” imbuhnya.

Khofifah menjelaskan kondisi aman, dan damai ini juga didukung dengan kolaborasi dan sinergi serta ikhtiar dari berbagai pihak di Jatim. Seperti TNI/Polri, Pemerintah Daerah, DPRD/Parpol dan Tokoh Agama serta Tokoh Masyarakat.

“Mudah-mudahan terus bisa kita jaga, ya aman, ya damai, ya bahagia, ya sejahtera,” tegasnya.

Sementara itu, Sekjen PBNU selaku Ketua Panitia H. Saifullah Yusuf menyampaikan Jatim Bershalawat II diselenggarakan dengan tujuan untuk bershalawat dan berdoa bersama untuk mewujudkan Indonesia lebih maju lebih sukses. Ia juga menyampaikan bahwa dengan terlaksananya acara ini juga menjadi ikhtiar semoga pemilu 2024 bisa berjalan lancar, sukses dan damai.

“Terima kasih meskipun waktunya singkat tetapi bisa terlaksana lancar, matur nuwun terima kasih sudah hadir memenuhi acara ini,” kata Gus Ipul.

Sementara itu, Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf menyampaikan terima kasih atas khidmat luar biasa yang telah diberikan oleh Gubernur Khofifah yang juga Ketum PP Muslimat NU kepada masyarakat Jawa Timur. Ia juga mengatakan Khofifah juga telah menjunjung dan mengharumkan nama nahdlatul ulama.

“Atas nama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, atas nama Jam’iyah nahdlatul ulama, atas nama warga Nahdlatul Ulama, saya menyampaikan terima kasih kepada Ibu Khofifah Indar Parawansa atas khidmatnya yang telah dijalani sungguh-sungguh dan membawa berbagai manfaat bagi masyarakat khususnya warga Jawa Timur,” katanya.

Hadir Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, Ketum MUI sekaligus Wakil Rais Aam PBNU KH. Anwar Iskandar, Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, Sekdaprov Jatim Adhy Karyono, Sekjen PBNU Syaifullah Yusuf, Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf, Ketua Umum Fatayat Hj. Margaret Aliyatul Maimunah, Ketua MUI Jatim KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah dan segenap jajaran Kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Ciptakan Ekosistem Ilmiah, MUI Kota Probolinggo Buat Program Terobosan Kolaborasi dengan Unuja Terbitkan Jurnal Ilmiah Bereputasi

Gus Lilur Desak Dirjen Bea Cukai Dicopot

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab Kupas Empat Level Manusia (Muslim, Mukmin, Arif, Ulul Albab)

Pengelola Masjid Islamic Center Pemprov Kaltim Lakukan “Studi Banding” ke Masjid Al-Akbar

Dalam Research Week, Dosen FISIP UNAIR Ingatkan Bahaya Kekuasaan Algoritma

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Donasi Lazisnu se-Jatim untuk Palestina Tembus Rp14,4 Miliar
Next Article Etika Politik Gus Dur

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

Ciptakan Ekosistem Ilmiah, MUI Kota Probolinggo Buat Program Terobosan Kolaborasi dengan Unuja Terbitkan Jurnal Ilmiah Bereputasi
Sospol
Tahun Baru Islam 2026, ada “FishTech” di Masjid Al-Akbar, Apa Itu?!
Kolom
Relawan 33 LPBI PCNU se-Jatim dilatih SIG Pemetaan Bencana
Nahdliyyin
Gus Lilur Desak Dirjen Bea Cukai Dicopot
Sospol

You Might also Like

Sospol

Debat “AI untuk Pendidikan” Meriahkan Dies Natalis ke-7 STAI Al-Akbar Surabaya

08/06/2026
Sospol

Komisi PDUF MUI Jatim Siapkan Ekosistem Filantropi Modern

06/06/2026
Sospol

Masjid Al-Akbar Surabaya panen ratusan melon pada 1 Muharram 1448 H

06/06/2026
Sospol

IPNU-IPPNU dan LBH Ansor Perkuat Advokasi dan Kesadaran Hukum Pelajar

31/05/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?