By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: IPNU Jatim: 96 persen Milenial akan mencoblos dalam Pemilu 2024
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > IPNU Jatim: 96 persen Milenial akan mencoblos dalam Pemilu 2024
Milenial

IPNU Jatim: 96 persen Milenial akan mencoblos dalam Pemilu 2024

16/01/2024 Milenial
Diskusi dan rilis hasil survei PW IPNU Jatim di Surabaya (ipnu-jatim/15/1/2024).
SHARE

Surabaya, Radar96.com – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jawa Timur dalam survei tentang partisipasi pemilih milenial dan GenZI (Generasi Z Islami) menyimpulkan bahwa kalangan milenial dan GenZI akan mencoblos dalam pemilu pada 14 Februari 2024.

Ketua PW IPNU Jatim M. Fakhrul Irfansyah dalam keterangannya di Surabaya, Selasa, menyebut IPNU Jatim melakukan survei terhadap kalangan milenial dan Gen-Z terkait partisipasi pemilih dan pemahaman terhadap pasangan kandidat calon presiden dan calon wakil presiden dalam Pemilu 2024 sebagai upaya dan komitmen organisasi dalam membangun demokrasi di Indonesia yang indah bagi milenial.

“Genzi ini komponen yang menarik dan istimewa, mereka memiliki pengaruh yang besar sehingga ruang demokrasi yang kita akan hadapi ini jangan sampai dianggap hal yang membosankan sebab suara mereka tidak diperhatikan. Dalam proses perbaikan kualitas berbangsa dan bernegara, tentu butuh keterlibatan milenial yang merupakan akar peradaban bangsa kita kedepannya,” tegasnya.

Untuk diketahui, survei yang dilakukan SRC PW IPNU Jawa Timur mengenai Kecenderungan Generasi Millenial dan Gen Z dalam menghadapi Pemilihan Umum tahun 2024 itu dilakukan pada periode 20-28 Desember 2023 dengan menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error 4,46 persen, atau tingkat kepuasan 95 persen.

Dalam paparan hasil survei, Co-founder Riset SRC PW IPNU Jawa Timur, M. Toufikur Rozikin, menyampaikan bahwa angka pengetahuan dan partisipasi Gen Z dan Millenial dalam pemilu 2024 sangat tinggi.

“Hasil survei SRC IPNU Jatim menunjukan bahwa pemahaman Gen Z dan Millenial terhadap pemilu 2024 sangat tinggi, ini terlihat dari jawaban dalam pertanyaan pertama yaitu, Tahukah kamu, pemilu serentak akan digelar pada 14 Februari 2024? Jawaban yang mengetahui sebesar 95,29 persen dan yang tidak mengetahui hanya 4,71 persen,” katanya.

Menjawab pertanyaan selanjutnya, Apakah kamu akan ikut memilih atau berpartisipasi/mencoblos dalam pemilu serentak 14 Februari 2024? Ada 96 persen yang menjawan akan mengikuti/memilih dan 4 persen yang tidak mengikuti atau tidak tahu.

Selanjutnya survei juga memotret pemahaman tentang Visi dan Misi Calon Presiden dan Wakil Presiden, hasil survei menunjukkan 68,8 persen Gen Z dan Millenial mengetahui Visi/Misi Calon, kemudian 31,2 persen tidak mengetahui.

SRC IPNU Jatim juga memaparkan tentang isu dan gagasan yang diminati oleh Gen Z dan Millenial. Pertama, Aspek ekonomi merupakan salah satu komponen penting dalam meninjau kualitas suatu negara, maka penguatan ekonomi dalam suatu negara penting untuk diperhatikan secara serius dengan melihat problem yang terjadi dan peluang yang berpotensi untuk dikembangan.

Sesuai dengan hasil survei, terdapat beberapa aspek yang menjadi sorotan utama dalam mengatasi bidang penguatan ekonomi, diantaranya 44 persen menjawab Pentingnya Mengentaskan Kemiskinan melalui Perluasan Kesempatan Berusaha dan Menciptakan Lapangan Kerja.

Selanjutnya, 20 persen tentang perlunya menjamin Kemajuan Ekonomi Berbasis Kemandirian dan Pemerataan serta Mendukung Korporasi Indonesia Berhasil di Negeri Sendiri dan Bertumbuh di Kancah Global, 15 persen Membangun dari Desa untuk Pemerataan Ekonomi, 5 persen Mengembangkan Ekonomi dan Industri Kreatif, 3 persen Mewujudkan Upah Berkeadilan, dan 7 persen Tidak Tahu/Menjawab.

Dalam bidang pendidikan, isu yang harus diselesaikan dalam pandangan milenial adalah Guru dan Dosen Sejahtera, Berkualitas, dan Kompeten Sejajar Negara Maju (16 persen), Wajib Belajar 12 Tahun Gratis (15 persen), Siswa dan Mahasiswa Sekolah Berkualitas, Biaya Terjangkau dan Tuntas (12 persen).

Selain itu, perlunya Penguatan Pendidikan, Sains, Teknologi dan Digitalisasi (11 persen), Membangun Sekolah-Sekolah Unggul Terintegrasi di Setiap Kabupaten dan Memperbaiki Sekolah yang perlu Renovasi (10 persen), dan Integrasi Pendidikan & Pelatihan Vokasi – Dunia Usaha (9 persen).

Berikutnya, Ijazah Pesantren Disetarakan dengan Sekolah Umum, Bisa untuk Melanjutkan Sekolah atau Melamar Kerja (8 persen), Memberi makan siang dan susu Gratis di Sekolah & Pesantren, serta Bantuan Gizi untuk Anak Balita & Ibu Hamil (7 persen), Satu Keluarga Miskin, Satu Sarjana (5 persen), Tidak Tahu/Tidak Menjawab (8 persen).

Selain Penguatan Ekonomi dan Pendidikan, survei juga menyoroti gagasan di bidang Sains dan Tekhnologi, Agama dan Kesehatan. Hasil survei juga dibedah dengan narasumber yakni Hikmah Bafaqih (Tim Anis-Muhaimin), Makhyan Jibril Al Farabi (Timses Milenial Prabowo-Gibran) dan Roni Mustamu (Tim Ganjar-Mahfud). (*/ipnujtm)

Iklan.

You Might Also Like

Wisuda Tahfidz Juz 30 Warnai Pelepasan siswa kelas 6 SD Al Islam Surabaya

Saat Lantik OSIM di MDW Putri Pesantren Sukorejo, Wabup Situbondo Ulfiyah Ajak Santri Percaya Diri dan Terus Berkembang

Pesantren Bayt Al-Hikmah dan Al Yasmin Siapkan Kolaborasi Program Penguatan Kompetensi Digital Santri

Al-Yasmin dan AKSI Training & Consulting Gagas “Sekolah Keluarga Hebat”

Pesantren Progresif Bumi Sholawat dan Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya Perkuat Sinergi Media Pesantren

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article 1.419 Pesantren di Jatim Terjangkau Program IKI PESAT, Gubernur Khofifah: Bukti Pesantren Jatim Sehat dan Berkualitas
Next Article Di Kantor PWNU Jatim, Gus Yahya Ingatkan Kembali Peran NU Sebagai Pemangku Kewenangan Keagamaan

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

Masjid Al-Akbar Bagikan Ratusan Irisan/Kupasan Melon Hasil Panen kepada Jamaah
Sospol
HUT ke-19, Jam’iyatus Sholawat Baitul Jannah – Bondowoso Teguhkan Komitmen Berbagi untuk Anak Yatim
Sospol
BariKade Gus Dur : Aspirasi Mahasiswa Harus Didengar, Persatuan Bangsa Harus Tetap Dijaga
Sospol
Semarakkan Munas-Konbes NU, ISNU Jawa Timur Gelar Halaqoh Nasional di UIT
Nahdliyyin

You Might also Like

Milenial

Dukung BKPRMI Jatim, Pesantren Digipreneur Al Yasmin Bekali Remaja Masjid dengan Kemampuan Dakwah Digital

27/04/2026
Milenial

Kumpul di Al-Yasmin, 60 Remaja Masjid se-Jatim Dilatih Kuasai Digital

26/04/2026
Milenial

63 Siswa Ikuti Program “Talenta Digital Santri 2” di Pesantren Digipreneur “Al-Yasmin” Surabaya

24/04/2026
Milenial

Wisudawan Fresh Graduate Unusa Tembus RS di Arab Saudi

23/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?