By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Terkait Tambang untuk PBNU, Gus Athok: Terima Saja!
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Terkait Tambang untuk PBNU, Gus Athok: Terima Saja!
Nahdliyyin

Terkait Tambang untuk PBNU, Gus Athok: Terima Saja!

15/06/2024 Nahdliyyin
SHARE

Gresik, radar96.com – Pemberian hak pengelolaan tambang oleh pemerintah kepada PBNU yang masih terus menjadi pembicaraan, mau tidak mau menimbulkan polemik di tingkat nasional. Terutama tentang posisi PBNU apakah sebaiknya menerima atau menolak, lalu apakah PBNU mampu mengelola pemberian tersebut dengan baik?

Menurut Ketua DPW Pencinta Tanah Air Indonesia (Petanesia) Jawa Timur, KH RM Khoirul Athok Husnan, persoalan itu tdk perlu diperdebatkan lagi. “Diterima saja, lalu dikelola dengan baik, karena hasilnya bisa untuk keperluan umat dan organisasi yang lebih luas,” kata Gus Athok, sapaan akrab beliau.

Menurut salah seorang pengasuh Pondok Pesantren Ushulul Hikmah Ibrohimi Manyar, Gresik itu, kesempatan itu tidak mesti datang dua kali. Terbukti, meski Ormas-Ormas Islam telah berdiri sebelum kemerdekaan dan jasanya pada bangsa ini sangat besar, toh selama ini tidak pernah diberi kesempatan dalam pengelolaan tambang tersebut. Makanya Gus Athok menyarankan untuk diterima saja. Nanti andai kurang bermanfaat atau malah merepotkan NU, tinggal mengembalikan saja. Toh pemberian hak itu juga bukan untuk selamanya.

Masih menurut Gus Athok, kalau memang sukses, pengelolaan tersebut akan sangat banyak manfaatnya. Dananya bisa untuk pendidikan, kesehatan, dan sebagainya. Dengan begitu akan bisa mengurangi dana yang selama ini banyak dari jamaah dengan cara urunan.

“Budaya urunan itu penting dan perlu dilestarikan, tapi kalau bisa jangan sering-sering,” tutur Gus Athok sambil terkekeh.

“Nah, kalau sukses pengelolaan tambangnya, nanti bisa mengurangi urunan yang dari jamaah-jamaah itu,” imbuhnya.

Iklan.

You Might Also Like

Delegasi BARMM Mindanao-Filipina Adakan “Studi Banding” Pendidikan ke PWNU Jatim

Gus Kikin tekankan pentingnya sanad keilmuan dan semangat persatuan

LDNU Jatim Adakan Dzikir Akbar untuk Doakan Muktamar Ke-35 NU dan Indonesia

PWNU dan PCNU se-Jatim Usulkan 16 Nama AHWA yang Pilih Rais Aam

PWNU Jatim Tugaskan KH Abdul Hakim Mahfudz jadi calon Ketua Umum PBNU 2026-2031

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Berkat Kripik Ceker, Mahasiswa Unusida Raih Juara 2 Bussiness Plan Competition Tingkat Nasional
Next Article Wali Kota Eri Cahyadi Resmikan Langgar Gipo Jadi Cagar Budaya dan Destinasi Wisata Kota Lama

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Demasindo-DMI Jatim: Tahun 2026 ada 37 kegiatan DMI untuk Masjid
Sospol
Gerakan Seribu Buku Karya Murid Dimulai, Korwilcam Pendidikan dan Dispendik Bondowoso Perkuat Budaya Literasi
Milenial
LDNU Jatim dan UNISMA Cetak 200 Da’i Gen-Z yang Moderat dan Adaptif di Era Digital
Milenial
Harmonisasi Dua Kutub Tradisi
Kolom

You Might also Like

Nahdliyyin

Jelang Muktamar NU ke-35, ISHARI gelari KHA Wahab Hasbullah sebagai “Bapak ISHARI”

20/07/2026
Nahdliyyin

Lengkapi Istighotsah Kubro dengan Aksi Sosial Santuni 84 Anak Yatim

19/07/2026
Nahdliyyin

Ketua PCNU Sidoarjo Ingatkan Amanah dan Niat Pengabdian di NU

19/07/2026
Nahdliyyin

KH Yusuf Hasyim Penuhi Syarat sebagai Pahlawan Nasional

16/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?