By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Masjid Al-Akbar Minta 75 Dai Muda untuk Sabar Berdakwah di Era Digital
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Masjid Al-Akbar Minta 75 Dai Muda untuk Sabar Berdakwah di Era Digital
Sospol

Masjid Al-Akbar Minta 75 Dai Muda untuk Sabar Berdakwah di Era Digital

07/09/2024 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com/MAS – Kepala Bidang Ijtimayah Badan Pelaksana Pengelola (BPP) Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) KHM Achsanul Haq meminta 75 dai muda yang menjadi peserta Pelatihan Dai Muda Digital angkatan ke-10 untuk bersabar dalam berdakwah di era digital.

“Dakwah itu ada hubungannya dengan hidayah, jadi dakwah itu belum tentu berhasil bila tidak bersamaan dengan datangnya hidayah. Nabi Muhammad sendiri mengalami saat mendakwahi pamannya,” katanya saat membuka pelatihan yang diadakan Remaja Masjid dan GenZI MAS itu di
Surabaya, Sabtu.

Oleh karena itu, ia menyarankan dai muda untuk meneladani Nabi Nuh dalam berdakwah yang ekstra sabar dan tidak mudah berputus asa, meski hanya mampu mengajak 80 orang untuk menjadi baik setelah berdakwah selama 950 tahun.

“Dakwah itu kewajiban, baik dakwah kepada keluarga, lingkungan terdekat, atau dakwah kepada orang lain. Dakwah itu ajakan untuk melakukan kebaikan, melakukan hal positif, tapi memang tidak mudah, karena dalam diri manusia ada nafsu yang condong maksiat,” katanya.

Jadi, kunci dakwah adalah kesabaran, apalagi dakwah di era digital yang sering hoaks, bohong, gosip, dan tidak baik, tapi lebih dipercaya, karena sesuai dengan nafsu. “Jadi, kesabaran itulah kuncinya, baik dakwah di era masa lalu maupun era digital,” katanya.

Sementara itu, seorang peserta dari Simo, Surabaya Barat, Iis Maulidiyah, mengucapkan terima kasih atas pelatihan yang diadakan Remaja Masjid dan GenZI Masjid Al-Akbar, karena materinya cukup baik dan panitia juga cukup membimbing peserta dengan baik.

“Di era digital ini memang saatnya Generasi Z Islami (GenZI) untuk berperan dalam berdakwah, baik peran dalam dakwah yang public speaking (pidato/MC), maupun peran dalam dakwah di sosmed/medsos (media sosial). Ini pelatihan yang sangat bermanfaat,” kata mahasiswa Unsuri
Surabaya itu.

Dalam kesempatan itu, Pembina GenZI MAS HM Ghofirin menjelaskan pelatihan dai muda digital angkatan ke-10 kali ini diikuti 75 peserta yang diseleksi dari 120 pendaftar lebih dengan mayoritas mahasiswa, namun ada juga perwakilan pesantren dan masjid. Ada empat materi yakni konten kreatif dakwah, editing video, tips/perencanaan materi dakwah, dan rahasia konten viral.

“Belajar menjadi dai dalam pelatihan ini tidak hanya dengan empat materi, tapi ada juga khotmil Qur’an, Sholat Tahajud, dan menghadiri Majelis Subuh GenZI (MSG). Peserta pelatihan yang the best akan bisa ditampilkan dalam MSG, terutama saat Ngabuburit Ramadhan,” katanya, didampingi Ketua Remaja Masjid dan GenZI MAS, M Maula Azka. (*/mas)

Iklan.

You Might Also Like

IPNU-IPPNU dan LBH Ansor Perkuat Advokasi dan Kesadaran Hukum Pelajar

100-an Santri Ikuti “Ngaji Soccer II” di Masjid Al-Akbar

Pemuda Asal Hongkong Resmi Memeluk Islam di Kota Probolinggo

Masjid Al-Akbar Surabaya Sembelih Sapi Presiden, Gubernur, dan Puluhan Sapi-Kambing

Prof.Dr.KH. Nazaruddin Umar, Menteri Agama RI Menyerahkan Sapi Qurban kepada PWNU Jawa TImur

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Konferwil Fatayat NU Jatim, Khofifah : Jadilah game changer yang memberikan inspirasi, inovasi, kolaborasi dan sinergi
Next Article Gus Yahya Minta LAZISNU Susun Strategi Tauzi’ dan Tasharuf

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

OPOP Jatim Hadiri Silaturahmi dan Temu NU Sedunia, Dorong Penguatan Ekonomi Warga Nahdliyin
Nahdliyyin
PBNU “Roadshow” 4 Provinsi, Gaungkan Gerakan Nasional “Pesantren Ramah Anak”
Nahdliyyin
Luncurkan GISNU, LAZISNU PCNU Sidoarjo Targetkan Manfaat Lebih Luas dan Merata
Nahdliyyin
603 Siswa Ikuti Seleksi Beasiswa PWNU Jatim bersama 17 PTN/PTS/PTNU
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

Di hadapan 40.000 Jamaah Masjid Al-Akbar, Prof Halim Soebahar: Idul Adha Ajarkan Kesabaran Paling Tinggi

27/05/2026
Sospol

PWNU Jatim Terima Sapi Kurban 1,1 ton dari Gubernur Jatim

26/05/2026
Sospol

Pertajam Fokus Kerja, Departemen Media PDUF MUI Jatim Bentuk 4 Divisi

26/05/2026
Sospol

DMI Jatim Siagakan 1.000 Jagal Hewan Kurban Masjid se-Jatim

25/05/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?