Sidoarjo, radar96.com – Memperingati Hari Santri Nasional (HSN) dan Hari Pahlawan, Universitas Maarif Hasyim Latif (Umaha) Sidoarjo menggelar acara YPM Bershalawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf pada Selasa (19/11) malam di Parkir Timur GOR Sidoarjo. Acara tersebut juga dihadiri Ketua Dewan Penyantun Umaha, Hj Khofifah Indar Parawansa.
Tak kurang dari 26 lembaga pendidikan di bawah naungan YPM Sepanjang mulai dari Play Grup hingga perguruan tinggi diajak bershalawat dan berdoa bersama dalam acara yang terbuka untuk umum tersebut. Terlihat ribuan pengunjung memadati kawasan Parkir Timur GOR Sidoarjo.




Ketua Yayasan Pendidikan dan Sosial Maarif (YPM) Sepanjang Sidoarjo, Ir H Ahmad Makki, MT, didampingi Rektor Umaha, dr Hidayatullah, SpN mengatakan, acara shalawatan tersebut untuk memperingati Hari Pahlawan, dan Hari Santri Nasional yang diselenggarakan oleh YPM, “Sekaligus berdoa untuk Pilkada Jatim, semoga berjalan aman dan damai,” katanya.
Lebih dati itu, tujuan dari membaca shalawat, menurut Gus Makki (sapaan akrabnya) agar dapat meneladani ajaran Rasulullah SAW. “Umat Islam harus memiliki kasih sayang yang tinggi, sehingga apapun yang menjadi perbedaan di antara mereka, tidak boleh sampai menjadikan permusuhan,” pesannya.
Rektor Umaha, dr Hidayatullah juga menjelaskan kalau kegiatan tersebut adalah murni cara YPM bertasyakur untuk memperingati Hari Pahlawan dan Hari Santri, juga momen mendekati tahun ajaran baru. “Perlu kita adakan doa dan shalawat bersama, agar semua bisa berjalan dengan sukses, lebih khususnya untuk Umaha,” jelasnya.
Dokter Dayat menambahkan, kegiatan bershalawat juga rutin dilakukan keluarga besar YPM, baik pada hari-hari tertentu maupun pada peringatan haul pendiri YPM, KHM Hasyim Latief. “Kita berdoa semoga YPM, lebih khusus Umaha, semakin bagus dan semakin bermanfaat bagi masyarakat Sidoarjo khususnya dan masyarakat umum lainnya,” tuturnya berharap.
Dalam kesempatan tersebut Habib Syech juga mendoakan agar apa yang menjadi maksud dan tujuan Umaha diridlai oleh Allah SWTi. Tak lupa, Habib Syech juga menyeru kepada jamaah yang hadir agar tetap menjaga persatuan dan persaudaraan.
“Ayo kita jaga Pilkada di Jawa Timur dan kita tunjukkan dengan adab dan akhlak yang baik. Kerukunan itu lebih penting. Jangan gampang terprovokasi dengan kabar dan berita hoaks. Jangan ambil mentah-mentah lalu gampang disebarkan, apalagi menyebarkan berita bohong. Jangan memecah-belah antar umat manusia Jawa Timur hanya dengan hal-hal yang kecil diribut-ributkan sampai pertumpahan darah, seperti yang terjadi di Madura,” seru Habib Syech. Acarapun berjalan khidmat dan ditutup dengan lagu Yalal Waton secara bersama-sama.



