By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Unusa Jajaki Kolaborasi dengan KCG Jepang untuk Transformasi Pendidikan Tinggi
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Unusa Jajaki Kolaborasi dengan KCG Jepang untuk Transformasi Pendidikan Tinggi
Sospol

Unusa Jajaki Kolaborasi dengan KCG Jepang untuk Transformasi Pendidikan Tinggi

18/05/2026 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) melalui penguatan jejaring dan kolaborasi internasional. Langkah ini menjadi bagian dari implementasi SDGs poin ke-17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.


Komitmen tersebut diwujudkan melalui penjajakan kerja sama antara Unusa dan Kyoto Computer Gakuin (KCG) Jepang dalam pengembangan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk transformasi pendidikan tinggi.


Keinginan kerja sama itu terungkap dalam kunjungan Prof Ananda Nepal saat memberikan kuliah tamu (guest lecture) bertema AI Architecture in Higher Education di Auditorium Unusa Lantai 9. Dalam pemaparannya, Prof Ananda Nepal menjelaskan bagaimana perkembangan teknologi AI mulai mengubah sistem pendidikan tinggi di berbagai negara.


Salah satu konsep yang disampaikan adalah pengakuan kredit akademik melalui pembelajaran mandiri berbasis sertifikat digital atau independent study. Menurutnya, mahasiswa kini dapat memperoleh kompetensi dari berbagai platform pembelajaran global seperti Coursera dan edX maupun pelatihan industri profesional.


“Sertifikat digital tersebut nantinya dapat diverifikasi menggunakan sistem berbasis AI untuk memastikan keaslian dokumen, kesesuaian materi, serta relevansinya dengan capaian pembelajaran di perguruan tinggi,” ujarnya.


Ia menambahkan, setelah melalui verifikasi awal oleh AI, proses peninjauan akademik tetap dilakukan oleh fakultas dan dosen sebelum kredit atau SKS diberikan kepada mahasiswa.


“Universitas tidak lagi menjadi satu-satunya tempat mahasiswa mendapatkan kredit akademik, tetapi menjadi lembaga yang mengakui kompetensi dari berbagai sumber pembelajaran,” jelasnya.


Selain itu, Prof Ananda Nepal juga memaparkan pemanfaatan AI dalam mengubah aktivitas akademik menjadi media publik berbasis digital. Aktivitas seperti kuliah, seminar, praktikum, hingga proyek mahasiswa dapat direkam dan diolah menjadi berbagai bentuk konten edukatif.


Menurutnya, data pembelajaran berupa video, audio, maupun transkrip dapat diproses menggunakan AI untuk menghasilkan ringkasan materi, penerjemahan multibahasa, hingga pengelompokan informasi agar lebih mudah diakses masyarakat. “Hasilnya dapat dipublikasikan dalam bentuk podcast, video edukasi, maupun micro-credentials yang dapat dimanfaatkan lebih luas,” katanya.


Ia menilai konsep tersebut dapat mendorong perguruan tinggi menjadi pusat distribusi pengetahuan digital, tidak hanya sebagai tempat pembelajaran formal di ruang kelas.


Dalam sesi diskusi, Prof Ananda Nepal juga menyampaikan sejumlah peluang kolaborasi antara KCGI dan Unusa, mulai dari pertukaran mahasiswa dan dosen, student and staff inbound, joint courses, hingga kolaborasi riset di bidang teknologi dan AI. “Dalam hal ini kita bisa menentukan bidang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama,” ujarnya.


Sementara itu, Wakil Rektor III Unusa Prof Bambang Sektiari Lukiswanto menyambut baik peluang kerja sama tersebut. Menurutnya, kerja sama internasional harus berorientasi pada implementasi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi sivitas akademika.


Ia berharap kolaborasi bersama KCGI Jepang dapat membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen Unusa untuk mendalami bidang AI sekaligus memperkuat kompetensi global di era transformasi digital.

Iklan.

You Might Also Like

Semarak Pawai Budaya, Anak-Anak TK Alifya Bondowoso Belajar Arti Persatuan dalam Keberagaman

Al Irsyad Bondowoso Buka Program Milad dengan Pendaftaran Gratis dan Dukungan Biaya Rp1 Juta

Agnostik Prancis Ikrarkan Masuk Islam di Masjid Al-Akbar Surabaya

Prof. Halim Soebahar Raih “The Religious Leadership, Education, and Social Harmony Award”

Santri Jember Zaky Faizal Huda Buktikan Santri Bisa Juara MQK Jatim

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Kaum Hawa IPHI Jatim Bergerak Ingin Wujudkan Program Haji Mabrur Sepanjang Hayat
Next Article Founder Al Yasmin Meriahkan Harlah Ke-80 Muslimat NU di Hongkong

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

OTT KPK di UNSOED: Ironi Mahalnya Biaya Kuliah, Integritas PTN Berubah Menjadi Kapitalis
Uncategorized
Semarak Pawai Budaya, Anak-Anak TK Alifya Bondowoso Belajar Arti Persatuan dalam Keberagaman
Sospol
PWNU Sumbar Apresiasi Gus Kikin soal Revitalisasi Qanun Asasi dan Program Pendidikan-Ekonomi
Nahdliyyin
Menakar Usulan Kiai Sepuh dalam Penyusunan AHWA
Kolom

You Might also Like

Sospol

Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI, BAZNAS Salurkan 81 Paket Bantuan Bedah Rumah

17/08/2026
Sospol

BASSRA Bantah Tolak Industri di Bangkalan

17/08/2026
Sospol

270 Warga Binaan Lapas Bondowoso Terima Remisi Kemerdekaan

17/08/2026
Sospol

Guru Besar UIJ Prof. Hamdanah Utsman: Pendidikan Islam Tak Boleh Kalah oleh AI

17/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?