Surabaya, radar96.com — Bertempat di ruang pertemuan Abudabi Hotel Namira Surabaya, Ahad (17/5/26), ibu-ibu PW IPHI Jawa Timur berkumpul. Bukan sekadar temu kangen, tapi mereka berta’aruf, lalu merumuskan rencana strategis. Serius dan penuh semangat. Tidak ada suara meninggi. Tidak ada debat melelahkan. Yang ada hanyalah energi khidmat.
Ketua PW MTP IPHI Jawa Timur, Nyai Imadatul Zahro, menyampaikan penghargaan atas semangat kaum ibu yang terkumpul dalam wadah MTP. Dengan suara teduh, ia mengajak semua pengurus untuk saling membantu.
“Ta’aruf kita untuk bersinergi agar program yang kita hasilkan berkah. Tujuan utama kita adalah membersamai jamaah haji menjadi haji mabrur sepanjang hayat,” ujar Bu Nyai Ima, begitu ia akrab disapa.
Sekretaris PW IPHI Jawa Timur, KH Imam Mawardi Ridlwan, menambahkan arah konkret perjuangan MTP. Ia bicara tentang koperasi digital sebagai wadah ekonomi jamaah haji. Tentang silaturahim perwilayah agar kerja lebih efektif. Tentang kader pembimbing haji yang siap mendampingi jamaah menuju kemabruran.
“Kita sepakat bahwa PW MTP IPHI Jawa Timur sebagai ujung tombak menjalankan program dalam mewujudkan haji mabrur sepanjang hayat,” tegas Abah Imam.
Musyawarah dipimpin dr Wiwik, Wakil Ketua IPHI Jatim. Penyusunan program kerja berjalan lancar. Setiap bidang menyepakati program kerja bertahap. Tidak hanya tenaga, mereka juga siap jariyah dana.
“Saya terbiasa membuat program kerja yang disertai target pencapaian, waktu, dan biaya. Diharapkan semua bidang melengkapinya,” kata dr Wiwik.
Di balik musyawarah itu, ada denyut yang lebih dalam. Kaum hawa IPHI Jawa Timur sedang menata langkah. Mereka ingin memastikan bahwa haji bukan sekadar perjalanan ritual, tapi perjalanan hidup. Agar mabrur tidak berhenti di Tanah Suci, melainkan sepanjang hayat.




