By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: UMKM Pesantren harus siap bersaing di tengah Era Digital
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > UMKM Pesantren harus siap bersaing di tengah Era Digital
Ekraf

UMKM Pesantren harus siap bersaing di tengah Era Digital

15/12/2024 Ekraf
SHARE

Surabaya, radar96.com – Puluhan pelaku UMKM Pesantren belajar bareng strategi digital di aula Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur di Jalan Masjid Al-Akbar, Kecamatan Gayungan, Kota Surabaya, Minggu 15 Desember 2024.

Mereka merupakan perwakilan dari sejumlah pesantren anggota Rabithah Ma’had Islamiyah (RMI) dari dua wilayah; Kota Surabaya dan Sidoarjo.

Kegiatan bertajuk “Meningkatkan UMKM Pesantren dalam Menghadapi Era Digital” ini merupakan kolaborasi antara lembaga pegiat literasi digital, Aloha Institute, dan PWNU Jatim dengan dukungan dari Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia).

Spirit yang diangkat dalam kegiatan tersebut ialah bagaimana agar UMKM Pesantren tidak ketinggalan dari berbagai lini sektor usaha lain di era digital seperti sekarang ini.

“Spiritnya seperti itu (UMKM Pesantren) harus tetap bersaing di era digital seperti sekarang. Ini sekaligus untuk penguatan ekonomi digital pesantren ke depan,” kata Wakil Ketua PWNU Jatim, KH Noor Shodiq Askandar, dalam sambutannya.

Menurut dia, beban pengurus pesantren sekarang ini memang berat. Dari aspek sosial harus memutar cara bagaimana agar santri tetap bisa mengaji, namun di sisi lain juga harus berpikir bagaimana pondok pesantren tersebut bisa hidup.

“Pesantren ada punya usaha, tapi pengelolaannya yang memang butuh usaha lebih. Saya rasa program ini bagus bagi pesantren-pesantren,” katanya menambahkan.

Sementara itu, Direktur Aloha Institute Muhammad Taufiq menilai, di tengah tantangah era digital sekarang ini memang para pelaku UMKM, terutama UMKM Pesantren, dituntut harus lebih inovatif. Dalam persaingan ekonomi digital seperti sekarang, pesantren harus menjadi bagian penting dari pertumbuhan ekosistemnya.

“Harapannya tentu agar kawan-kawan pengelola UMKM di Pesantren bisa lebih adaptif dengan kondisi ekonomi sekarang ini,” ujarnya.

Sementara itu, Head of Public Affairs CCEP Indonesia Dhedy Adi Nugroho menambahkan, kegiatan pengembangan UMKM pesantren diharapkan tidak hanya berhenti pada diskusi atau pelatihan jangkan pendek semata, namun ke depan di harapkan ada bentuk pendampingan agar pelatihan bisa menimbulkan dampak bagi pesantren.

“Setelah ini akan ada grup WhatsApp, ruang buat diskusi dan pengembangan teman-teman semuanya. Ada pendampingan, dan semoga bisa berlanjut pelatihan lanjutan ke depannya,” ujarnya. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

Paving Blok Pesantren Angkat Nilai Sampah Plastik jadi Peluang Ekonomi

Road Map Pesantren Tangguh Bencana Dimulai dari Malang

Produk OPOP Perluas Jejaring Usaha dalam Misi Dagang Jatim-Riau

Teh Tarik, Langkah Nyata Pesantren Al Jauhar Bangun Basis Ekonomi

BSI dan LAZISNU Jatim Perkuat Gerakan Koin NU Lewat QRIS

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article LPBI Tulungagung Rumuskan Program untuk Kawasan Rawan Bencana
Next Article Harlah Keempat, LAZISNU Bringinbendo Beri Kado Bantuan Rombong kepada para Janda dan Dluafa’

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Luruskan Video Viral MBG, Kepala MTsN 4 Bondowoso: Kronologi Sebenarnya Berbeda
Sospol
PWNU Jatim Tugaskan KH Abdul Hakim Mahfudz jadi calon Ketua Umum PBNU 2026-2031
Nahdliyyin
Tiga Prodi Unusa Raih Hibah Program Penguatan PTS
Sospol
Universitas Bondowoso Tantang Mahasiswa KKN Jadi Agen Transformasi Desa Berbasis Digital
Uncategorized

You Might also Like

Ekraf

Peternakan Ayam Kampung Pesantren Al Fatah Tembus Ratusan Ekor

02/07/2026
Ekraf

Lima Koppontren Tembus Final Lomba Koperasi Berprestasi Tingkat Jawa Timur

01/07/2026
Ekraf

Akademisi Universitas At-Taqwa Bondowoso: Pertanian Fondasi Ketahanan Ekonomi Nasional

30/06/2026
Ekraf

Kreativitas Santri Annur Azzahra Hadirkan Lampu Hias Penguat Ekonomi Pesantren

30/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?