By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: MAS-Yayasan Sulaimaniyah Surabaya Libatkan Empat Dokter Turki pada Khitanan Massal
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > MAS-Yayasan Sulaimaniyah Surabaya Libatkan Empat Dokter Turki pada Khitanan Massal
Sospol

MAS-Yayasan Sulaimaniyah Surabaya Libatkan Empat Dokter Turki pada Khitanan Massal

23/12/2024 Sospol
SHARE

Surabaya (MAS) – Badan Pengelola Pelaksana (BPP) Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) dan Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah Surabaya, Jawa Timur, melibatkan empat dokter asal Turki dan 10-an dokter asal Surabaya dalam Khitanan Massal di Ruang Al-Marwah MAS, 23-24 Desember 2024.

“Ini (Khitanan Massal) merupakan kegiatan rutin yang kami laksanakan setiap tahun dan sejak tahun lalu atau dua tahun ini berkolaborasi dengan Masjid Al-Akbar,” kata Ketua Yayasan Sulaimaniyah Cabang Perak-Surabaya, Aniq Ubaidillah, di MAS Surabaya, Selasa.

Didampingi Kaur Kemasyarakatan dan Remas MAS Gana Hascarya, M.Pd.I, Ketua Panitia Khitanan Massal 2024 Yayasan Sulaimaniyah itu menjelaskan peserta khitanan massal tahun ini ditarget 500 anak, sementara target peserta tahun lalu (2023) juga 500 anak, tapi faktanya mencapai hampir 1.000 anak.

“Dari target 500 anak peserta Khitanan Massal pada 23 dan 24 Desember 2024 sudah tercatat 280 anak pada hari pertama (23/12/2024). Jadi, kuota peserta untuk hari Selasa (24/12) tinggal 220 anak, tapi bisa lebih,” katanya.

Pada hari pertama (23/12/2024), peserta tertua bernama Rizky Raditya (lahir 5/2/2006 atau usia 18 tahun 11 bulan) dan peserta termuda bernama Arsa Ronika Sadewa (lahir 22/11/2024 atau usia 1 bulan). Peserta terjauh dari Pare, Kediri, yakni Adwa Rayyan Zahi.

Tentang dokter dari Turki, ia menjelaskan Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah yang memiliki 15 pesantren tahfidz di Indonesia memang berpusat di Turki dengan tujuan membangun Generasi Qur’ani, meski ada 10 persen santri non-tahfidz (mahasantri). Yayasan ini menyebar pada sekitar 100 negara, termasuk beberapa negara di Eropa dan Asia Pasifik.

Sementara itu, Sekretaris BPP MAS H Helmy M Noor menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Sulaimaniyah yang mengadakan kegiatan sosial-kemanusiaan dengan menjalin kolaborasi dengan Masjid Al-Akbar, seperti Khitanan Massal dan Khataman Qubro.

“Masjid Al-Akbar sebenarnya sudah lama melakukan Khitanan Massal secara rutin pada setiap liburan sekolah tiap tahun, tapi sejak berkolaborasi dengan Yayasan Sulaimaniyah, peserta semakin membeludak. Biasanya hanya 200-an peserta, tapi sekarang 500-1.000-an,” katanya. (*/mas)

Iklan.

You Might Also Like

PDUF MUI Jatim Gelar Doa untuk Negeri, Kobarkan Optimisme Menuju Indonesia Emas

Umaha dan YPM Gaungkan Revolusi Hijau Nusantara Melalui Karnaval Akbar 1 Muharram

Tahun Baru Islam 2026, Gubernur Khofifah Resmikan “FishTech” di Masjid Al-Akbar

Ciptakan Ekosistem Ilmiah, MUI Kota Probolinggo Buat Program Terobosan Kolaborasi dengan Unuja Terbitkan Jurnal Ilmiah Bereputasi

Gus Lilur Desak Dirjen Bea Cukai Dicopot

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Yenny Wahid: MLB Nahdlatul Ulama Hanya Memecah Belah NU
Next Article Unusida Raih Klaster Utama dalam Klasterisasi Perguruan Tinggi 2024

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

Saat Lantik OSIM di MDW Putri Pesantren Sukorejo, Wabup Situbondo Ulfiyah Ajak Santri Percaya Diri dan Terus Berkembang
Milenial
PWNU Jatim Siap Sukseskan Munas-Konbes NU di Ploso, Kediri
Nahdliyyin
PDUF MUI Jatim Gelar Doa untuk Negeri, Kobarkan Optimisme Menuju Indonesia Emas
Sospol
Umaha dan YPM Gaungkan Revolusi Hijau Nusantara Melalui Karnaval Akbar 1 Muharram
Sospol

You Might also Like

Sospol

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab Kupas Empat Level Manusia (Muslim, Mukmin, Arif, Ulul Albab)

12/06/2026
Sospol

Pengelola Masjid Islamic Center Pemprov Kaltim Lakukan “Studi Banding” ke Masjid Al-Akbar

10/06/2026
Sospol

Dalam Research Week, Dosen FISIP UNAIR Ingatkan Bahaya Kekuasaan Algoritma

09/06/2026
Sospol

Debat “AI untuk Pendidikan” Meriahkan Dies Natalis ke-7 STAI Al-Akbar Surabaya

08/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?